(Bahasa Indonesia) Pameran Produk BMI di Jambore Buruh Migran

Author

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Wartini dan Satiyah dari Kecamatan Nusawungu Bersama Produk Karyanya
Wartini dan Satiyah dari Kecamatan Nusawungu Bersama Produk Karyanya

Beragam produk hasil karya buruh migran di tiga kecamatan dipamerkan di halaman samping MI Ma’arif Sidaurip, Binangun, Cilacap. Pameran diikuti oleh tiga kecamatan di Kabupaten Cilacap, Kecamatan Nusawungu, Binangun, dan Adipala (11/06/2013).

Mantan buruh migran dan keluarga buruh migran menjadi pelaku utama yang berkontribusi besar di pameran ini.Produk pangan seperti, peyek udang, criping manis, gula merah, peyek yutuk, keset, sapu sampai kebutuhan sehari-hari seperti sabun lengkap tersedia di sini.

“Semua ini hasil karya mantan tenaga kerja Indonesia yang tergabung di Toifatul Mansyuroh, ”ungkap Martini dari kecamatan Nusawungu.
Dari Kecamatan Adipala, produk seperti madu, gula jawa, bros dari kain flanel juga memenuhi stand bagian selatan.

“Harapannya ingin lebih berkembang dengan produk-produk ini. Selama ini pemasaran kita masih terbatas, baru sebatas getok tular. Ke depan semoga produk-produk ini bisa dinikmati oleh orang-orang Cilacap dan lebih jauh di Jawa Tengah, ungkap Endah, dari Welahan Wetan, Adipala.

Beberapa wali murid yang sedianya menjemput anak-anaknya yang bersekolah di MI Ma’arif juga memadati stand-stand pameran. “Awalnya saya penasaran ada acara apa, kebetulan jemput anak di sekolah saya mampir dulu di pameran,”ungkap Saliyah wali murid di MI Ma’arif.

Saliyah mengaku senang dengan adanya Jambore Buruh Migran, menurutnya acara seperti ini penting dan karena juga acara besar pertama yang diselenggarakan di Sidaurip.

Satu komentar untuk “(Bahasa Indonesia) Pameran Produk BMI di Jambore Buruh Migran

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.