News

Peringati Tahun Baru Islam, FORKOMMI Adakan Talkshow Hijrah

Author

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Acara yang Diselenggarakan FORKOMMI Memperingati Tahun Baru Islam
Acara yang Diselenggarakan FORKOMMI Memperingati Tahun Baru Islam

Memperingati tahun baru Islam 1438H dan pelantikan pengurus baru FORKOMMI (Forum Komunitas Masyarakat Muslim Indonesia) periode 2016-2018 diadakan talkshow bertempat di Aula Hasanuddin Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Sabtu (29/10/2016). Pembicara adalah seorang novelis, dai, sekaligus sutradara yakni Habiburrahman El Shirazy. Ia lulusan Universitas Al-Azhar, Mesir, yang telah menerbitkan beberapa novel seperti Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih 1 dan Ketika Cinta Bertasbih 2.

Talkshow ini mengangkat tema Hijrah Nabi Muhammad SAW dan Pembentukan Karakter Pribadi Pemimpin Masa Depan”. Acara dimulai pukul 10.30 waktu Malaysia. Seperti pada umumnya, acara dimulai dengan pembukaan, sambutan-sambutan dan pembacaan doa. Dihadiri sekitar 400 peserta, para peserta sangat antusias dan khidmat dalam mengikuti acara tersebut. Pada pembukaan talkshow para peserta disajikan beberapa puisi karya Habiburrahman El Shirazy. Ia selanjutnya menceritakan bagaimana cara hijrah Rasullah dan para sahabat, bagaimana Islam bisa diterima di negara Arab dan masuknya Islam di nusantara.

Memasuki acara inti dari tema yang diangkat, ia menjelaskan beberapa karakter untuk menuju hijrah dan menjadi seorang pemimpin, seperti hijrahnya sahabat Rasullah SAW. Seperti halnya meninggalkan tempat kelahiran ke tempat lain yang juga merupakan ibadah dari hijrah. Ia menjelaskan mengenai leadership atau kepemimpinan, yakni sebuah seni untuk mempengaruhi dan mengajak orang lain untuk sama-sama berjalan dalam tujuan tertentu.

Dalam hadits Rasullah SAW dijelaskan, jika dalam suatu perjalanan alangkah baiknya salah satu dari mereka menjadi pemimpin rombongan. Beberapa hadist tentang leadership antara lain yaitu hadits Abu Daud dan hadits Bukhari,” ujar Habiburrahman El Shirazy.

Habiburrahman El Shirazy juga menjelaskan beberapa syarat untuk menjadi pemimpin yang bagus, yakni :

  1. Problem solver (pemecahan masalah). Seorang pemimpin yang baik harus bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan bijaksana.

  2. Bersikap positif. Seorang pemimpin haruslah memiliki integrasi yang tidak diragukan.

  3. Komunikator dan negosiator ulung.

  4. Inspirator (menjadi inspirasi untuk para pengikutnya).

  5. Motivator (menjadi motivasi).

  6. Hubungan baik dengan anak buah.

  7. Turun gunung selalu didepan.

Habiburrahman juga menjelaskan mengenai pemimpin yang adil, yang akan diberi perlindungan oleh Allah di hari dimana tiada perlindungan yang akan diberi. Di akhir acara, diadakan sesi tanya jawab, pembagian hadiah dan juga foto bersama.

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.