Sekitar 70.000 jamaah mengikuti shalat Idul Adha yang dilaksanakan di lapangan rumput Victoria Park kawasan Causway Bay Hong Kong. Hari Raya Qurban 1432 hijriah tahun ini jatuh bertepatan dengan hari minggu yang memungkinkan Buruh Migran Indonesia (BMI) mendapat hari libur.
Victoria Park berubah menjadi lautan putih selama pelaksanaan shalat hari raya. BMI berbondong-bondong datang ke lapangan untuk mencari tempat melaksanakan shalat Idul Adha sejak jam 07.00 pagi waktu setempat. Berbekal tas plastik sebagai alas, mereka berbaur dengan teman sesama BMI yang telah datang lebih awal.
Menjelang pukul 09.00, lapangan Victoria dipenuh oleh jamaah. Panitia, yang juga para BMI, dengan sigap mengatur para jamaah untuk mengisi tempat-tempat yang masih kosong. Kesumeringahan merayakan Idul Adha terpancar dari wajah para BMI. Meski jauh dari keluarga, berkumpul seperti ini sedikit banyak bisa menghibur para BMI di tengah padatnya aktifitas selama sepekan di rumah majikan.

Pentas seni yang turut mengundang artis Indonesia turut menyemarakkan Idul Adha di Victoria Park HOngkong.
Seusai shalat, panggung hiburan yang diisi oleh grup musik, seperti Snada, Debu dan Putri Indonesia 2011 digelar di Victoria Park. Artis-artis tersebut sengaja diundang untuk menghibur para BMI di Hong Kong.
“Kapan lagi melihat artis, di Indonesia mah gak bakalan mungkin melihat artis sedekat ini.” Celetuk beberapa BMI sambil mengambil foto melalui kamera maupun ponsel masing.
Situasi gembira di tengah Idul Adha belum dinikmati semua BMI di Hong Kong . Masih ada BMI Hong Kong yang belum mendapat hak sebagai pekerja secara penuh hingga saat ini, seperti gaji di bawah standar (underpay) dan libur yang hanya sebulan sekali. Semoga kebebasan libur juga bisa dinikmati oleh para BMI di negara manapun.

