Kontributor

No Avatar Nama Email Bergabung sejak Arsip
1Abdul Kodiraqlust@yahoo.com2011-12-11 01:14:41Arsip Tulisan
2Ade Yulithe_yuli@yahoo.com2011-09-27 19:38:27Arsip Tulisan
3adminkhayat@infest.or.id2011-09-27 19:31:17Arsip Tulisan
4Ahmad RovahanAhmad Rovahanrovahan@gmail.com2011-09-27 19:38:38Arsip Tulisan
5Ai Surnesahide_sur@yahoo.com2011-09-27 19:38:29Arsip Tulisan
6Aida Rosdianaaidarosdiana@buruhmigran.or.id2011-09-27 19:38:23Arsip Tulisan
7Akhmad FadliAkhmad Fadlimas_fadlie@buruhmigran.or.id2011-09-27 19:38:21Arsip Tulisan
8aminahaminah.email@gmail.com2011-09-27 19:38:24Arsip Tulisan
9Anas Fauzinaa_zyn@buruhmigran.or.id2011-09-27 19:38:23Arsip Tulisan
10andreandre_oisby@yahoo.co.id2011-11-04 12:47:08Arsip Tulisan

 

2 Responses to Kontributor

  1. Bobi Anwar Ma'arif says:

    MEMBONGKAR KASUS BONITA
    Bonita Binti Caung (19) adalah mantan TKI asal Dusun Krajan II RT 08/04 Desa Muara Kecamatan Cilamaya Wetan Karawang. 19 Agustus 2011 lalu ia dipulangkan dalam kondisi babak belur. Tulang kaki kiri, tulang belakang dan iganya remuk.
    Anehnya petugas kesehatan di terminal empat membiarkan dia pulang dalam kondisi tak berdaya.
    Berdasarkan penuturanya nasib tragis tersebut karena ia menolak napsu bejat Khalid petugas Orchid East Agency yang berkantor di Yordania. Karena tak kuat lagi melakukan perlawanan akhirnya ia nekat terjun dari lantai tiga .

    Menurutnya, akibat aksi nekaddnya tersebut ia terpaksa dirawat di rumah sakit selama dua minggu, dan tiga setengah bulan harus berobat jalan. Dikatakan ia juga diancam untuk menceritakan penyebab kejadian kepada siapapun. “karena saya takut saya diam aja, bahkan uang asuransi kecelakaan kerja sebesar 6000 dolar dan uang gaji saya sebesar 15 jutaan dirampas oleh Khalid, janjinya ketika pulang akan diberikan tapi sampai saat ini uang tersebut tidak juga diberikan” katanya

    Sebelumnya diinformasikan bahwa dalam proses penempatan mantan TKI malang ini direkrut oleh sponsornya saat berusia tujuh belas tahun dan saat itu ia masih belum memiliki kartu tanda penduduk. Tapi ironisnya meski intansi yang berwenang (BADUKCATPIL) belum menerbitkan kartu identitasnya, Bonita bisa melanjutkan proses penempatan dan kemudian bekerja di Yordania selama 2,6 tahun. dan bahkan ketika hasil test medikalnya dinyatakan unvit karena mengidap paru-paru.

    Menurut Caung orang tuanya, Sebelum lebaran kami sempat mengadukan kepada sponsor yang bernama Haji Nanang asal Desa Mekarmaya untuk menuntut hak-hak Bonita. Akhirnya Caung, Rusdi Kepala Dusun Krajan dan H. Nanang berangkat ke Batu Ampar Condet Jakarta Timur. Disana ia dipertemukan dengan Husni dan dijanjikan akan diurus hak-haknya. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan. Polres Karawang saat ini sedang mengusut tindakan pidana penempatan.

  2. Kami komunitas TKI Karawang di Riyadh ksa,dengan masalah berat yg silih berganti menimpa saudara kita TKW khususnya di saudi arabia untuk itu penempatan tkw harus di tutup saja bairkan tkl yg bekerja ke luar negri,wanita merupakan tiang agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>