Destination Country Information

(Bahasa Indonesia) Kontrak Kerja dan Biaya Penempatan BMI Macau

Author

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Macau rimba BMI
Macau rimba BMI

Meskipun Macau memiliki Hukum Hubungan Perburuhan (Labour Ordinance Law number 7/2008) yang mengatur hak dan kewajiban buruh, namun undang-undang ini tidak mengakomodir pekerja asing (non-residen) termasuk buruh migran di sektor domestik (PRT).

Pemerintah Macau juga tidak memiliki kontrak kerja standar untuk pekerja migran, persoalan kontrak kerja diserahkan langsung pada kesepakatan antara majikan atau perusahaan penempatan dengan calon pekerja.

Kontrak kerja lepas semacan ini sering dimanfaatkan pihak majikan dan perusahaan penempatan untuk melakukan tindak pemerasan dan mengurangi hak buruh migran seperti upah, libur, cuti, dan hak lainnya.  Kontrak kerja lepas ini diperparah oleh kebijakan Departemen Tenaga Kerja Macau yang menetapkan kekuatan hukum yang mengikat atas kontrak kerja tidak standar tersebut.

Tentang biaya penempatan, BMI pendatang baru dikenai biaya penempatan berkisar antara 25.000 sampai 30.000 Macau Pataca (MOP) atau sekitar 27 sampai 34 juta rupiah. BMI juga harus menerima sistem potongan gaji selama 8-10 bulan, sementara durasi kontrak kerja yang ditetapkan pemerintah Macau hanya selama 1 tahun masa kerja. Artinya BMI di Macau hanya bisa menabung dua sampai empat bulan gaji dari proses kerja satu tahun.

Sementara BMI yang sudah di Macau dan mencari majikan baru dikenakan potongan selama 3-5 bulan gaji. Biaya penempatan ini semakin melambung tinggi setelah pemerintah Indonesia mengesahkan Macau sebagai salah satu kota tujuan bagi penempatan BMI. Perjanjian pengiriman dan penempatan tenaga kerja antara PPTKIS di Indonesia dan agen penempatan tenaga kerja  di Macau tidak didukung aturan yang mengatur biaya penempatan resmi bagi BMI yang akan bekerja ke Macau. Kekosongan peraturan pemerintah ini membuat PPTKIS dan agen penempatan di Macau semakin bertindak bebas untuk memeras BMI.

Tentang kontrak kerja, Fitri Wahyu sempat memberikan berkas salinan dokumen kontrak kerja palsu untuk penempatan kerja di Macau. Pada kontrak kerja tersebut tertera cap atau stampel palsu Consulate General of Republic Indonesia Macau, padahal jelas-jelas tidak ada KJRI di Macau karena yang ada hanyalah loket layanan KJRI Hong Kong di Macau. Bukan hanya itu, nama BMI, alamat, dan data diri semua dipalsukan. Modus pemalsuan kontrak seperti yang dikeluarkan PT. Dafa Putra Jaya (menurut informasi PT tersebut sudah tidak ada) tersebut juga banyak dilakukan PPTKIS lain untuk penempatan kerja di Macau.

(Bersambung: Visa Kerja dan Visa 10 Hari BMI PHK di Macau)

Tulisan ini ditandai dengan: ATKI Macau BMI Macau buruh migran IMWU lamuk tenaga kerja indonesia 

17 komentar untuk “(Bahasa Indonesia) Kontrak Kerja dan Biaya Penempatan BMI Macau

  1. disamping itu juga pemerintah macau menerapkan sistem hukum 6 bulan blacklist untuk BMI yang memutuskan pekerjaan(break contract) maupun interminate yang menjadikan BMI bahwasannya berada dalam posisi terjepit ditengah situasi seperti ini, PEDULI BMI sebagai salah satu organisasi di Macau telah mengumpulkan survay 10% dari jumlah BMI di macau, yang menyatakan begitu banyaknya pelanggaran-pelanggaran hak seperti penahanan dokumen oleh agensi maupun majikan, kesimpangsiuran masalah asuransi. hak libur bagi BMI maupun tindak kekerasan yang jika ditindak lanjuti selalu mengalami titik buntu karena adanya benturan visa tinggal. Pertanyaan adalah ..kemana pemerintah Indonesia disaat warganya mengalami keadaan penuh ketidakadilan seperti ini?

  2. halah….pemerintah indonesia ma da gila…………ga pernah melindungi warga secara tulus,,,,,,,,,,UUD ujung ujung duit

    1. Sampe sekarang bayaak tkw .2 indonesia .mengelu .karna paspor smua kebayakan di tahan ole ejèn .
      Dan smua tkw tenaga di peras .potongan 20000 sampe 8 bulan .smua .tersiksa akan pitongan .dan smua di ancam ole calok dan agensi .
      Kenapa pemerinta indonesia .gak .bergerak .dan menangkap para calok dan agensi .yg melanggar aturan .dan memakan uang para tkw di negara macau .kasian meraka smua

  3. maacau mlh bgus cose macau rakyatnya mematuhi undang” krn mereka tkt hukum … gk kyk di indonesia …

  4. Itu potongan 25.000 ,sanpai 30.000.itu di sektor apa?

    bisa di bilang saya adalah org yg beruntung karna pertama kali masuk ke macou saya kerja jadi Prt saya tidak bayar satu senpun krn Mjkn cari sendiri.thn 2012 4 bulan kemudian di sektor clining service saya cuma bayar 100.mop.karn perusahan di tempat saya kerja tdk menggunakan jasa ejen.

  5. TKI Indonesia yg tergabung di BMI sungguh luar biasa. Meninggalkan keluarga dan kampung halaman tuk meraih segenggam mimpi, mengangkat martabat dan ekonomi keluarga agar lebih baik.

    mereka perlu dibekali pengetahuan dasar hukum di negara tujuan, termasuk jika berurusan dg kepolisian negara setempat.

    salam,
    kang Dede Farhan

  6. In personally, i raelly need your helping pleaseTKI Indonesia yg tergabung di BMI sungguh luar biasa. Meninggalkan keluarga dan kampung halaman tuk meraih segenggam mimpi, mengangkat martabat dan ekonomi keluarga agar lebih baik.

    mereka perlu dibekali pengetahuan dasar hukum di negara tujuan, termasuk jika berurusan dg kepolisian negara setempat.

    salam,
    kang Dede Farhan

  7. Saya mau nanya, break kontrak kerja dan di blacklist selama 6 bulan. Itu maksudnya tidak di izinkan datang buat apply job atau liburan juga ?
    Kalau datang liburan saja , boleh di izinin masuk gak ya ?

  8. Bayak tkw .di negara macau .semua .sensara akan gaji .yg di potong ole calok dan agensi .
    Potongan ngan y 20000 sampe .8 bulan .
    Smua .calok 2 indonesia .semua gak puya .hati .dan akal pikiran .
    Dan agensi di macau pun smua .melanggar aturan .smua dokumen tkw di tahan .paspor di tahan .
    Tolong negara pemerinta indonesia .
    Menindak lanjuti .dan menangkap calok 2 .yg licik .
    Dan tolong la merak tkw 2 yg di mcau .meraka membutukan .bantuan pemerinta indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.