Warga Gogodeso Bersatu Lawan Virus Corona

Author

Pandemi virus corona atau Covid-19 sampai saat ini masih mewabah di berbagai negeri, termasuk Indonesia. Di tengah pandemi ini, warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, juga tidak tinggal diam. Pemdes bersama warga Gogodeso sudah mulai bergerak bersama melakukan penyemprotan disinfektan setiap minggu.

Salah satu RT yang warganya bergotong royong melakukan penyemrpotan disinfektan adalah RT.02 RW.08. Penyemprotan disinfektan dilakukan atas dukungan Pemdes Gogodeso dan Dinas terkait. Kegiatan ini juga melibatkan para pemuda desa yang cukup antusias terlibat secara rutin dalam sejumlah kegiatan pencegahan  Covid-19. Keterlibatan pemuda juga telah menarik simpati pada donator untuk turut urun daya dalam kegiatan di desa dalam mencegah pandemi Covid-19.

Semangat Gotong-royong Selama Bulan Puasa

Memasuki bulan puasa, kegiatan penyemprotan disinfektan juga tetap berlangsung. Sebelum puasa, penyemprotan biasanya dilakukan pada siang hari. Namun sejak memasuki bulan puasa, penyemprotan dilakukan pada malam hari setelah shalat Tarawih. Meskipun dilakukan malam hari, namun warga tetap semangat. Dukungan warga Gogodeso terlihat ketika mereka dengan suka rela bergantian memberikan konsumsi kepada para relawan.

Penyemprotan disinfektan dilakukan di tempat-tempat umum seperti fasilitas umum pinggir jalan raya dan rumah-rumah warga. Tak ketinggalan, para pengurus dan anggota Komunitas Organisasi Pekerja Migran Indonesia (KOPI) Gogodeso juga ikut terlibat. Gerakan warga ini menjadi perhatian tersendiri bagi Yudi, selaku Ketua RT 02 RW 08, yang juga sekaligus ketua kegiatan penyemprotan disinfektan.

”Penting kiranya diadakan penyemprotan secara rutin, sebagai langkah awal memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid 19, khususnya di RT02 RW 08, dan umumnya di lingkungan sekitar Gogodeso. Saya benar-benar tidak menyangka bahwa akan muncul dukungan dari masyarakat yang begitu besar, khususnya anak-anak muda. Tanpa dikomando, mereka dengan sukarela datang ke tempat yang telah ditentukan,” ungkap Yudi saat ditemui Tim Redaksi Buletin KOPI, pada 25/3/2020.

Kegiatan penyemprotan disinfektan telah dua bulan dilakukan, namun demikian semangat para relawan tidak surut. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya warga yang ikut bergabung. Bantuan demi bantuan pun berdatangan, baik dari pemerintah maupun para donatur. Bantuan tersebut berupa pengadaan alat penyemprot, masker, dan sarung tangan.

Sosialisasi tentang bahaya dan informasi penting seputar pencegahan Covid-19 telah dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Gogodeso. Sosialisasi bukan hanya dilakukan melalui himbauan langsung, namun juga melalui media spanduk. Fasilitas pendukung kerja tim relawan juga disediakan dengan adanya beberapa posko khusus relawan Covid-19 dan posko khusus isolasi sebagai langkah antisipasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Menurut Kepala Desa (Kades) Gogodeso, Suwanda Aribawa, sampai saat ini Pemdes akan terus melakukan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada.

“Saya tidak bosan-bosan menyampaikan kepada warga agar tetap di rumah saja, tetap tenang dan jangan panik, tetap jaga kesehatan, cuci tangan pakai sabun, patuhilah himbauan dari Pemdes, jangan termakan oleh berita palsu (hoaks), yang terpenting jangan lupa untuk berdoa, semoga wabah Covid 19 ini segera menghilang, khususnya di desa kita, umumnya diseluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia,” papar Suwanda.

Kades Gogodeso juga menghimbau kepada masyarakat Gogodeso, agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan untuk bersama -ama memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid 19. Sesuai dengan semboyan kita “BERSAMA KITA..BISA..,,, GOGODESO…YESS!”.

Tulisan ini ditandai dengan:Gogodeso KOPI GOGODESO 

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *