PCI NU Hong Kong dan BNI Remittance Terbitkan KARTANU

Author

PCI NU dan BNI Remittance Meluncurkan KARTANU, Kartu Bagi Anggota NU di Hong Kong.
PCI NU dan BNI Remittance Meluncurkan KARTANU, Kartu Bagi Anggota NU di Hong Kong, Minggu, 3/11/2019.

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Hong Kong bekerja sama dengan BNI Remittance menerbitkan Kartu Anggota Nahdlatul Ulama (KARTANU), Minggu, 3/11/2019. KARTANU merupakan gabungan kartu ATM debit master card sekaligus kartu anggota jamaah PCI NU di Hong Kong dan Macau. Kartu ini berfungsi untuk memudahkan pendataan jamaah PCI NU di Hong Kong dan Macau yang mayoritas Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Muhammad Ali, Wakil Ketua Tanfidz PCI NU, mengatakan bahwa kartu ini bertujuan untuk memudahkan jamaah PCI NU bertransaksi dan  mengirimkan uang kepada keluarga di Indonesia. 

“PCI NU Hong Kong memilih bank BNI karena hanya BNI yang punya mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Hong Kong. Dengan adanya mesin ATM, nasabah mudah bertransaksi dan juga mengecek saldo,” ungkap Muhammad Ali. 

Di Indonesia, KARTANU sendiri sudah diluncurkan sejak tiga tahun yang lalu. Saat ini telah banyak anggota jamaah NU yang sudah memiliki dan merasakan manfaat dari kartu tersebut. Selain Hong Kong, PCI NU di beberapa negara seperti Taiwan dan Korea Selatan juga menerbitkan KARTANU bagi WNI dan PMI di sana. Di Hong Kong, saat ini kartu sedang dalam proses  penerbitan dan akan diluncurkan pada bulan Januari 2020. Di samping sebagai kartu identitas keanggotaan, KARTANU dari PCI NU Hong Kong juga mempunyai fungsi lain, yaitu: 

  1. Sebagai kartu identitas keanggotaan jama’ah Nahdlatul Ulama di Hong Kong dan Macau
  2. Sebagai kartu ATM dan  debit yang dapat digunakan untuk transaksi atau berbelanja di swalayan dan pusat perbelanjaan;
  3. Memudahkan pembayaran zakat, infak, dan sedekah yang kemudian disalurkan kepada badan zakat di bawah naungan PBNU yaitu LAZISNU; 
  4. Tabungan umroh dan haji; 
  5. Tabungan masa depan atau biaya pensiun; 
  6. Sarana transaksi jual beli online sesama jama’ah NU;  
  7. Pembayaran polis asuransi, tagihan listrik (PLN), tagihan air, tagihan telepon, pulsa dan sebagainya.

Dengan desain menarik dilengkapi nomor chip dan nomor keanggotaan, kartu ini dapat dikatakan istimewa. Bahkan, kartu berlogo NU ini dapat digunakan di seluruh bank internasional yang mencantumkan logo Master Card. Sementara ini KARTANU hanya akan diberikan kepada jamaah NU yang sudah terdaftar majelisnya di PCI NU Hong Kong.  Targetnya, 1.000 kartu akan diterbitkan di awal peluncurannya, bulan Januari 2020 mendatang.

Bagi PMI di Hong Kong yang ingin memiliki KARTANU harus mendaftar terlebih dahulu melalui perwakilan PCI NU Hong Kong. Untuk itu, PCI NU Hong Kong sudah melantik para  sukarelawan yang terpilih dan mempunyai nomor referal sesuai ranting yang ada di Hong Kong. Nomor referal tersebut diberikan oleh Bank BNI untuk mendata para pendaftar KARTANU.

Setiap pendaftar akan didata sesuai distrik dan rantingnya masing-masing. Selanjutnya, Bank BNI Hong Kong akan mudah bekerjasama dengan PCI NU untuk program kerja di masa mendatang bagi PMI seperti latihan dan kelas-kelas yang bermanfaat. BNI Remittance Hong Kong juga akan memfasilitasi jamaah NU dengan gedung aula gratis untuk kegiatan belajar dan berdakwah tanpa harus repot membuat proposal dan membantu mendatangkan da’i untuk kegiatan keagamaan. 

Khusus untuk jamaah NU, pendaftaran gratis dan potongan administrasi akan diberikan jika membuat rekening di BNI Remittance Hong Kong. Bagi WNI/ PMI yang sudah mempunyai rekening tidak perlu membuat rekening baru lagi, cukup mendaftar dengan membawa paspor dan buku rekening, kemudian memberikan data kepada sukarelawan yang telah ditunjuk.

Biaya yang ditetapkan oleh BNI Remittance Hong Kong untuk pembuatan KARTANU adalah:

  1. Pendaftaran dan pembuatan rekening, HKD100 (berbeda dengan pendaftar pembukaan rekening biasa); 
  2. gratis menabung pertama, biaya untuk menabung pertama biasanya sebesar HKD35; dan
  3. biaya untuk yang ingin  konversi KARTANU HKD50

Pengambilan buku tabungan dan KARTANU hanya akan dilayani di kantor pusat yaitu Gedung Galeri BNI Admiralty Hong Kong. Nasabah baru wajib membawa identitas diri seperti paspor, kontrak kerja, dan kartu identitas Hong Kong (ID HK) saat pengambilan KARTANU. Sementara itu untuk nasabah konversi wajib membawa buku tabungan, paspor, dan kartu ATM saat pengambilan KARTANU. Cara konversi ATM biasa ke KARTANU dapat ditanyakan kepada  ketua atau sukarelawan yang sudah ditunjuk oleh PCI NU dan BNI.

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.