Terlantar Karena Lumpuh, Tarti Minta Dipulangkan

Author

Madarjo, suami tarti, menujukkan foto Tarti
Madarjo, suami tarti, menujukkan foto Tarti

“Sekarang saya masih di Rumah Sakit. Saya sedang sakit. Separuh badan saya tidak bisa digerakkan. Hanya pinggang keatas yang bisa digerakkan. Beberapa waktu lalu KBRI Kuala Lumpur mengatakan saya akan dipulangkan. Tapi sampai hari ini saya tunggu belum ada kabar lagi. Tolong saya mas, saya ingin segera pulang. Tidak ada yang mengurus saya disini,” Pinta Tarti ketika dihubungi.

Malang benar nasib Tarti (55), niat mendulang emas di negeri orang harus berakhir dengan kepedihan. Tarti, Warga Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap menderita lumpuh terkena penyakit tumor tulang belakang. Ia masih menunggu untuk segera dipulangkan di Rumah Sakit Teungku Ampuan Rahimah Kiang Malaysia. Ia sesekali ditengok Kusmiyati, perempuan asal kota Surabaya yang memberikan nomor kontaknya kepada keluarga Tarti di Majenang. Ia memberikan nomor tersebut agar keluarga tetap bisa berkomunikasi dengan Tarti.

“Tapi saya juga tidak bisa terus-menerus mengurus Tarti, saya kan juga bekerja, kasihan dia,” ungkap Kusmiyati.

Tarti sudah dua kali pergi ke Malasyia. Kepergian yang kedua kali ini tak disangka menyebabkan ia terlantar di negeri Jiran. Ia berangkat tahun 2003 untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Namun menurut penuturan Madarjo (55), suami Tarti satu tahun setelahnya ia sudah bekerja di restauran di luar tempat kerjanya yang pertama. Entah karena apa Tarti tidak mengirimkan uang ke keluarganya. Hanya satu kali di awal 2011, Tarti mengirimkan uang untuk membantu hajatan anaknya Sebesar 2 juta lebih. Waktu itu Tarti belum sakit.

“Teman istri saya pernah menghubungi saya, katanya ia diperas oleh dua orang laki-laki asal Indonesia juga, kalo tidak salah namanya F, asal Medan,” tutur Madarjo.

Awal oktober 2011 ini, Madarjo kedatangan tamu dari Polsek Majenang dan Kadus Cibuyut. Mereka mengabarkan bahwa Tarti dalam kondisi sakit lumpuh dan akan segera dipulangkan tanggal 16 Oktober 2011 ini. “Tapi sampai hari ini, tidak ada kabar lagi,dan setahu saya istri saya juga masih berada di umah sakit di Malaysia,” lanjut Madarjo.

“Saya hanya berharap, istri saya segera dipulangkan. Mudah-mudahan banyak pihak yang mau membantu kepulangan istri saya,” harap Madarjo.

3 responses to “Terlantar Karena Lumpuh, Tarti Minta Dipulangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *