Kiprah

Mini, 12 Tahun Bekerja di Hongkong

Author

Mini Astuti (35), warga Desa Kedungsalam Rt.19 Rw.04, Donomulyo, Malang  adalah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Hongkong.

Dia memutuskan untuk pergi ke Hongkong, karena masalah ekonomi yang membelit keluarganya. Mini memiliki dua orang anak yang masih duduk di bangku sekolah. Karena biaya sekolah yang kian mahal, serta kebutuhan keluarga yang harganya juga ikut mahal. Akhirnya Mini memutuskan  untuk pergi ke luar negeri .

Pada tahun 1998 Mini berangkat ke Hongkong, melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang ada di Surabaya. Menurut Boini, Mini berangkat atas kemauanya sendiri.

“Mini bekerja di Hongkong sebagai pembantu rumah tangga, ia mendapatkan pekerjaan yang ringan, karena ia hanya memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya, dan ia tidak mengasuh anak“ Ungkap Boini (57).

Rata-rata pendidikan orang yang pergi ke luar negeri adalah SD, SMP, serta ada pula yang tidak tamat SD. Sedangkan Mini hanya lulusan SMP.

Cerita tentang perjuangan Mini, merupakan salah satu dari sekian banyak cerita tentang perjuangan seorang ibu yang mencintai keluarganya dan patut mendapatkan penghargaan yang luar biasa.

Tulisan ini ditandai dengan: bekerja di hongkong ctc mahnettik bina mandiri linda 

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.