TKW NTB Dilecehkan, Orang Indonesia di Agensi Diam

Author

Andi Dewi Mayangsari (21), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Gelora, Kecamatan Sikur Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga menjadi korban pelecehan oleh majikannya di Bahrain.

Korban berulang kali akan diperkosa oleh majikannya, namun ia berhasil kabur dengan melompat dari jendela. Nurmiati, ibu korban ketika ditemui dirumahnya menyampaikan Dewi beberapa kali sempat menelpon dan mengirim pesan singkat (SMS) tentang kondisinya di Bahrain. Lewat SMS , Dewi menyampaikan sudah beberapa kali hendak diperkosa oleh majikannya.

Dia telepon terus, minta pulang. Dewi Sudah tidak tahan disana,” kata Nurmiati, ibu Dewi, sembari menunjukkan beberapa SMS dari Dewi

Diceritakan pula oleh Nurmiati, lewat salah satu SMS, Dewi menulis majikannya yang pertama , awalnya terlihat baik, namun beberapa hari di tempat itu, Babah (majikan laki) mulai menunjukkan gelagat aneh. Setiap pagi dia minta Dewi mengantarkan teh panas ke kamarnya. Saat Dewi masuk ke kamar mengantar teh, akal bulus sang majikannya terlihat. Dewi menceritakan, majikannya itu menggerayangi tubuhnya. Dewi sontak kaget dan berlari bersembunyi di kamarnya dan menagis.

Tidak hanya Babah yang licik, salah seorang putranya yang beranjak dewasa sama saja kelakuan bejatnya. Bedanya sang anak masih meminta pada Dewi untuk melayani nafsunya. Dewi terang saja menolak. Sang anak rupanya jatuh cinta pada Dewi. Dewi yang berparas cantik membuat sang anak rela memberikan apa saja.

Pada suatu hari Dewi mengaku diberikan uang 280 dinar atau sekitar tujuh juta rupiah. Sementara majikan perempuan Dewi yang mengetahui semua kelakuan anak dan suaminya, justru bersikap aneh, Dewi justru dibawa ke KBRI, ia dilaporkan telah mencuri uang sebesar 500 dinar atau sekitar Rp.12.500.000,-. Bersamaan dengan pengaduan tersebut, kontrak kerja Dewi juga diputus.

Bukannya mendapat pembelaan dari orang-orang Indonesia yang bekerja di Agensi, Dewi justru dimarahi. Dianggap tidak tahu terima kasih. Bahkan Dewi disuruh untuk melayani keinginan majikannya, untuk menalayani nafsu mereka.

Dewi kemudian dipindahkan ke kantor agen di Bahrain. Kantor agen itu mencarikan Dewi majikan baru. Tidak berselang lama Dewi dapat majikan baru. Dewi tidak sempat mengenal nama majikannya itu dan belum sempat bekerja. Hari itu, saat dia dijemput oleh majikan, dia dibawa ke hotel.

Dewi kemudian disekap di hotel tersebut. Dewi sudah tahu ada niat busuk dari majikannya itu. Saat majikannya itu membuka pintu, Dewi mendorongnya. Hari itu juga Dewi langsung kabur. Dewi kemudian dijemput kembali oleh orang Indonesia dari kantor agensi yang menyalurkan bersama membawa polisi. Dewi pun kembali di penampungan kantor agensi itu. Seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa, kantor agensi berjanji akan mencarikan majikan baru, tapi Dewi masih trauma.

Tulisan ini ditandai dengan: buruh migran kekerasan TKI TKI NTB 

Satu komentar untuk “TKW NTB Dilecehkan, Orang Indonesia di Agensi Diam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.