Destination Country Information

(Bahasa Indonesia) Mengenal Sistem Gaji TKI Korea

Author

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Ilustrasi Gaji
Ilustrasi Gaji

Korea Selatan atau jamak disapa sebagai negeri gingseng ialah salah satu negeri yang sedang naik daun kini. Mulai dari model pakaian, musik, teknologi, dan makanan hampir-hampir semuanya berkiblat ke Korea. Dengan gencarnya pemberitaan mengenai Korea Selatan dan produk-produknya bukan tak mungkin juga jika ada banyak calon buruh migran Indonesia yang tertarik bekerja di sana. Menurut data yang dirilis BNP2TKI, per 2013 saja Indonesia menempatakan pekerja migran tertinggi di Korea dibanding negara lainnya yakni 7239 orang.

Panduan ini barangkali berguna bagi kawan-kawan yang bekerja di Korea Selatan mengenai sistem gaji agar terhindar dari segala bentuk kecurangan. Imron Rosyadi buruh migran Korea dan pegiat Korea Migrant Humanright Centre berbagi pengetahuannya pada redaksi Buruh Migran. Di Korea Selatan dikenal dua sistem gaij, yakni gaji mati dan gaji hidup. Gaji mati merupakan perhitungan gaji dari total seluruh gaji dalam 1 tahun ditambah dengan bonus dan dibagi 12. Gaji dengan sistem ini diterima setiap bulan. Sedangkan gaji hidup yakni dihitung berdasarkan jam kerja (8 jam kerja+lembur) dan ditambah bonus 100-600%. Beberapa hal mengenai gaji berikut ini barangkali bisa menjadi panduan bagi Anda :

1. Bonus adalah kebijaksanaan dari pabrik atau majikan. Jadi tidak ada aturan baku dari pemerintah Korea Selatan mengenai bonus karyawan.
2. Jika dalam sebuah pabrik, orang asli Korea mendapatkan bonus kerja, maka pekerja migran asing juga berhak menerima bonus kerja. Sehingga tidak ada pembedaan di sini.
3. Bonus yang diterima biasanya 4x dalam setahun. Ketika tahun baru, liburan musim panas, Chuseok atau Chusok (Hari bulan purnama adalah hari libur resmi di Korea yang dirayakan secara besar-besaran pada bulan ke-8 hari ke-15 kalender lunar), dan Seolla atau Gujeong (Hari raya rakyat Korea yang terbesar dan terpenting).
4. Sering terjadi ketidakadilan ketika dalam satu pabrik ada 2 sistem penggajian. Keduanya seperti tidak mendapatkan bonus gaji. Tetapi sebenarnya orang Korea sudah menerima bonus karena bonus sudah diperhitungkan dalam gaji dan dimasukkan setiap bulannya.

Sebagai tambahan informasi bahwa Korea Selatan merupakan negeri yang memiliki empat musim yakni musim semi, panas, gugur, dan dingin. Maka pekerja migran yang akan bekerja di sana hendaknya menjaga ketahanan tubuhn dan ada baiknya memiliki pakaian sesuai musimnya. Orang Korea Selatan menggunakan bahasa Korea Selatan dan memakai mata uang resmi Won. Dari segi budaya umumnya orang Korea Selatan adalah pekerja keras, disiplin, sigap, serta terdorong untuk menunjukkan kualitas kerjanya yang terbaik.

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.