Berita

Panca Karsa Berdayakan Kaum Perempuan dan Buruh Migran Melalui Pelatihan Konseling

Author

Berbagai pendekatan telah dilakukan oleh Perkumpulan Panca Karsa (PPK) Mataram untuk memberdayakan kaum perempuan dan buruh migran. Salah satunya adalah dengan melakukan pelatihan konseling. Kegiatan ini dilakukan di Desa Babakan Kecamatan Labuapi Lombok Barat dan diikuti oleh 20 puluh orang kaum perempuan. Beberapa orang di antara mereka adalah mantan buruh migran dan keluarga buruh migran.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun kesadaran kritis kaum perempuan, khususnya buruh migran agar mereka tidak lagi menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga dan bagi calon BMI (Buruh Migran Indonesia) tidak menjadi korban penipuan para calo. Menurut Baiq Halwati (45) tahun, Direktur PPK Mataram, selama ini lembaganya memang lebih memfokuskan pada pendampingan kaum perempuan.

“Perempuan harus bisa mandiri, tidak lagi pasrah menerima nasib. Kaum perempuan juga harus mampu memperjuangkan hak-haknya sebagai kaum perempuan. Kalau pun mereka sudah telanjur menjadi korban maka harapannya paling tidak kita bisa memberikan bantuan berupa konseling,” ungkap Baiq Halwati saat mengisi kegiatan tersebut.

Pelatihan konseling ini sudah beberapa kali diselenggarakan oleh Panca Karsa, baik di Lombok Tengah maupun di Lombok Barat. Dari kegiatan ini PPK Mataram mendapatkan banyak persoalan yang sedang dialami oleh kaum perempuan dan buruh migran. Karena itu, PPK Mataram berharap kegiatan ini benar-benar dapat memberikan manfaat yang besar bagi kaum perempuan, khususnya para buruh migran.

Satu komentar untuk “Panca Karsa Berdayakan Kaum Perempuan dan Buruh Migran Melalui Pelatihan Konseling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.