Sariah, Pekerja Migran dari Kabupaten Blitar 22 Tahun Hilang Kontak di Malaysia

Author

Rumah Pengaduan Redaksi Buruh Migran menerima kabar kasus hilang kontak pekerja migran Indonesia (PMI), Rabu (7/7/2021). Sariah, pekerja migran asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur hilang kontak dengan keluarga sejak tahun 1999. Lukman Mahfud, menantu Sariah menuturkan bahwa mertuanya berangkat dari Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau pada tahun 1999. Setelah tiga bulan sampai di Malaysia, Sariah sempat beberapa kali memberi kabar kepada keluarga.

“Setelah keberangkatan masih sempat memberikan kabar untuk keluarga di rumah beberapa kali dan bercerita bahwa sudah bekerja menjadi asisten rumah tangga di Malaysia. Akan tetapi selang itu sudah hilang kontak sampai sekarang,” terang Mahfud.

Sayangnya, menurut Mahfud, keluarga tidak mengetahui lokasi pasti tempat bekerja Sariah. Begitu pula dengan kontak dan alamat perusahaan penempatan. Bahkan, foto Sariah pun keluarga tidak punya. Keluarga hanya mengetahui Sariah bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Mahfud berharap keluarga bisa mendapatkan kabar tentang kondisi Sariah. “Selama 20 tahun lebih hanya berharap beliau dalam keadaan sehat walafiat sehingga dapat berkumpul kembali bersama kami,” kata Mahfud.

Melalui tulisan ini, keluarga berharap agar orang-orang yang mengetahui keberadaan Sariah dapat memberitahukan keberadaanya pada Redaksi Buruh Migran di email pengaduan redaksi@buruhmigran.or.id atau kontak pengaduan WhatsApp di +62 813-2801-6440.

Tulisan ini ditandai dengan: Blitar hilang kontak malaysia 

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.