Berita

Enam Bulan Bekerja Di Malaysia Gaji Jayem Tidak Dibayar

Author

Jayem (36) salah satu mantan Buruh Migran Indonesia ( BMI ) asal Desa Kepudang Kec. Binangun Kab. Cilacap gajinya tidak dibayar oleh majikannya selama 6 bulan ketika bekerja di Malaysia pada tahun 1992.

Dia adalah seorang ibu rumah tangga yang pernah bekerja di Malaysia sebagai pelayan restoran. Pekerjaan ini dia lakukan untuk mencari uang demi menghidupi keluarganya. Menurut Jayem, awalnya pemilik restoran itu memperlakukannya dengan baik, karena restoran itu menjadi ramai dan omzetnya meningkat setelah kedatangan Jayem. Akan tetapi, setelah waktu berjalan selama 1 bulan, Jayem tidak mendapatkan gaji pertamanya dengan alasan gajinya akan dibayar pada bulan berikutnya. Kejadian itu berlangsung lama sampai waktu 6 bulan dia hanya diberi janji dan tidak mendapatkan gaji sebagai haknya.

“Saya merasa kecewa. Saya tidak mau terus-menerus hanya diberi janji. Emangnya saya tidak membutuhkan uang?!,” ujarnya. Akhirnya, setelah 6 bulan gajinya tidak dibayar, Jayem kabur meninggalkan restoran itu.

Kejadian yang dialami Jayem sudah banyak dialami oleh para buruh imigran lain. Seharusnya para buruh lebih bisa berhati-hati dalam hal menerima kontrak kerja.

2 komentar untuk “Enam Bulan Bekerja Di Malaysia Gaji Jayem Tidak Dibayar

  1. mas kok yang ditampilkan berita-berita jaman dulu sih, usul saya kalau mau membuat website kayak gini issu nya yang update dong biar banyak yang tertarik terlibat.

    1. Beberapa kontributor memang mantan buruh migran, konten yang disajikan memang bertumpu pada upaya berbagi pengalaman dan kisah, bukan sekadar aktual. Ini mungkin yang membedakan portal berita dengan portal ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.