Tips Aman Mengirim Uang Bagi BMI

Ilustrasi: Pengiriman uang saat bisa melalui perantara internet.

Ilustrasi: Pengiriman uang saat bisa melalui perantara internet.

Kegiatan umum yang dilakukan oleh seluruh Buruh Migran Indonesia (BMI) di luar negeri, salah satunya adalah mengirim uang. Pengiriman uang, biasanya dilakukan di awal bulan atau saat menerima gaji. Tujuannya, tak lain adalah ingin membantu biaya kehidupan keluarga yang ada di kampung halaman. Kirim uang yang sebenarnya sederhana, rupanya menjadi hal sulit terutama bagi beberapa BMI yang belum lama bekerja. Sialnya lagi, beberapa BMI harus menerima kenyataan, tatkala uang kirimannya tak sampai ke tangan pihak yang dituju. Lalu, bagaimana cara mengirim uang yang aman?

Berikut ini ada beberapa panduan, yang bisa dicoba pada saat BMI akan mengirim uang. Panduan ini adalah kutipan dari beranda web http://www.centraniaga.com, yang dibahasakan ulang oleh tim redaksi, dengan beberapa modifikasi tambahan.

Mempersiapkan jumlah uang yang akan dikirim
Mempersiapakan jumlah uang yang akan dikirim penting untuk keamanan dan mengantisipasi kehilangan uang ataupun salah perhitungan. Persiapan tersebut, juga dibarengi dengan usaha mengasingkan uang yang akan dikirim. Mengapa? Hal ini akan membantu kita, agar uang yang akan dikirim, tidak lari untuk bujet lain.

Mempersiapkan Dokumen yang diperlukan
Pada proses pengiriman uang, BMI memerlukan dokumen yang diantaranya adalah pasport, nomor rekening bank yang akan dikirimi uang,dan alamat penerima kiriman uang. Pastikan kesemua dokumen tersebut adalah aman dan update atau masih berlaku,untuk menghindari kiriman uang tidak sampai atau salah alamat.

Mengecek nilai tukaran uang sebagai bahan pertimbagan
Penting untuk mengecek nilai tukar uang sebelum mengirimkan uang. Hal ini dapat anda jadikan sebagai referensi atau pertimbangan untuk memilih metode pengiriman yang akan dipilih nantinya. Nilai tukaran uang terkini dapat dicek misalnya melalui internet seperti Yahoo Currency Converter.

Memilih Jasa kiriman uang
Banyak terdapat jasa pengiriman uang seperti Money Changer, Western Union, Mandiri Remittance, Paypal, dan Internet Banking Online yang dapat dipilih untuk mengirim uang. Kebanyakannya BMI memilih jasa Money Changer untuk mengirimkan uang. Money Changer biasanya menawarkan kiriman uang secara cepat,langsung ke rekening bank di tanah air. Money Changer juga banyak terdapat di pusat-pusat perbelanjaan,seperti mall, pasar, pusat perkotaan dan sebagainya. Hal terbaik, sebelum anda memutuskan untuk memakai jasa salah satu Money Changer adalah mengecek lisensinya.

Selain Money Changer, BMI juga dapat mengirimkan uang melalui Western union. Western Union menawarkan pengiriman uang langsung kepada individu dengan aman. Pengesahan dapat dilakukan melalui nomor PIN atau MTCN dan KTP penerima kiriman uang, sehingga sangat memudahkan penerima kiriman uang yang tidak memiliki rekening bank.

Mandiri Remittance juga dapat menjadi pilihan para BMI untuk mengirimkan uang langsung ke rekening Bank Mandiri. Jasa pengiriman uang Mandiri Remittance ini tergolong masih baru khususnya di Malaysia.

Jasa pengiriman uang terbaik dan paling aman di dunia yang dapat dimanfaatkan adalah Paypal. Sayangnya, masih sedikit sekali BMI yang menggunakan Paypal untuk mengirimkan uang, karena berbagai faktor penyebab seperti kurangnya pengetahuan tentang cara mengirim uang melalui Paypal dan minimnya informasi cara mengintegrasi kartu ATM dengan akun Paypal. Pengiriman uang melalui Paypal sebenarnya cukup mudah, namun calon penerima kiriman uang juga harus mempunyai akun Paypal, karena proses pengiriman uang akan melalui alamat email penerima kiriman uang yang selanjutnya digunakan untuk mendaftar di Paypal.

Pengiriman via Internet Banking Online juga sederhana. BMI hanya perlu mendaftarkan diri melalui provider atau website bank dari kartu ATM yang dimiliki secara online. Kelemahannya, tidak semua bank memiliki layanan kiriman uang secara langsung ke luar negara. Umumnya, bank akan mengirim uang melalui Western Union. BMI hanya perlu memiliki Western Union Gold Card untuk mengirim uang ke tanah air melalui Internet Banking Online. Western Union Gold Card tersebut, bisa didapat di unit atau cabang Western Union secara gratis.

Menyimpan resit kiriman uang ditempat yang aman
Bagian terakhir, simpan resit kiriman uang anda di tempat yang aman, karena resit berisi informasi yang sifatnya pribadi, dan jangan dibuang. Hal ini sangat penting sebagai barang bukti, bila terjadi kesalahan pengiriman dan dapat digunakan sebagai referensi untuk menghitung kembali semua jumlah uang yang sudah dikirimkan.

Sumber: Penulis artikel ini adalah Dini Shanti melalui webnya di http://www.centraniaga.com/2013/01/Panduan-berbagai-cara-aman-mengirimkan-uang-bagi-TKI.html

Pratina Ikhtiyarini

About Pratina Ikhtiyarini

Penyunting dan kotributor di divisi redaksi Pusat Sumber Daya Buruh Migran dan Portal Pantau PJTKI (www.pantaupjtki.com).
This entry was posted in Berita, Ekonomi, Headline, Konsultasi Ekonomi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.
  • mukarom

    Sangat membantu.. terima kasih :-) .

  • silvy

    Ini manajemen pengiriman uang oleh tki, manajemen pengelolaan di rumah juga..

  • http://www.facebook.com/rista.firsta Rista Firsta

    Hmmm… setauku kalo money changer ga bisa ngirim duit. mereka cuma melayani penukaran uang ke mata uang lainnya.Atau mungkin ini di Singapore saja? kalo yang melayani pengiriman ya remittance, dengan berbagai nama selain remittance mandiri, seperti BTI, pay2home, dll. Remittance ini melayani pengiirman ke berbagai Bank dan berbagai negara juga.

    Kalau Paypal agak susah juga karena transfer ke paypal tidak cukup dengan ATM melalui internet Banking maupun kredit card.

    • http://twitter.com/audry_eclat Aᴜᴅʀᴇʏ ᴱᶜˡᵃᵗ

      tdk hanya di singapore saja. tapi di malaysia, hongkong dan beberapa negara lain juga ada money changer yang memeberikan pelayanan dalam mengirimkan uang. kalau paypal bisa diaktivasi melalui atm dengan mudah. saya ada tulis artikel tentang paypal tapi masih pending.