PMI Asal Sumbawa Hilang Kontak di Arab Saudi Selama 26 Tahun

Author

Satu-satunya Foto yang Dimiliki oleh Keluarga Sri Hartati. Foto ini diambil ketika Sri Hartati Lulus dari Bangku Sekolah Dasar (SD)
Satu-satunya Foto yang Dimiliki oleh Keluarga Sri Hartati. Foto ini diambil ketika Sri Hartati Lulus dari Bangku Sekolah Dasar (SD)

Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Sri Hartati asal Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan hilang kontak oleh anggota keluarganya. Keluarga Sri Hartati menghubungi Redaksi Buruh Migran pada Rabu, 9/10/2019, untuk melaporkan kasus hilang kontak yang menimpa anggota keluarganya. Memet Ruspandi, adik korban mengatakan bahwa dirinya ingin melaporkan kakaknya yang telah hilang kontak dengan keluarga selama 26 tahun.

“Saya ingin mencari kakak saya yang hilang di Arab Saudi. Informasi yang dapat saya kumpulkan, kakak saya berangkat pada tahun 1993 (sekitar bulan Oktober, November atau Desember). Waktu itu kakak saya masih berusia 14 tahun. Kakak saya memberi kabar terakhir lewat surat pada tahun 1994,” ujar Memet.

Menurut Memet, setelah surat terakhir tahun 1994, sampai saat ini Sri Hartati tidak memberi kabar pada keluarga di Sumbawa. Surat terakhir tersebut menerangkan nama majikan bernama Mr. Hamad Hamid Al Huzaini dan alamat rumah majikan di Al Irhwan Puskesmas Al Hanaya. Tahalia-Kurpasuaki, Madinah Munawaroh, KSA dengan nomor telepon 8482884/ 8482822. Keluarga sangat berharap agar Sri Hartati dapat pulang ke kampung halamannya. Memet menuturkan bahwa bapak dari Sri Hartati telah meninggal dunia dan ibu dari Sri Hartati berharap masih bisa bertemu dengan anaknya di sisa hidupnya.

Foto Keluarga. Ibunda Sri Hartati yang merindukan anaknya

“Ibu dan kakak-kakak di sini semua menunggu kepulangan kak Sri Hartati,” kata Memet.

Memet menginfokan bahwa saat berangkat menjadi pekerja migran Indonesia ke Arab Saudi, Sri Hartati berangkat lewat seorang sponsor bernama H. Saat yang tinggal di Desa Mura, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Besar (sekarang berubah nama menjadi Manemeng, Kecamatan Barang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat). Meski diketahui nama sponsor yang memberangkatkan, Memet dan keluarga tidak tahu nama PT yang memberangkatkan Sri Hartati.

Keluarga tidak bisa menemukan foto Sri Hartati ketika akan berangkat ke Arab Saudi. Hanya foto ijazah Sri Hartati waktu sekolah dasar (SD) yang menjadi pegangan keluarga saat ini. Lewat tulisan ini, keluarga berharap agar orang-orang yang mengetahui keberadaan Sri Hartati dapat memberitahukan keberadaanya pada Redaksi Buruh Migran di email pengaduan redaksi@buruhmigran.or.id atau kontak pengaduan WhatsApp di +62 813-2801-6440.

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *