{"id":26375,"date":"2020-01-01T13:18:06","date_gmt":"2020-01-01T06:18:06","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=26375"},"modified":"2020-02-12T13:22:10","modified_gmt":"2020-02-12T06:22:10","slug":"pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26375\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_26376\" aria-describedby=\"caption-attachment-26376\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-26376\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A-300x200.jpeg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A-768x511.jpeg 768w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-26376\" class=\"wp-caption-text\">Dialog publik tentang pemberdayaan perempuan dan kesehatan reproduksi, Minggu, 24\/11\/2019<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu tujuan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri adalah mengubah taraf hidup dan perekonomian keluarga menjadi lebih baik. Namun demikian, ada juga PMI yang\u00a0 kurang bernasib baik dan memiliki masalah, seperti terjerat hutang, persoalan ketenagakerjaan maupun persoalan kesehatan. Berangkat dari banyaknya permasalahan yang dihadapi PMI di Hong Kong, Peduli Kasih yang berkolaborasi dengan Voice of Migrants (VoM), Komunitas Katolik Indonesia Hong Kong (KKIHK), Pathfinder, Enrich dan juga Mission for Ethnic Minorities Sexual Health (MESH), mengadakan dialog publik tentang pemberdayaan perempuan dan kesehatan reproduksi, Minggu, 24\/11\/2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perwakilan dari Pathfinder, Lily Wong dan Aline, memberikan pemaparan tentang pencegahan kehamilan dan aborsi di kalangan PMI di Hong Kong. Kehamilan di kalangan pekerja migran di negara tujuan penempatan seringkali dianggap sebagai sesuatu yang memalukan. Tak jarang pekerja migran ingin menyembunyikan kehamilan atau bahkan menggugurkan kandungan dengan meminum obat-obatan. Padahal, aborsi dan membuang bayi di Hong Kong adalah melanggar ketentuan hukum.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika mendapati hamil di negara tujuan penempatan, PMI perlu bersikap tenang karena masih berhak untuk bekerja, mendapat cuti hamil dan melahirkan di Hong Kong. PMI yang hamil masih dapat bekerja dengan kesepakatan dan persetujuan majikan. Majikan juga tidak boleh memutuskan kontrak kerja secara sepihak tanpa memberi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">one month notice <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(pemberitahuan sebulan sebelum pemutusan hubungan kerja). Jika majikan ingin memutuskan kontrak kerja saat pekerja migran hamil, mereka harus memenuhi hak dan kewajiban pekerja migran. Jika sobat migran mendapati majikan memutus kontrak pada PMI yang hamil tanpa memenuhi hak dan kewajiban, maka NGO Hong Kong seperti Equal Opportunities Commission (EOC) dan Pathfinder dapat membantu menyelesaikan kasus tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perwakilan dari MESH, berbicara pencegahan penularan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Human <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Immunodeficiency Virus <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(H<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">IV\/AIDS). HIV bukanlah penyakit genetis sehingga penularan penyakit ini dapat dicegah. Di Hong Kong, terdapat beberapa klinik milik pemerintah dan swasta yang dapat menerima PMI yang ingin memeriksakan HIV\/AIDS dengan biaya yang murah, terjangkau dan bahkan gratis.\u00a0 Teman-teman pekerja migran cukup menghubungi WhatsApp <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hotline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> 5226 8547 untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">booking <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pemeriksaan HIV\/ AIDS. Pengelola\u00a0 hotline tersebut akan membalas dan memberikan petunjuk serta jadwal pemeriksaan. Pasien juga dapat memilih waktu yang disesuaikan dengan jadwalnya. Seseorang yang terkena HIV\/ AIDS di Hong Kong mendapat subsidi dari pemerintah dengan layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hotline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> konsultasi di tiga rumah sakit khusus.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Anastasya, perwakilan dari Enrich, memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang keuangan serta pemberdayaan diri bagi pekerja migran di Hong Kong. Enrich mendorong pekerja migran di Hong Kong agar mengutamakan tujuan awal dan target bekerja di Hong Kong. Anastasya mengatakan agar pekerja migran mengutamakan tujuan dan target kerja terlebih dulu. Jika memiliki hutang, bayar hutang terlebih dahulu, buat catatan dan anggaran belanja dan target berapa tahun akan bekerja di Hong Kong.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cEnrich juga menawarkan konsultasi gratis bagi PMI di Hong Kong dan dijamin semua rahasia aman di tangan para konselor,\u201d ujar Anastasya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Enrich memiliki beberapa kelas yang dapat dimanfaatkan oleh pekerja migran yakni:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengelola keuangan dengan bijak (manajemen\/cara mengatur keuangan pribadi, menabung, menganggarkan belanja dan pembayaran hutang pribadi);\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">menambah tabungan dan investasi (konsep dasar mengenai bagaimana cara berinvestasi dan memperkenalkan investasi tertentu);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">mendirikan usaha sendiri (konsep dasar bagaimana menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur dan perencanaan pengembangan bisnis);\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">pemberdayaan dan pengembangan diri (berani berkomunikasi dan tegas, bernegosiasi dan mengerti bagaimana hukum di Hong Kong melindungi mereka dari gangguan dan pelecehan yang menyangkut diskriminasi);\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">keuangan dan keluarga (bagaimana cara berkomunikasi dengan baik dengan keluarga, pasangan, atau kerabat jika berkaitan dengan masalah keuangan).