Berbagi Pengalaman Membuat Paspor

Author

Siapapun yang pergi ke luar negeri harus mempersiapkan dua dokumen penting, yaitu paspor dan visa. Paspor didapatkan di Kantor Imigrasi Provinsi. Sayang, biayanya bisa bermacam-macam mulai dari Rp 270.000,00 hingga satu juta lebih. Meski tidak ada aturan khusus, besarnya biaya menentukan berapa lama waktu pembuatan, misalnya seorang petugas menawarkan kepada saya paket dua hari selasai dengan harga Rp 700.000,00. Menurutnya, harga itu sudah murah sebab paket yang sama juga ditawarkan pada pembuat paspor lain seharga 1,2 juta.

Sebagai warga negara yang baik aku mengacuhkan tawaran tersebut. aku memilih prosedur resmi dengan harga Rp 250.000,00. Maklum sebagai penganngguran selisih seribupun sangat bearti bagiku. Dengan harga itu waktu pembuatan makan waktu tujuh hari. Agak sebel sih, tapi langkah ini merupakan peran sertaku sebagai warga yang antikorupsi. Hebatkan?

Setelah paspor selesai, visa harus diurus ke Kedutaan Besar Negara yang akan dituju, misalnya saya ke Bangalore jadi Visa diurus ke Kedutaan India di Jakarta karena jarak Padang Jakarta jauh, pengurusan Visa dibantu oleh sebuah organisasi nonpemerintah di Yogyakarta. Seluruh dokumen yang diperlukan dikirim via pos ke Jogjakarta.

Untuk mengetahui tatacara membuat paspor Anda bisa berkunjung ke portal resmi kantor Dirjen Imigrasi di sini. Bila paspor Anda hilang cara mengurus paspornya di sini. Dasar hukum pelayanan pembuatan paspor bisa Anda dapatkan di sini. Bila ada kendala dalam pembuatan paspor Anda bisa menghubungi Pusat Sumber Daya Buruh Migran Indonesia di sini.

Selamat mencoba dan jangan ragu untuk mengawasi segala penyelewengan penyelenggaraan pelayanan publik. Anda berhak mendapatkan kejelasan informasi sesuai dengan Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi.

Sabar Rina, pernah berkunjung di Kota Bangalore, India

2 responses to “Berbagi Pengalaman Membuat Paspor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.