Waspada Penipuan Kerja Buruh Migran ke Korea Selatan

Author

Awas Penipuan TKI
Awas Penipuan TKI

Beberapa bulan yang lalu Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (TKI) menghimbau kepada calon TKI untuk waspada terhadap penipuan kerja sebagai buruh migran di Korea Selatan. BNP2TKI mengingatkan bahwa di Korea Selatan tak ada program magang, program yang ada adalah program penempatan Government to Government (G to G) yang dilakukan oleh BNP2TKI bekerja sama dengan HRD Korea.

Penempatan buruh migran ke Korea lewat Program G to G dengan Visa E-9 di sektor Manufaktur, Perikanan, Konstruksi, Agrikultur dan Service. Di dalam proses penempatan, pihak-pihak seperti Lembaga Bahasa Korea maupun instansi lain di luar dari BNP2TKI tidak dapat menempatkan ke Korea. Diterima atau tidaknya buruh migran oleh pengguna (perusahaan) ditentukan oleh pihak pengguna.

Negeri gingseng, Korea Selatan, merupakan negara yang banyak difavoritkan pekerja migran di Asia Pasifik. Selain karena gaji yang tinggi, perlindungan pada para pekerja lebih bagus dibanding negara-negara lain. Maka tak heran jika banyak calon buruh migran yang menginginkan bekerja di Korea Selatan. Data BNP2TKI menyebutkan, sejak tahun 2004-2014 BNP2TKI melakukan penempatan terhadap 51.459 buruh migran.

Banyaknya calon buruh migran yang tertarik dengan negara ini membuat banyak orang yang tak bertanggung jawab tertarik melakukan penipuan. Kurangnya informasi yang diterima membuat buruh migran membuat mudah terbujuk iming-iming gaji tinggi dan penempatan yang mudah dan murah. Padahal jika ditelisik lebih lanjut, penempatan buruh migran ke Korea terbilang mahal dan memakan waktu lama.

Selain iming-iming penempatan, tak sedikit juga buruh migran yang terbujuk iming-iming akan diluluskan dalam Employment Permit System-Test of Proficiency in Korean (EPS TOPIK)/Tes bahasa Korea, dengan membayar sejumlah uang. Banyak dari oknum tak bertanggung jawab menawarkan jaminan lulus ujian EPS TOPIK dengan memamerkan bukti-bukti data siswa yang lulus ujian dengan perantara darinya. Oknum tak bertanggung jawab bahkan tak segan untuk meminta uang muka kelulusan mulai dari ratusan ribu sampai jutaan.

Setelah mereka mendapatkan uang yang diinginkan, mereka kemudian kabur dan tak bisa dihubungi lagi. Untuk meyakinkan Anda, mereka juga akan meminta kartu ujian asli dengan alasan akan diproses pada panitia ujian. Maka, calon buruh migran Korea Selatan perlu waspada agar jangan sekali-kali memberikan kartu ujian pada siapapun. BNP2TKI pernah menyatakan jika siapapun (BNP2TKI, Sposor, LPK) tak bisa membantu meloloskan calon TKI dalam ujian EPS TOPIK.

One response to “Waspada Penipuan Kerja Buruh Migran ke Korea Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *