{"id":9162,"date":"2013-03-28T05:02:20","date_gmt":"2013-03-28T05:02:20","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=9162"},"modified":"2019-04-15T14:59:25","modified_gmt":"2019-04-15T07:59:25","slug":"menuai-makmur-bisnis-jamur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Menuai Makmur Bisnis Jamur"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9162\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_9164\" aria-describedby=\"caption-attachment-9164\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-9164\" title=\"Usaha jamur menjadi salah satu bisnis andalan kelompok usaha buruh migran Qurrota A\u2019yuun.\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur-300x211.png\" alt=\"Usaha jamur menjadi salah satu bisnis andalan kelompok usaha buruh migran Qurrota A\u2019yuun.\" width=\"300\" height=\"211\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-9164\" class=\"wp-caption-text\">Usaha jamur menjadi salah satu bisnis andalan kelompok usaha buruh migran Qurrota A\u2019yuun.<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Sebelumnya tak pernah terpikir dalam benak Ranis (45), bahwa dia, dan beberapa rekan purna buruh migran di Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap mampu melakukan budidaya Jamur. Namun sekarang ini, pekarangan seluas 15 ubin di belakang rumah Ranis penuh dengan <em>polybag<\/em> jamur, baik yang sudah berproduksi maupun yang masih dalam masa inkubasi.<\/p>\n<p>Reporter Jejak Migran pun sempat berinteraksi dengan beberapa perempuan dan pria,yang sedang bekerja di tungku perebusan polybag jamur tiram. Saat di temui di ruang berukuran 5X6 meter, para pekerja tersebut sedang melakukan proses perebusan yang menggunakan api dari dua tungku.\u201cIya mas, kami sedang merebus polybag. Ini sudah enam jam. Dua jam lagi selesai,\u201d ujar Ranis, membuka percakapan pada siang yang panas itu.<\/p>\n<p>Beberapa waktu kemudian, Ranis dan 5 rekan lainnya mematikan api,dan membuka tutup drum yang berisi polybag yang tengah direbus. \u201cIni masih harus ditiriskan dulu sedikitnya enam jam. Baru setelah itu bisa ditebar bibit jamur,\u201d jelasnya, sambil membuka plastik tutup drum setabal delapan milimeter.<\/p>\n<p>Dua tungku semen bata berbahan bakar gergajian kayu, plester 5 x 2 meter tempat mengompos dan membuat <em>polybag<\/em>, drum bekas oli, beberapa karung bekas wadah gergajian kayu, dan botol berisi pasir adalah beberapa peralatan yang dipakai untuk memproduksi jamur. Kelompok ini mampu memproduksi hingga 17 kilogram per hari, dengan rata-rata produksi antara 7 hingga 13 kilogram jamur tiram siap jual per hari.<\/p>\n<p>Dengan harga Rp 10 ribu per kilogram kepada bakul pasar, kelompok ini mampu meraih penghasilan kotor Rp 170 ribu per hari. Jika dijual eceran bahkan mencapai Rp 12 ribu per kilogram. Tak pelak, tiap bulan kelompok ini meraup pendapatan kotor hingga Rp 6 juta per bulan. \u201cBulan Ramadhan hingga setelah lebaran idul fitri lalu bahkan sampai Rp 16 ribu per kilogram,\u201d tambahnya, bungah.<\/p>\n<p>Kelompok Qurrota A\u2019yuun ini memang patut untuk berbangga diri. Pada awalnya mereka tidak pernah menyangka bisa membbudidayakan jamur. Bagi mereka, jamur tiram seolah ilmu yang tak tergapai. Namun di pertengahan 2011 lalu, mereka mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Cilacap dalam Program Pemberdayaan Buruh Migran Perempuan di Daerah Asal.\u201cTernyata membuat jamur tiram itu mudah. Kita hanya tidak tahu saja sehingga kelihatan sulit,\u201d urai Ranis.<\/p>\n<p>Peralatan yang diperlukan pun terhitung murah, sungguh terjangkau. Selain beberapa peralatan yang disebut diatas, Kelompok Qurrota A\u2019yuun memanfaatkan ruang berukuran 12 x 10 meter sebagai kumbung produksi. Lantainya tanah dindingnya pun hanya dilapisi plastik mulsa yang mudah ditemukan di pasaran dengan harga murah dan atapnya terbuat dari rumbia.<\/p>\n<p>Kendati terlihat mudah, bukan berarti tak ada aral yang dihadapi Kelompok Qurrota A\u2019yuun. Beberapa yang kerap terjadi adalah penurunan semangat anggota kelompok. Seringkali anggota kelompok merasa puas setelah menyelesaikan kerja pembuatan jamur. Padahal, standar operasional budidaya jamur adalah tetap memproduksi <em>polybag<\/em> kendati ruangan telah penuh. Pasalnya setelah jamur dipanen tiga kali, maka <em>polybag<\/em> mesti diafkir.\u201cTiba-tiba <em>polybag<\/em> sudah tidak berpoduksi lagi dan harus dibuang. Padahal belum bikin lagi, makanya produksi jamurnya fluktuatif, belum stabil,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Selain persoalan itu, Kelompok Qurrota A\u2019yuun juga masih terkendala peralatan yang amat sederhana. Perebusan polybag misalnya. Karena menggunakan gergajian kayu, selama delapan jam tungku mesti diawasi terus menerus, jangan sampai api terlalu besar atau mati. Sebab kestabilan api merupakan kunci sterilisasi jamur. Jika tidak steril, niscaya jamur tiram tidak akan tumbuh. Mereka mendamba alat rebus yang lebih mendukung,seperti menggunakan bahan bakar gas elpiji.<\/p>\n<p>Setelah lihai membudidayakan jamur tiram, Kelompok Qurrota A\u2019yuun juga berharap bisa membuat bibit jamur sendiri. Sebab, saat ini mereka hanya bisa membeli bibit jamur di Daerah Wangon Kabupaten Banyumas, yang berjarak lebih dari 60 kilometer. Jika bisa membuat sendiri, mereka tidak perlu direpotkan perjalanan jauh yang cukup menguras biaya dan tenaga ini.\u201cKami ingin mendapat pelatihan pembuatan bibit agar bisa membuat bibitnya sendiri. Dengan demikian bisa mengurangi biaya produksi,\u201d tambah Rasin.<\/p>\n<p>Namun pembuatan bibit ini pun cukup sulit. Dengan peralatan yang dimilikinya sekarang, kelompok ini belum mampu membuat bibit jamur tiram. Sebab, media F2 jamur tiram siap tebar harus dibuat dari biji-bijian yang dioven. Mereka belum memiliki oven yang diperlukan dalam pembuatan bibit itu. \u201cKami berharap agar semua pihak bisa mendukung upaya kami membudidayakan jamur tiram. Dengan perlatan yang lebih lengkap kami yakin bisa menambah kapasitas produksi dan membudidayakan lebih banyak lagi,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Kendati masih berupa impian, Kelompok Qurrota A\u2019yuun juga berencana melakukan pengelolaan pasca panen dengan membuat aneka panganan berbahan baku jamur. Seperti Jamur Crispy, pepes jamur, dan juga jamur yang diawetkan dengan jalan pengeringan. \u201cKami yakin prospek jamur ke depan masih terbuka lebar. Apalagi jika bisa membuat jamur crispy. Ini akan menaikkan harga jamur dan lebih banyak menyerap tenaga kerja,\u201d tutupnya dengan nada optimis.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9162\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Sebelumnya tak pernah terpikir dalam benak Ranis (45), bahwa dia, dan beberapa rekan purna buruh migran di Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap mampu melakukan budidaya Jamur. Reporter Jejak Migran pun sempat berinteraksi dengan beberapa perempuan dan pria,yang sedang bekerja di tungku perebusan polybag jamur tiram.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9164,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4911],"tags":[2078,2079,2076,364,2077,813,2075,2072],"class_list":["post-9162","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-wirausaha","tag-kelompok-usaha-buruh-migran","tag-kelompok-usaha-tki","tag-kewirausahaan-tki","tag-lakpesdam-nu-cilacap","tag-qurrota-ayuun","tag-tki-cilacap","tag-usaha-jamur","tag-usaha-tki-cilacap"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Menuai Makmur Bisnis Jamur - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Menuai Makmur Bisnis Jamur - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Sebelumnya tak pernah terpikir dalam benak Ranis (45), bahwa dia, dan beberapa rekan purna buruh migran di Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap mampu melakukan budidaya Jamur. Reporter Jejak Migran pun sempat berinteraksi dengan beberapa perempuan dan pria,yang sedang bekerja di tungku perebusan polybag jamur tiram.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-03-28T05:02:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-15T07:59:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"340\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"240\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Akhmad Fadli\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Akhmad Fadli\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/\"},\"author\":{\"name\":\"Akhmad Fadli\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/6107fbc0ef1708e0cfb9542db37e3ade\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Menuai Makmur Bisnis Jamur\",\"datePublished\":\"2013-03-28T05:02:20+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-15T07:59:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/\"},\"wordCount\":768,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png\",\"keywords\":[\"kelompok usaha buruh migran\",\"kelompok usaha TKI\",\"Kewirausahaan TKI\",\"LAKPESDAM-NU Cilacap\",\"Qurrota A'yuun\",\"TKI Cilacap\",\"Usaha Jamur\",\"usaha TKI Cilacap\"],\"articleSection\":[\"Economy and Entrepeneur\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/\",\"name\":\"[:id]Menuai Makmur Bisnis Jamur[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png\",\"datePublished\":\"2013-03-28T05:02:20+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-15T07:59:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png\",\"width\":340,\"height\":240,\"caption\":\"Usaha jamur menjadi salah satu bisnis andalan kelompok usaha buruh migran Qurrota A\u2019yuun.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menuai Makmur Bisnis Jamur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/6107fbc0ef1708e0cfb9542db37e3ade\",\"name\":\"Akhmad Fadli\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e501cb13d04cf4c5953d6b36088eeace0f85e150ab7f715fe760737f667547cd?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e501cb13d04cf4c5953d6b36088eeace0f85e150ab7f715fe760737f667547cd?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Akhmad Fadli\"},\"description\":\"Pengelola Pusat Teknologi Komunitas Rumah Internet untuk TKI (PTK Mahnettik) Cilacap. Selain aktif sebagai kontributor Pusat Sumber Daya Buruh Migran wilayah Cilacap, juga bergiat di Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) NU Cilacap.\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/akhmadfadli\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Menuai Makmur Bisnis Jamur - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Menuai Makmur Bisnis Jamur - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Sebelumnya tak pernah terpikir dalam benak Ranis (45), bahwa dia, dan beberapa rekan purna buruh migran di Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap mampu melakukan budidaya Jamur. Reporter Jejak Migran pun sempat berinteraksi dengan beberapa perempuan dan pria,yang sedang bekerja di tungku perebusan polybag jamur tiram.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2013-03-28T05:02:20+00:00","article_modified_time":"2019-04-15T07:59:25+00:00","og_image":[{"width":340,"height":240,"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png","type":"image\/png"}],"author":"Akhmad Fadli","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Akhmad Fadli","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/"},"author":{"name":"Akhmad Fadli","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/6107fbc0ef1708e0cfb9542db37e3ade"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Menuai Makmur Bisnis Jamur","datePublished":"2013-03-28T05:02:20+00:00","dateModified":"2019-04-15T07:59:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/"},"wordCount":768,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png","keywords":["kelompok usaha buruh migran","kelompok usaha TKI","Kewirausahaan TKI","LAKPESDAM-NU Cilacap","Qurrota A'yuun","TKI Cilacap","Usaha Jamur","usaha TKI Cilacap"],"articleSection":["Economy and Entrepeneur"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/","name":"[:id]Menuai Makmur Bisnis Jamur[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png","datePublished":"2013-03-28T05:02:20+00:00","dateModified":"2019-04-15T07:59:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/usaha-jamur.png","width":340,"height":240,"caption":"Usaha jamur menjadi salah satu bisnis andalan kelompok usaha buruh migran Qurrota A\u2019yuun."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/03\/28\/menuai-makmur-bisnis-jamur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menuai Makmur Bisnis Jamur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/6107fbc0ef1708e0cfb9542db37e3ade","name":"Akhmad Fadli","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e501cb13d04cf4c5953d6b36088eeace0f85e150ab7f715fe760737f667547cd?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e501cb13d04cf4c5953d6b36088eeace0f85e150ab7f715fe760737f667547cd?s=96&d=mm&r=g","caption":"Akhmad Fadli"},"description":"Pengelola Pusat Teknologi Komunitas Rumah Internet untuk TKI (PTK Mahnettik) Cilacap. Selain aktif sebagai kontributor Pusat Sumber Daya Buruh Migran wilayah Cilacap, juga bergiat di Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) NU Cilacap.","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/akhmadfadli\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9162","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9162"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9162\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23186,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9162\/revisions\/23186"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9164"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}