Sedang Proses Sambung Permit, TKI Ini Tetap Ditangkap Polisi Diraja Malaysia

Author

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Contoh Permit TKI atau Pekerja Migran di Malaysia
Contoh Permit TKI atau Pekerja Migran di Malaysia

Ubaidilah merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jawa yang bekerja di sektor binaan, ia pekerja berdokumen resmi yang ditahan Polisi Diraja Malaysia ketika ia sedang dalam proses sambung permit lewat Myeg. Pada 22 november 2016, Ubaidilah bersama dua orang kawan bekerjanya menikmati cuti kerja dengan menghabiskan waktu di sekitar angsana Johor yang terkenal dengan banyaknya penjual yang menjual makanan khas Indonesia. Ketika berjalan di sekitar angsana, mereka bertiga ditahan oleh polisi yang sedang melakukan razia di kawasan tersebut.

Ketiganya kemudian dibawa ke kantor polisi atas tuduhan tidak berdokumen perjalanan yang sah meskipun mereka sudah menunjukkan bukti adanya foto copy permit. Ketika ditahan, pada hari yang sama majikan datang dengan membawa beberapa dokumen asli untuk dua orang teman Ubaidilah, mereka kemudian dilepaskan. Malang bagi Ubaidilah, paspornya masih belum selesai SOP permit dan majikan hanya memiliki surat bukti penyambungan dari Myeg. Rayuan majikan pada polisi tidak terkabul, polisi menyatakan Ubaidilah bisa keluar dengan menunjukkan dokumen asli. Majikan sudah menguruskan, tetapi kasus Ubaidilah tetap berjalan.

Januari lalu, seluruh dokumen asli dan permit milik Ubaidilah sudah keluar. Majikan kembali berusaha untuk membebaskan Ubaidilah, tetapi nihil hasilnya. Alasannya, Ubaidilah telah habis masa nya karena lebih dari 14 hari dan bahkan sudah dijatuhi hukuman oleh mahkamah. Majikan tidak putus harapan, mengingat Ubaidilah adalah pekerja yang jujur dan cakap. Majikan kemudian menghubungi tim TKI di Johor untuk meminta solusi.

Perwakilan TKI Johor mengantar majikan Ubaidilah ke KJRI dengan harapan dapat bantuan hukum agar Ubaidilah dapat bebas ataupun dapat melakukan banding di pengadilan. Lagi-lagi hasilnya nihil, KJRI Johor memberikan jawaban jika hukuman sudah dijatuhkan mahkamah maka sudah tidak dapat dibantu. Dengan kata lain, Ubaidilah akan dideportasi sebagai tahanan tanpa dokumen meski ada bukti ia berdokumen sah.

Menurut Nasrikah, Koordinator Komunitas Serantau, sangat tidak adil bagi Ubaidilah atau pekerja migran lain yang bernasib sama. Hanya karena dokumen sambung masih dalam proses di Myeg, pekerja harus ditahan dan dideportasi. Nasrikah menilai tidak ada ada kerja sama antar instansi terkait di Malaysia, misalnya antara Myeg dan kepolisian.

“Bagaimana nasib pekerja yang sedang sambung permit? Dokumen apa yang harus mereka bawa untuk meyakinkan polisi? Pada siapa Ubaidilah harus meminta pertanggung jawaban jika ia sampai dideportasi?,” ujar Nasrikah.

Majikan Ubaidilah terus berusaha meski KJRI Johor Bahru menyatakan tidak ada jalan keluar untuk membantu Ubaidilah. Saat ini majikan meminta bantuan hukum pada Tenaganita dan berharap agar Ubaidilah segera dibebaskan, karena kemungkinan bulan Maret 2017 adalah masa deportasi tahanan.

Selain Ubaidilah, ada kisah dari Ruri, pekerja migran yang berprofesi sebagai cleaning service yang sedang mengikuti program re-hiring. Ia ditahan oleh seorang polisi yang melakukan razia di sekitar Stadiun Larkin. Ruri mengeluarkan dokumen berupa slip PATI, polisi sempat tidak percaya dan akan membawa Ruri ke kantor polisi. Nasib baik bagi Ruri, ia menelpon majikan dan mengatakan kondisi, majikan kemudian menyarakan Ruri untuk ikut ke kantor polisi dan majikan akan datang untuk menyelesaikan masalahnya. Mendengar ucapan majikan, polisi kemudian melepaskan.

5 komentar untuk “Sedang Proses Sambung Permit, TKI Ini Tetap Ditangkap Polisi Diraja Malaysia

  1. Kasus Ubaidillah dalam proses permohonan Semakan Kehakiman di Mahkamah Tinggi Johor Baru. Mohon doa nya moga berhasil.

  2. Itu lah polos malaysia. Asyik caru slah orang asing. Klau gaji u rendah. Tak payah lah jadu polis. Kalau nak naik pangkat. Cari cara yang baik. Jangan main hakim sendiri

  3. Kasus seperti di atas, sampai skrng masih lg terjadi. Entah lah bagaimana sistem kerja Myeg semenjak peyambungan permit secara online proses peyambungan permit setiap tahun selalu lambat selesai… Seharusnya malah cepat kan..??

  4. Kejadian itu sm dg yg saya alami bersama 7 kawan saya padahal kita dah menunjukkan bahwa permit sdg dlm proses dg melampirkan bukti 2 tp kami tetap ditahan dan karena majikan terlambat 30mnt datang kami CV tetap dimasukkan dalam kokap sampai 5 hari dan hanya boleh pake celana dalam tanpa baju. Duit kamipun ada yg diminta SM oknum polis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.