Buruh Migran dengan Kontrak Lama Tidak Naik Gaji

Author

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Ilustrasi Gaji
Ilustrasi Gaji

Saya Atin Safitri, menjadi buruh migran di Taiwan sudah hampir sepuluh tahun. Di saat mendengarkan berita kenaikan gaji per 1 Juli kemarin saya merasa gembira. Ini yang saya tunggu-tunggu bertahun-tahun lamanya. Namun dengan alasan yang tidak saya tau, pemerintah mengetuk palu kenaikan gaji diundur per 1 September.

Setelah membaca berita kenaikan gaji tersebut berlaku hanya untuk kontrak baru saja, hati saya merasa gundah gulana tidak karuan. Hati ini memberotak dan ingin berteriak sekuat-kuatnya, tetapi tidak mungkin karena saya berada di rumah majikan. Saya merasa sakit tercabik-cabik, seakan-akan saya adalah anak tiri.

Pemerintah sendiri menyadari bahwa dalam kurun waktu 15-18 tahun gaji buruh migran sektor informal di Taiwan tidak ada kenaikan. Kemudian memberi perubahan kenaikan gaji dari semula NT15.840 menjadi NT17.000. Kenikan gaji tersebut tidak seberapa dibandingkan dengan harga barang-barang pokok.

Selain itu tidak berlaku oleh seluruh pekerja migran di sektor informal seluruhnya?
Perubahan harusnya bisa dirasakan semua. Apakah alasan pemerintah tentang hal ini? Apakah dengan hal ini sudah merasa puas?

Bercermin dari kebijakan perwakilan pemerintah Indonesia yang berada di Taiwan, bahwa perlindungan Buruh Migran Indonesia di Taiwan tidak jauh berbeda dari tahun-tahun lalu. Hal yang perlu diketaui dan yang paling peting adalah kenaikan gaji untuk sektor informal. Sampai saat ini sektor informal masih dalam gaji rendah, padahal biaya askes naik, kami juga menanggung inflasi harga barang-barang seperti orang lokal. Selain itu kenaikan harga barang-barang di Indonesia juga menambah beban. Kami ikut menanggung kenaikan harga tersebut.

Apakah pemerintah juga sudah memikirkan dampak atas tidak meratanya kenaikan gaji?

Hal ini hanya menambah permasalahan, tidak membuat perubahan yang sejati bagi seluruh buruh migran. Ini akan menjadi kecemburuan sosial bagi BMI/TKI. Bagaimana dengan BMI/TKI yang sudah bekerja di Taiwan bertahun-tahun lamanya, tetapi gaji tetap NT15.840?

Apakah dalam hal ini pemerintah menyuruh kami menerima apa adanya bagi BMI yang tidak naik gaji? Hal ini akan sulit kita terima.Kami berharap dari pihak perwakilan pemerintah Indonesia yang berada di Taiwan (KDEI) memberikan perlindungan yang bisa dinikmati bagi seluruh buruh migran Indonesia di Taiwan juga berikan kenaikan gaji bagi seluruh BMI di sektor informal.

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.