{"id":26558,"date":"2020-04-30T11:18:17","date_gmt":"2020-04-30T04:18:17","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=26558"},"modified":"2020-05-04T12:25:25","modified_gmt":"2020-05-04T05:25:25","slug":"siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26558\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Siti Barokah, S.Pd.I (40 tahun) membuktikan bahwa menjadi pekerja migran tidak menghalanginya untuk belajar dan berkarya.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Siti, demikian sapaan akrabnya, merupakan salah satu pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong asal Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Gelar sarjana yang disandangnya tidak menjadi penghalang baginya untuk bekerja ke luar negeri sebagai PMI. Justru dia ingin membuktikan bahwa PMI juga dapat belajar, berkarya dan merencanakan masa depan yang lebih baik.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Siti berangkat ke Hongkong pada tanggal 28 Agustus 2015. Meskipun harus meninggalkan ketiga orang anaknya, dia tetap yakin untuk mengais rejeki di negara Hong Kong. Selain ingin melunasi hutangnya, dia juga ingin mencari modal usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Aktif Mengikuti Kegiatan dan Buka Usaha Online<\/b><\/p>\n<figure id=\"attachment_26559\" aria-describedby=\"caption-attachment-26559\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-26559 size-medium\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM-300x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM-300x300.jpeg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM-150x150.jpeg 150w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-26559\" class=\"wp-caption-text\">Siti dan produk jualannya<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berbagai kegiatan positif dia ikuti saat hari libur. Siti juga mulai merintis bisnis <i>online shop<\/i> lintas negara Indonesia-Hong Kong. Banyak barang yang dia tawarkan mulai dari kuliner maupun produk Indonesia.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u201cTeman-teman sesama PMI juga sering memesan produk tanah air, sebagai pengobat rindu kampung halaman. Online shop ini juga kebetulan didukung dengan usaha jasa paket Indonesia-Hong Kong milik suami saya,\u201d ungkap Siti kepada Tim Redaksi Buletin Komunitas Pekerja Migran Indonesia (KOPI) Pondok pada Rabu (29\/04\/19). <span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Bukan hanya berbisnis di online shop, Siti juga giat belajar online dan mengikuti berbagai kursus ketrampilan. Beberapa kursus yang pernah dia ikuti di antaranya adalah kursus kecantikan, terapi pijat dan body spa.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Siti juga mengungkapkan bahwa dia memiliki cita-cita membuka usaha salon dan SPA, ketika dia sudah pulang ke tanah air. Oleh karena itu, Siti berusaha bijak dalam mengelola keuangan hasil kerjanya sebagai pekerja migran Indonesia (PMI). Selain untuk kebutuhan primer yaitu membangun rumah, Siti juga rajin menabung untuk mewujudkan cita-citanya. Bahkan dia mencari penghasilan tambahan di hari libur dengan membuka jasa terapi. Dari usaha sampingan ini, Siti mendapatkan penghasilan tambahan untuk tabungannya.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Mengumpulkan Modal Usaha<\/b><\/p>\n<p>Demi mewujudkan cita-citanya membangun usaha salon, Siti bekerjakeras sampai saat ini dengan mencoba beragam usaha.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.18-PM.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-26561 alignleft\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.18-PM-225x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.18-PM-225x300.jpeg 225w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.18-PM.jpeg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><\/a><\/p>\n<p>\u201cSaya tidak akan selamanya menjadi PMI, suatu saat harus berada di zona aman yaitu kembali ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga dan membuka usaha. Saya juga berharap teman-teman PMI yang lain agar mampu memanfaatkan waktu dan penghasilannya dengan bijak,\u201d jelas Siti.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Menurut Siti, begitu banyaknya kegiatan yang dinisiasi beragam lembaga untuk PMI di Hong Kong. Sehingga PMI bisa mengambil peluang ini untuk memperkuat kapasitas mereka, bijak dalam menggunakan waktu luang, terus belajag mengasah ketrampilan, dan rajin menabung.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u201cJadi, ketika tida saatnya kembali ke tanah air, maka dia sudah siap mental, ketrampilan dan modal usaha. Paling tidak, sudah ada gambaran, apa yang akan dilakukan sesampai di rumah. Sehingga uang hasil jerih payah selama di luar negeri tidak habis begitu saja melainkan bisa untuk modal usaha.\u201d[]<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Siti Barokah, S.Pd.I (40 tahun) membuktikan bahwa menjadi pekerja migran tidak menghalanginya untuk belajar dan berkarya.\u00a0 Siti, demikian sapaan akrabnya, merupakan salah satu pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong asal Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Gelar sarjana yang disandangnya tidak menjadi penghalang baginya untuk &hellip; <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/\">Continued<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":733,"featured_media":26559,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4906],"tags":[4820,586,587,5306],"class_list":["post-26558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosok","tag-pmi","tag-pondok","tag-ponorogo","tag-siti-barokah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Siti Barokah, S.Pd.I (40 tahun) membuktikan bahwa menjadi pekerja migran tidak menghalanginya untuk belajar dan berkarya.\u00a0 Siti, demikian sapaan akrabnya, merupakan salah satu pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong asal Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Gelar sarjana yang disandangnya tidak menjadi penghalang baginya untuk &hellip; Continued\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-04-30T04:18:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-05-04T05:25:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Arif Yulianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arif Yulianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/\"},\"author\":{\"name\":\"Arif Yulianto\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/419e9adf7b6a5acc9b8b5b05012e21b7\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok\",\"datePublished\":\"2020-04-30T04:18:17+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-04T05:25:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/\"},\"wordCount\":456,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg\",\"keywords\":[\"PMI\",\"pondok\",\"Ponorogo\",\"Siti Barokah\"],\"articleSection\":[\"Figure\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/\",\"name\":\"[:id]Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-04-30T04:18:17+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-04T05:25:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg\",\"width\":720,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/419e9adf7b6a5acc9b8b5b05012e21b7\",\"name\":\"Arif Yulianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3e9d0b3c75184fa81a0f25725db8a4e27db41837118c6973b9ed60a28e2aad69?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3e9d0b3c75184fa81a0f25725db8a4e27db41837118c6973b9ed60a28e2aad69?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Arif Yulianto\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/arif-yulianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Siti Barokah, S.Pd.I (40 tahun) membuktikan bahwa menjadi pekerja migran tidak menghalanginya untuk belajar dan berkarya.\u00a0 Siti, demikian sapaan akrabnya, merupakan salah satu pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong asal Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Gelar sarjana yang disandangnya tidak menjadi penghalang baginya untuk &hellip; Continued","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2020-04-30T04:18:17+00:00","article_modified_time":"2020-05-04T05:25:25+00:00","og_image":[{"width":720,"height":720,"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Arif Yulianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Arif Yulianto","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/"},"author":{"name":"Arif Yulianto","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/419e9adf7b6a5acc9b8b5b05012e21b7"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok","datePublished":"2020-04-30T04:18:17+00:00","dateModified":"2020-05-04T05:25:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/"},"wordCount":456,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg","keywords":["PMI","pondok","Ponorogo","Siti Barokah"],"articleSection":["Figure"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/","name":"[:id]Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg","datePublished":"2020-04-30T04:18:17+00:00","dateModified":"2020-05-04T05:25:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/WhatsApp-Image-2020-04-29-at-4.06.26-PM.jpeg","width":720,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/04\/30\/siti-barokah-pekerja-migran-aktivis-sekaligus-wirausaha-asal-pondok\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"(Bahasa Indonesia) Siti Barokah: Pekerja Migran, Aktivis, sekaligus Wirausaha asal Pondok"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/419e9adf7b6a5acc9b8b5b05012e21b7","name":"Arif Yulianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3e9d0b3c75184fa81a0f25725db8a4e27db41837118c6973b9ed60a28e2aad69?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3e9d0b3c75184fa81a0f25725db8a4e27db41837118c6973b9ed60a28e2aad69?s=96&d=mm&r=g","caption":"Arif Yulianto"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/arif-yulianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/733"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26558"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26569,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26558\/revisions\/26569"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}