* Berita

Pengetahuan Perencanaan Keuangan untuk TKI

Author

Peserta Diskusi Kampung Mantan TKI dan Keluarga TKI

BANYUMAS. Penghasilan para tenaga kerja Indonesia di luar negeri (TKI) terbilang cukup besar. Gaji mereka di beberapa negara tujuan TKI, seperti Taiwan dan Hong Kong bisa melampaui gaji profesi tertentu di Indonesia. Besarnya gaji inilah yang menjadikan mereka “ketagihan” untuk pergi bekerja di luar negeri, sekalipun resikonya juga besar.

Namun demikian, penghasilan besar mereka belum sebanding lurus dengan tabungan mereka di bank. Banyak para TKI yang berpenghasilan besar ternyata diimbangi juga dengan pengeluaran besar. Kenyataan seperti itu yang memicu banyak TKI yang pulang sebentar, lantas kemudian segera berangkat lagi ke luar negeri.

“Kami butuh pengetahuan perencanaan keuangan, Mas. Kami sering kaget ketika dikirimi uang oleh suami, ternyata habis juga dalam waktu sebentar…” tutur Murniati, di balai desa Cilangkap, Gumelar , Banyumas , pada pegiat SERUNI Senin (2/4/2012).

Perempuan yang suaminya bekerja di Taiwan itu, mengaku sering bingung mengalokasikan kiriman uang dari suaminya. Ia juga mengaku sudah berusaha untuk memprioritaskan hal-hal yang penting, namun sering tak berdaya ketika uang sudah ada di tangan. Ke-tak berdaya-an itu biasanya terjadi saat melihat barang-barang bagus yang terpampang di toko-toko.

“Harus ada waktu khusus, untuk belajar tentang perencanaan keuangan. Kami sudah menyiapkan materi tentang itu. Pertemuan PKK ini kurang efektif, karena forum PKK acaranya sangat banyak…” ujar Narsidah dari SERUNI menanggapi beberapa keinginan dari warga Cilangkap.

Keinginan warga Cilangkap terutama para mantan BMI dan keluarganya tentang pengetahuan perencanaan keuangan untuk TKI dan keluarganya disambut baik oleh SERUNI. Para mantan BMI dan keluarganya makin merasakan pentingnya pengetahuan ini, setelah mengalami kenyataan yang menimpa keluarga mereka terutama seputar pengelolaan penghasilan dari luar negeri.

One response to “Pengetahuan Perencanaan Keuangan untuk TKI

  1. yang terpenting sedari awal seluruh calon BMI perlu menyadari bahwa tujuan bekerja di luar negeri adalah untuk berinvestasi sehingga pendapatan dari bekerja bisa ditabung untuk modal berwirausaha setelah kembali ke tanah air. salam semangat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *