{"id":7972,"date":"2012-10-31T14:54:28","date_gmt":"2012-10-31T14:54:28","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=7972"},"modified":"2019-04-23T10:33:14","modified_gmt":"2019-04-23T03:33:14","slug":"bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\nFeri dan Nana berangkat kembali ke Hong Kong tanggal 21 Oktober 2012 setelah mengambil cuti satu bulan di Indonesia. Saat cuti, mereka berniat untuk mengurus KTKLN di kantor BP3TKI Semarang (1\/10\/2012). Namun  rencana mereka gagal karena pihak BP3TKI tidak menerima pengajuan pembuatan KTKLN dengan alasan harus melalui PJTKI untuk mengurusnya. BP3TKI  Semarang  menyarankan mereka untuk masuk ke salah satu PJTKI di Semarang.  PTJKI meminta uang Rp 2 juta untuk pembuatan KTKLN. Feri dan Nana tentu saja menolaknya. Saat ditanya  uangnya untuk apa saja, mereka tidak bisa menjelaskan alasannya.<br \/>\n21 Oktober 2012, Feri dan Nana berangkat dengan  rute penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Semarang &#8211; Bandara Soekarno Hatta \u2013 Hong Kong.  Saat chek in di Semarang, petugas dari maskapai Garuda meminta mereka untuk menunjukkan KTKLN. Mereka menjawab tidak punya dan berniat akan mengurus saat tiba di bandara Jakarta. Pihak Garuda minta agar keduanya membuat Surat Pernyataan karena TIDAK PUNYA KTKLN. Petugas Garuda bahkan sempat mengantar keduanya ke konter BP3TKI Semarang dan disuruh membuat Surat Pernyataan dengan membeli materai yang sudah disediakan petugas. Petugas mengatakan bahwa jika di Bandara Soekarno Hatta tidak membuat KTKLN, maka penerbangan keduanya akan dibatalkan atau ditunda.<br \/>\nSetiba di bandara Jakarta, pihak Garuda kembali menanyakan KTKLN dan mereka menjawab kalau tidak punya. Lalu  disarankan untuk mengurus di kantor BNP2TKI  bandara  kalau tidak maka penerbangan mereka akan dibatalkan. Ternyata pihak BNP2TKI kembali mempersulit mereka dan saat ditanya apa fungsi dari KTKLN, petugas malah marah-marah.<br \/>\nKarena waktu yang semakin mepet, akhirnya mereka  menghubungi Abdul Rohim Sitorus, Konsultan Hukum dari  Yogjakarta yang sering dimintai bantuan para TKI yang bermasalah. Feri menelepon Abdul untuk berbicara langsung dengan pihak Garuda. Abdul meminta Garuda bersikap dan bertindak profesional sesuai tugas dan kewenangannya dan jangan sampai  BMI menggugat GARUDA secara hukum.<br \/>\nPihak Garuda akhirnya meloloskan keduanya tanpa KTKLN. Saat pengecekan di Imigrasi, kembali Feri mengalami kesulitan karena Imigrasi juga menanyakan KTKLN. Kembali Feri menghubungi Abdul untuk bicara langsung dengan petugas Imigrasi. Setelah berdebat akhirnya Feri lolos tanpa KTKLN, pun juga dengan Nana yang lolos tanpa ditanya soal KTKLN oleh petugas Imigrasi.<br \/>\nSepertinya KTKLN sampai saat ini masih terus menjadi hantu para BMI yang mengambil cuti pulang ke tanah air. KTKLN telah menjadi lahan empuk para petugas nakal. Dengan menakut-nakuti tidak akan meloloskan BMI yang tidak memiliki KTKLN dan alasan lain yang tidak masuk akal. Anehnya, ada juga BMI yang meskipun telah memiliki KTKLN namun tetap dipersulit dengan alasan KTKLN belum di validasi.<br \/>\nBagi BMI yang tidak memiliki KTKLN maupun yang sudah memiliki KTKLN dan mengalami kesulitan saat di Bandara, silahkan menghubungi nomor ini: +6281229033381, +628175419601 atas nama Abdul Rohim Sitorus. Atau bisa ADD Facebook dengan nama yang sama.<br \/>\n<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7972\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>21 Oktober 2012, Feri dan Nana berangkat dengan rute penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Semarang-Bandara Soekarno Hatta \u2013 Hong Kong. Saat chek in di Semarang, petugas dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia meminta mereka untuk menunjukkan KTKLN. Hal semacam ini aneh, karena tidak ada landasan hukum bagi Garuda Indonesia untuk memeriksa dan menanyakan KTKLN.<\/p>\n","protected":false},"author":106,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[860],"tags":[926,88,99,1763,354,1764,698],"class_list":["post-7972","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-bandara-soekarno-hatta","tag-bnp2tki","tag-buruh-migran","tag-garuda-indonesia","tag-ktkln","tag-maskapai-garuda-indonesia","tag-tki"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) 21 Oktober 2012, Feri dan Nana berangkat dengan rute penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Semarang-Bandara Soekarno Hatta \u2013 Hong Kong. Saat chek in di Semarang, petugas dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia meminta mereka untuk menunjukkan KTKLN. Hal semacam ini aneh, karena tidak ada landasan hukum bagi Garuda Indonesia untuk memeriksa dan menanyakan KTKLN.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2012-10-31T14:54:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-23T03:33:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fera Nuraini\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fera Nuraini\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Fera Nuraini\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/8d6097ed21b828f87cd46acc15637594\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia\",\"datePublished\":\"2012-10-31T14:54:28+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-23T03:33:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/\"},\"wordCount\":1088,\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png\",\"keywords\":[\"bandara soekarno-hatta\",\"BNP2TKI\",\"buruh migran\",\"Garuda Indonesia\",\"KTKLN\",\"maskapai Garuda Indonesia\",\"tenaga kerja indonesia\"],\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/\",\"name\":\"[:id]Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png\",\"datePublished\":\"2012-10-31T14:54:28+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-23T03:33:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/8d6097ed21b828f87cd46acc15637594\",\"name\":\"Fera Nuraini\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6660e3e06e63df2f334d8d47c66fa86ffdeb552dd4a9bc0e0e1911f9b5140479?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6660e3e06e63df2f334d8d47c66fa86ffdeb552dd4a9bc0e0e1911f9b5140479?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fera Nuraini\"},\"description\":\"Pekerja migran di Hong Kong ini menggemari dunia penulisan dan pewartaan warga. Selain menjadi kontributor Pusat Sumber Daya Buruh Migran, ia juga aktif di beberapa media komunitas.\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/feranuraini\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) 21 Oktober 2012, Feri dan Nana berangkat dengan rute penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Semarang-Bandara Soekarno Hatta \u2013 Hong Kong. Saat chek in di Semarang, petugas dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia meminta mereka untuk menunjukkan KTKLN. Hal semacam ini aneh, karena tidak ada landasan hukum bagi Garuda Indonesia untuk memeriksa dan menanyakan KTKLN.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2012-10-31T14:54:28+00:00","article_modified_time":"2019-04-23T03:33:14+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"Fera Nuraini","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fera Nuraini","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/"},"author":{"name":"Fera Nuraini","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/8d6097ed21b828f87cd46acc15637594"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia","datePublished":"2012-10-31T14:54:28+00:00","dateModified":"2019-04-23T03:33:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/"},"wordCount":1088,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png","keywords":["bandara soekarno-hatta","BNP2TKI","buruh migran","Garuda Indonesia","KTKLN","maskapai Garuda Indonesia","tenaga kerja indonesia"],"articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/","name":"[:id]Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png","datePublished":"2012-10-31T14:54:28+00:00","dateModified":"2019-04-23T03:33:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/migrasi-300x204.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2012\/10\/31\/bnp2tki-soal-ktkln-tki-hong-kong-dipersulit-garuda-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"(Bahasa Indonesia) Soal KTKLN, TKI Hong Kong Dipersulit Garuda Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/8d6097ed21b828f87cd46acc15637594","name":"Fera Nuraini","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6660e3e06e63df2f334d8d47c66fa86ffdeb552dd4a9bc0e0e1911f9b5140479?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6660e3e06e63df2f334d8d47c66fa86ffdeb552dd4a9bc0e0e1911f9b5140479?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fera Nuraini"},"description":"Pekerja migran di Hong Kong ini menggemari dunia penulisan dan pewartaan warga. Selain menjadi kontributor Pusat Sumber Daya Buruh Migran, ia juga aktif di beberapa media komunitas.","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/feranuraini\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7972","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/106"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7972"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7972\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23985,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7972\/revisions\/23985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7972"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7972"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7972"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}