Sale Kripik Madu Khas Cilacap

Author

Kripik Pisang Madu

Bayangkan, manisnya sale pisang dipadu dengan renyahnya kripik pisang yang tipis. Sungguh cemilan mengundang selera. Ini bukan impian belaka. Dengan memadukan teknik pembuatan kedua produk tersebut, kini hadir makanan khas yang begitu lezat dan nikmat dengan label Sale Kripik Madu.

Layaknya namanya, kripik sale madu memiliki rasa yang begitu manis khas pisang masak digoreng. Renyahnya makanan bersal dari teknik irisan yang serupa dengan teknik pembuatan seriping pisang.

“Sebenarnya, Kripik Sale Madu memiliki ide dasar memadukan renyahnya seriping pisang dan manisnya sale,” kata Mahbub (33), perajin kripik sale madu.

Menurut bapak dua anak ini, sale jenis ini masih sedikit pengrajinnya. Alhasil pasar pun masih terbuka luas. Dia mengaku mengalami kenaikan omset berlipat-lipat. Dalam sehari dia mengaku bisa memproduksi hingga 150 kilogram. “Harga grosir perkilogram saya jual dengan harga Rp 13 ribu. Yang sudah dikemas 250 gram saya jual dengan harga Rp 3500,” jelasnya. Itu berarti dalam sehari omsetnya sekitar Rp 200 ribu.

Ini sungguh berbeda dengan omset saat dia masih memproduksi sale biasa. Dalam sehari paling banter omsetnya hanya Rp 50 ribu.

Namun, pengrajin sale ini mengaku tetap ada kendala. Terutama bahan baku pisang siam yang suplainya fluktuatif. Terkadang pisang siam ini begitu sulit ditemukan di pasar. Selain itu dia juga mengaku kekurangan modal. Dia begitu berharap pemerintah memperhatikan sector industri kecil seperti yang kini sedang dilakoninya itu.

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *