Pengalamanku di tanah arab

Author

Nama saya  Mis’ah, saya begitu bangga  sekaili karena bisa bekerja di Saudi.  Saya juga sagat senang sekali bisa  membntu ekonomi untuk keluarga saya di kampung halaman. Tetapi  untuk pergi ke luar negeri kita harus banyak persiapan.  Tidak mudah untuk  keluar negeri harus belajar  dulu bukanya untuk main – main karena bekerja disana itu tidak enak apa lagi mempunyai  keluarga besar  yang besar sekali.

Apalagi musim libur sibuk-sibuknyya menyiapkan ini da itu tetapi demi keluarga yang ada dilombok aku jadinya kuat-kuatin aja, walaupun majikan juga sangat cerewet tetapi aku sabar aja, walaupun dimarahi mungkin karena aku juga salah kerjanya sehingga majikan sebel, tetapi aku langsung minta maaf, aku bilang sama majikan aku tidak akan ulangi  lagi, InsyAAlah madam aku bekerja dengan baik, terus majikan bilang tidak apa-apa mungkin kamu juga mikirin keluarga kamu yang di Indonesai.

Terus aku berterimaksih sama majikan aku bilang dengan baik-baik madam aku harus minta ttelpon ke Indonesai terus majikan bilang oh ya tidak apa-apa kamu sudah lima bulan disini kerja dia bilang terus kamu mau ngomong panjang lebar atau sebentar sekira kasihannya kamu terus majikan, kamu itu pembantuku yang mempunyai etika, majikan sekarang memberikan kamu nelpon lama tetapi kamu harus bekerja dengan rapi terus aku menjawab Insaallah Madam akan kuturuti segala perintahmu, terus majikan bangga mendengar aku bilang terimaksih dan aku juga sempat memberikan kata-kata semogaa kamu mendapatkan rizki yang halal, terus majikanku menjawab InsaAallah majikan bulan depan akan kubelikan kamu HP tetapi ada satu syarat jangan cacat nomor-nomor yang kamu tidak kenali supaya tidak ada masalah demi kamu juga dan keluarga kamu yang ada di Indonesai, dan masalah pulsa baba madam yang akan membelikan kamu pulsa asalkan kamu tidak keluar dari pagar rumah tetapi kamu harus juga menjaga anakkku yang kecil dan ngambil isi hatinya, aku menjawab InsaAllah baba madam dan aku bersalaman dengan keduanya, majikan juga terharu pokoknya kamu pembantuku yang baik insaalah keluarga ini tidak ada massaah dan tidak ada setan yang menganggu keluarga ini .

Pokoknya kalau kamu sudah dua tahun kamu nambah lagi dua tahun, oh ya aku menjawab majikan aku kasihan sama ankku loh kamu bilang begitu ka nada orang tuamu yag merwat anakmu kan kamu disini katanya kamu dulu kamu harus menyekolahkan anakmu mana omongan kamu dulu itu, oh ya aku harus member kasih sayangku sedikit sama anakku karena dia dulu pas aku kerja pertama itu dia masih kecil banget, jadinya aku merindukannya pokoknya aku nggak mau tahu kamu hadiah apa saja akan kuturuti asalkan kamu nambah lagi tetapi ada ceritra dari temanku katanya mau dihadiahkan haji terus malah-malah dia balik makanan semua disembunyikan dan dia tambah cerewet apalagi dia janjikan untuk hajian itu dengana gajinya sendiri, terus temanku menjawab oh ya madam katamu dulu kamu mau hadiahkan aku haji kok malahan sekarang kamu bantah kok malah ddengan gajiku sendiri, majikanku menjawab manusia itu tidak sama misaah ada yang hitam ada yang putih aku kan orang muslim bukannya orang kafir dan keluargaku semuanya Alhamdulillah baik-baik semua.

Tulisan ini ditandai dengan: Arab Saudi BMI buruh migran tenaga kerja indonesia timur tengah 

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.