BeritaHeadlineInfo Negara TujuanPanduan

Ketentuan Mengenai Buruh Migran yang Hamil di Taiwan

Author

Ilustrasi Perempuan Hamil. Sumber Foto : Pixabay
Ilustrasi Perempuan Hamil. Sumber Foto : Pixabay

Pemerintah Taiwan menghimbau pada buruh migran/ orang asing ketika melakukan hubungan seksual hendaknya mengambil tindakan yang tepat seperti menggunakan kondom, mengkonsumsi pil KB atau tindakan kontrasepsi lain. Pemerintah Taiwan juga memberikan ketentuan-ketentuan terhadap buruh migran yang terlanjur hamil ketika berada di sana  :

1. Jika ada buruh migran yang bekerja di Taiwan terlanjur hamil di sana, maka majikan tak boleh memutus kontrak dan memaksa warga negara asing ke luar dari Taiwan.
2. Buruh migran yang bekerja di sektor manufaktur dan konstruksi jika kedapatan hamil akan mendapatkan jaminan undang-undang standar ketenagakerjaan. Mereka boleh meminta majikan untuk memindahkan ke pekerjaan yang lebih mudah dan memenuhi persyaratan izin dewan tenaga kerja.
3. Jika buruh migran sektor domestik seperti Pembantu rumah Tangga (PRT) dan bidang perawat di rumah yang tidak menggunakan undang-undang standar ketenagakerjaan kedapatan hamil, maka persoalan tersebut harus diurus oleh kedua belah pihak (majikan dan tenaga kerja) dengan mengacu pada perjanjian kontrak.

Setiap buruh migran yang bekerja di Taiwan wajib melakukan pemeriksaan kesehatan selambat-lambatnya 3 hari setelah tiba di Taiwan. Selama bekerja di Taiwan, buruh migran harus melakukan 4 kali pemeriksaan kesehatan, yakni paling lambat hari ke 3 tiba di Taiwan, bulan ke-6, bulan ke-18 serta bulan ke-30.

Setiap buruh yang ditemukan menderita HIV/AIDS, cacingan, hepatitis B maupun TBC diharuskan meninggalkan Taiwan. Pemeriksaan kesehatan ini juga untuk mengetahui buruh migran sedang dalam keadaan hamil atau tidak. Pemeriksaan dapat dilakukan di rumah sakit pemerintah daerah setempat yang telah ditentukan oleh Departemen Kesehatan Taiwan.

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.