Panduan Kepulangan Pekerja Migran Berdokumen di Malaysia

Author

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hendak meninggalkan Malaysia karena kontrak kerja telah habis dan tidak diperpanjang sebaiknya mengikuti prosedur kepulangan pekerja dengan benar. Prosedur yang salah dapat menyebabkan pekerja migran terkena senarai hitam atau blacklist di negara penempatan Malaysia. Pekerja migran yang terkena blacklist tidak bisa masuk kembali ke negara tersebut sampai batas waktu yang ditentukan. Bagaimana langkah agar dapat pulang ke negara asal sesuai dengan prosedur ? Berikut di bawah ini merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan:

1. Memberitahu majikan tanggal terakhir permit/visa kerja habis

Di dalam paspor pekerja migran biasanya melekat permit/visa kerja yang mana visa kerja tersebut harus diperbarui setiap satu tahun sekali. Di dalam visa terlampir nama majikan, alamat kerja serta tanggal berlakunya visa kerja. Sebaiknya pekerja migran memberitahukan kepada majikan maupun agen ketika tanggal visa sudah hampir habis atau minimal tiga bulan sebelum tanggal yang ditentukan.

2. Majikan diharuskan membuat check out memo bagi pekerja migran

Check out memo merupakan dokumen yang harus dimiliki bagi pekerja migran yang hendak pulang ke negara asalnya dan tidak melanjutkan kerja lagi. Tanpa dokumen ini, pekerja migran dapat dimasukkan dalam senarai hitam atau blacklist meski pekerja sudah pulang ke Indonesia karena dianggap sebagai overstayer.

Check out memo diurus oleh majikan, wakil syarikat maupun agen, tidak dapat diurus oleh pekerja sendiri. Adaupn syarat-syarat yang harus dilengkapi saat membuat check out memo adalah:

  1. Surat permohonan resmi majikan kepada pengarah bagian pekerja asing (sertakan nama, nomor passpor, dan warganegara pekerja)

  2. Salinan pendaftaran syarikat (sektor domestik rumah tangga tidak perlu)

  3. Kartu pengenalan majikan dan kartu wakil syarikat (asli dan salinan)

  4. Salinan tiket perjalanan (Pesawat, bus, feri)

  5. Paspor asal dan salinan halaman depan passpor

Setelah membuat check out memo, majikan biasanya akan mendapatkan dua salinan. Satu untuk digunakan pekerja saat melakukan pemeriksaan di imigrasi bandara dan satu untuk disimpan majikan. Pekerja migran harus melalui counter imigrasi khusus untuk mendapatkan cop keluar sebelum meninggalkan Malaysia.

3. Pulang sesuai jadwal tiket perjalanan yang dibeli.

Dalam check out memo sudah tertulis kapan pekerja migran harus pulang, maka pekerja migran tidak boleh memperpanjang waktu tinggal melebihi tanggal yang sudah tertera.

One response to “Panduan Kepulangan Pekerja Migran Berdokumen di Malaysia

  1. jadi saya mau tanya,saya 2 minggu lalu akan pulang lewat KLIA dengan ceck out memo sudah ada dengan keterangan tgl 16 , tpi flight pesawat kena canceled H-1 otomatis ceck out memo saya tidak bisa digunakan dan sampai sekarang tidak ada kejelasan dari maskapai, dan sudah tidak ada uang untuk membeli tiket lagi, saya ingin pulang Via Batam karena ada jdwal fery dan harga tiket disana menuju kota tujuan saya jauh lebih murah apakah boleh check out memo saya di ganti ke tujuan batam?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *