Ayu, BMI Malaysia Yang Aktif Ikuti Kelas Tata Rias

Author

Ayu(42) pekerja migran asal Malang, Jawa Timur aktif mengikuti kelas tata rias di Malaysia. Awalnya, Ayu terdaftar sebagai pelajar kelas tata rias yang diselenggarakan oleh Bank Nasional Indonesia (BNI). Ia menjadi 25 peserta terpilih untuk mengikuti kelas tata rias gratis yang dilaksanakan pada bulan September hingga November 2018. Pemilihan peserta dilaksanakan pada saat seminar wirausaha oleh BNI yang dilaksanakan pada bulan sebelumnya.

“Siapa yang nggak mau kalau gratis, kalau mau kursus sendiri, paling tidak harganya bisa ribuan ringgit,” ujar perempuan yang juga aktif di komunitas Serantau, Malaysia.

Kelas diadakan setiap satu bulan sekali pada hari Minggu dan pada sesi akhir kelas, peserta akan mengikuti ujian serta mendapatkan sertifikat. hal yang dipelajari juga berbagai macam, mulai dari pengenalan jenis kulit, pengenalan jenis make up dan tata rias untuk acara-acara tertentu.

“Saya gunakan sebaik-baiknya peluang yang ada, Alhamdulillah, saya mendapatkan nilai exam yang bagus,”tutur Ayu.

Setelah kelas tata rias gratis yang diselenggarakan oleh BNI selesai, masih ada kesempatan yang ditawarkan oleh pengajar tata rias. Bagi siapa saja yang ingin melanjutkan kelas tata rias, masih bisa melanjutkan belajar bersama pengajar dan cukup membayar sekali sebanyak RM150. Kelas tersebut disebut kelas lanjutan dan dilaksanakan setiap bulan sekali.

Hasil Make up Ayu dari Kelas Make up
Hasil Make up Ayu dari Kelas Make up

“Alhamdulillah, meski sertifikat belum dibagi, sudah ada orang yang memanggil saya untuk rias pengantin. Awalnya takut, karena masih belum banyak pengalaman, tapi, sampai bila saya akan takut? Akhirnya saya ambil saja job yang ditawarkan,” katanya.

Sebagai BMI yang sudah lama tinggal di Malaysia, Ayu masih memiliki mimpi besar. Suatu saat nanti, ia bisa membuka bisnis sendiri di tanah air, bisnis rias pengantin dan sewa baju. Untuk mengenal lebih jauh sosok Ayu, bisa dihubungi melalui Facebook, Ayu Sweet.

Tulisan ini ditandai dengan:BMI BMI Malaysia Malaysia Tata rias TKI Wirausaha 

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *