* Berita

Aksi Mogok ABK Mendapat Dukungan Aktivis

Author

Aksi mogok yang dilakukan oleh ratusan mantan Anak Buah Kapal (ABK) yang terdampar di Trinidad dan Tobacco di depan pintu gerbang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jl MT Haryono Jakarta Selatan, menuai empati dan dukungan dari sejumlah aktivis ormas buruh migran.

Salah satunya adalah Iweng aktivis Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI). Menurut Iweng dukungan moril dan materil untuk mantan ABK sangat dibutuhkan karena pemerintah sepertinya tidak serius dalam melindungi para tenaga kerja baik didalam maupun diluar negeri, sehingga upaya pemenuhan hak atas upahnya harus dilakukan berdarah-darah, melelahkan dan makan waktu lama. “apa yang terjadi dengan mantan ABK ini adalah fakta, hampir satu tahun haknya sampai saat ini belum juga terpenuhi, jika ada kehendak baik,apa sulitnya bagi pemerintah untuk mencabut siup dan sita aset untuk jaminan, tapi sepertinya itu tidak dilakukan” Katanya

Sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan para ABK, ia dan kawan-kawan akan menggalang dukungan moril dan materil untuk membantu kebutuhan selama aksi mogok. “Mudah-mudahan aksi penggalangan dukungan yang ATKI lakukan disambut positif oleh kawan-kawan TKI di Luar Negeri, kami sudah ngecek ada sembilan kebutuhan yang dianggap mendesak, yaitu Beras, Lauk-pauk atau Sayur, Air Mineral, Tenda, Terpal, Pakaian seperti Baju dan Celana, Selimut serta Obat-obatan, selain itu kami juga akan mencoba meminta bantuan pengacara probono diluar negeri untuk bantuan hukumnya”. Jelas Iwenk

Hal senada juga dikatakan oleh Hariyanto aktivis Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), ia mengamini ATKI yang akan melakukan penggalangan dana perjuangan ABK. Berdasarkan pantauan dilapangan, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya para ABK terpaksa ngecrek kesana kemari, menjadi tukang parkir, MCK nya tidak terjamin, pakaian gak ganti-ganti, tidurnya berbantal tas dan jaraknya sangat berdekatan dengan badan jalan yang penuh dengan keramaian pengendara. “Kondisinya sangat memprihatinkan, kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk membantu kawan-kawan ABK, semoga dengan aksi yang dilakukan oleh kawan-kawan ABK, tuntutannya bisa segera terpenuhi”. Katanya¬†

 

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *