Air Terjun Lata Kinjang

Author

Air terjun Lata Kinjang terletak di Chenderiang, kurang lebih 18 km dari Tapah, Perak, Malaysia. Ia dikategorikan sebagai air terjun tertinggi di Asia Tenggara dengan ketinggian 850 meter. Kawasan wisata ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan saat musim liburan, umumnya saat libur sekolah. Suasana sejuk serta pemandangan yang dikelilingi oleh bukit-bukit rimbun menarik banyak wisatawan mancanegara untuk turut serta menikmati keindahan alamnya.

Sebagaimana tempat-tempat menarik yang menyimpan banyak cerita, Lata Kinjang juga mempunyai cerita tersendiri. Konon ceritanya, penamaan air terjun ini disebabkan karena di kawasan tersebut terdapat banyak hewan Kijang. Orang Inggris, yang dahulu menjajah Malaysia menyebut Kijang dengan sebutan Kinjang. Akhirnya nama Kinjang pun masih digunakan sampai saat ini.

Legenda di Balik Lata Kinjang

Terdapat legenda menarik mengenai air terjun Lata Kinjang. Dahulu terdapat seorang perempuan cantik yang dipercayai sebagai puteri kahyangan pernah menjelma di kawasan tersebut. Penampakan perempuan cantik tersebut menyebabkan seorang hartawan Inggris ingin menikahinya. Hartawan Inggris tersebut membangun sebuah istana di tingkat pertama air terjun dan membangun tangga batu, sehingga ke puncak air terjun untuk melihat sendiri perempuan tersebut. Tangga tersebut masih ada sampai sekarang dan digunakan untuk wisatawan yang ingin melihat keindahan air terjun dari puncak.

Pengunjung yang datang bisa mandi di kawasan tersebut. Selain karena pemandangannya yang indah, bunyi-bunyian dari serangga penghuni hutan menjadi suara yang sangat merdu untuk didengar. Tidak perlu khawatir untuk makanan, karena di kawasan tersebut juga dilengkapi dengan warung-warung penjual makanan, toilet, mushola dan toko cinderamata. Tarif masuk ke kawasan air terjun cukup murah, untuk warga lokal dewasa tiket masuknya seharga RM2.00, sementara untuk warga lanjut usia dan kanak-kanak dikenai tarif sebesar RM1.00. Wisatawan mancanegara yang datang ke kawasan air terjun dikenai biaya senilai RM5.00.

Jika pekerja migran berangkat dari Shah Alam, untuk menuju air terjun Lata Kinjang dibutuhkan waktu kurang lebih satu jam lebih. Menikmati keindahan alam Lata Kinjang mengingatkan pada suasana tempat wisata alam di Indonesia yang tak kalah menarik. Bermain di Lata Kinjang menjadi pengobat rindu akan tanah air. 

Tulisan ini ditandai dengan:air terjun lata kinjang Malaysia 

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *