News

KJRI Hong Kong Pertemukan Komunitas BMI dengan Konjen Baru

Author

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Diskusi Komunitas BMI dengan Konjen baru di Hong Kong
Diskusi Komunitas BMI dengan Konjen baru di Hong Kong

Minggu, (2/10/2016) dua orang perwakilan dari SBMI Hong Kong menghadiri undangan di KJRI. Dalam forum tersebut hadir Tri Tharyat, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong, Hermono, selaku Sestama BNP2TKI dan Teguh, Deputi Kepala Perlindungan BNP2TKI. Acara yang diselenggarakan di Ruang Ramayana tersebut membahas beberapa hal pokok mengenai kondisi buruh migran di Hong Kong sebagai berikut ini:

  1. Pihal KJRI akan mengatasi antrian panjang dengan cara menambah loket dan penambahan staf. Aplikasi Pelayanan KJRI Hong Kong untuk membooking paspor saat ini sudah bisa diunduh melalui Playstore.
  2. KJRI akan menegur staf pelayanan yang kasar atau kurang profesional saat melayani buruh migran.
  3. KJRI akan menambah staf hotline yang sedang diusahakan dengan cara kerja sama dengan pihak imigrasi.
  4. KJRI akan membuka loket di jam istirahat untuk terus memaksimalkan pelayanan walaupun dilakukan dengan cara istirahat staf yang bergilir.
  5. KJRI juga akan mengganti sistem yang mana pihak KJRI akan memegang penuh kendali data dari BMI dan agensi untuk menghindari agensi nakal.
  6. Mengenai overcharging, selama ini pihak KJRI belum bisa menemukan solusi kasus overcharging.
  7. Kontrak mandiri disetujui dengan persyaratan menyusul. Kontrak mandiri berlaku hanya dengan satu majikan, artinya hanya dari majikan awal, bukan kontrak baru lalu ganti majikan.
  8. MoU koreksi data paspor belum bisa disampaikan karena masih menunggu pertemuan untuk berdialog langsung dengan Chief Executive HK.

Tulisan ini ditandai dengan: buruh migran Hong Kong konjen hong kong konsulat jenderal 

Belum ada komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.