BeritaInfo Negara Tujuan

BMI Bisa Perpanjang Kerja Tanpa Meninggalkan Taiwan

Author

Informasi Perpanjangan Kontrak Taiwan
Informasi Perpanjangan Kontrak Taiwan

Rabu (22/06/2016) portal online Taiwan, www.appledaily.com.tw memuat berita mengenai revisi UU Ketenagakerjaan Taiwan terkait dengan pekerja migran asing. Perubahan peraturan tersebut secara rinci membahas mengenai ketentuan buruh migran yang akan memerpanjang kontrak. Jika dulu buruh migran harus kembali ke negara asal untuk memperpanjang kontrak, maka hari ini buruh migran tidak perlu kembali lagi ke negara asal mereka.

Perubahan aturan tersebut berlaku untuk semua jenis pekerjaan yang dilakukan buruh migran. Setelah kontrak tiga tahun habis, pengguna atau majikan dapat langsung mempekerjakan pekerjanya tanpa harus pulang lebih dulu. Perubahan peraturan ini menguntungkan tidak hanya untuk pengguna, tapi juga untuk buruh migran yang bekerja di Taiwan.

Pengguna untung karena akan lebih hemat dari segi biaya dan waktu untuk mereka. Sama halnya dengan buruh migran yang diuntungkan karena menghemat waktu dan pengeluaran perjalananan buruh migran yang ingin tetap bekerja di Taiwan. Direktur Workforce Development Agency, Huang Chiu-Kuei, mengatakan bahwa revisi tersebut menandakan adanya peningkatan Taiwan dalam melindungi hak asasi manusia.

Kementerian Tenaga Kerja Taiwan mencatat bahwa saat ini ada sekira 595.095 buruh migran asing di Taiwan. Sebanyak 240.000 di antaranya berasal dari Indonesia. Sebelum adanya peraturan ini, sekira 14.000 buruh migran harus meninggalkan Taiwan dan kembali lagi ke sana untuk memperpanjang kontrak. Dalam kasus ini, buruh migran kerap kali harus membayar biaya pada agensi yang menyalurkan dan bahkan harus memulai membayar kembali lagi dari awal.

Di negara seperti Indonesia, biaya untuk agensi dan PJTKI yang menyalurkan buruh migran menimbulkan beban serius bagi mereka yang ingin ke luar negeri. Buruh Migran Indonesia misalnya harus membayar sekitar NT$50.000-NT$50.000. Perpanjangan kontrak tanpa pulang ke negara asal ini dilakukan untuk :

1. Melindungi majikan, pemilik modal agar tak menghadapi kekosongan tenaga kerja dalam satu periode.
2. Melindungi pekerja yang rentan karena mereka tidak perlu kembali ke negara asal setiap tiga tahun dan harus membayar biaya agen yang mahal
3. Untuk kenyamanan pengguna dan pekerja dari eksploitasi yang mungkin terjadi di Taiwan, sebagai langkah maju menuju keadilan sosial yang lebih berkemanusian.

2 responses to “BMI Bisa Perpanjang Kerja Tanpa Meninggalkan Taiwan

  1. Kalau habis kontrak 3 tahun, dan mau nambah lagi pindah majikan, apakah masih ada potongan gaji? Karena istri saya mau pindah majikan bilangnya masih dipotong 9 bulan. Benarkah begitu peraturannya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.