\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Ricky Suhendar, dalam sambutan di acara dialog ini, mengatakan bahwa KJRI siap bekerja sama dengan organisasi pekerja migran di Hong Kong. Menurut Ricky, ada tiga aspek yang perlu diperhatikan pekerja migran yakni 3K, keuangan, kesehatan dan keluarga. Pelayanan dan perlindungan bagi PMI dikategorikan secara luas, bukan hanya bagi PMI yang bermasalah, tetapi lebih pada perlindungan dan pelayanan yang menyeluruh bagi PMI dan WNI di Hong Kong. Menurut Ricky, kegiatan ini sangat positif demi meningkatkan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong, yakni dengan edukasi dan keterampilan mengelola keuangan dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKedepan saya juga mohon dukungan dari teman-teman, baik dari organisasi atau pekerja migran di Hong Kong untuk sama-sama bersinergi. Jika ada ide atau gagasan dari teman-teman PMI dapat disampaikan,\u201d ujar Ricky Suhendar.\u00a0<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26375\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Salah satu tujuan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri adalah mengubah taraf hidup dan perekonomian keluarga menjadi lebih baik. Namun demikian, ada juga PMI yang\u00a0 kurang bernasib baik dan memiliki masalah, seperti terjerat hutang, persoalan ketenagakerjaan maupun persoalan kesehatan. Berangkat dari banyaknya permasalahan yang dihadapi PMI di Hong Kong, Peduli Kasih yang berkolaborasi dengan Voice of Migrants (VoM), Komunitas Katolik Indonesia Hong Kong (KKIHK), Pathfinder, Enrich dan juga Mission for Ethnic Minorities Sexual Health (MESH), mengadakan dialog publik tentang pemberdayaan perempuan dan kesehatan reproduksi, Minggu, 24\/11\/2019.<\/p>\n","protected":false},"author":729,"featured_media":26376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[861],"tags":[5272,3269,3308,4958],"class_list":["post-26375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa","tag-kesehatan-migran","tag-pekerja-migran","tag-pekerja-migran-indonesia","tag-pmi-hong-kong"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Salah satu tujuan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri adalah mengubah taraf hidup dan perekonomian keluarga menjadi lebih baik. Namun demikian, ada juga PMI yang\u00a0 kurang bernasib baik dan memiliki masalah, seperti terjerat hutang, persoalan ketenagakerjaan maupun persoalan kesehatan. Berangkat dari banyaknya permasalahan yang dihadapi PMI di Hong Kong, Peduli Kasih yang berkolaborasi dengan Voice of Migrants (VoM), Komunitas Katolik Indonesia Hong Kong (KKIHK), Pathfinder, Enrich dan juga Mission for Ethnic Minorities Sexual Health (MESH), mengadakan dialog publik tentang pemberdayaan perempuan dan kesehatan reproduksi, Minggu, 24\/11\/2019.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-01-01T06:18:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-02-12T06:22:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"852\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Lilik Supartini\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Lilik Supartini\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/\"},\"author\":{\"name\":\"Lilik Supartini\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b5e4e3338ffa3fb549c568d822be3070\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran\",\"datePublished\":\"2020-01-01T06:18:06+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-12T06:22:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/\"},\"wordCount\":703,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg\",\"keywords\":[\"kesehatan migran\",\"pekerja migran\",\"Pekerja Migran Indonesia\",\"pmi hong kong\"],\"articleSection\":[\"Event\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/\",\"name\":\"[:id]Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-01-01T06:18:06+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-12T06:22:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":852,\"caption\":\"Dialog publik tentang pemberdayaan perempuan dan kesehatan reproduksi, Minggu, 24\/11\/2019\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b5e4e3338ffa3fb549c568d822be3070\",\"name\":\"Lilik Supartini\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/40caefdb2bf1e669f3808c12aa09a7dd8a2a622d2de30fedf2221d2da103e20a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/40caefdb2bf1e669f3808c12aa09a7dd8a2a622d2de30fedf2221d2da103e20a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Lilik Supartini\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/lilik-supartini\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Salah satu tujuan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri adalah mengubah taraf hidup dan perekonomian keluarga menjadi lebih baik. Namun demikian, ada juga PMI yang\u00a0 kurang bernasib baik dan memiliki masalah, seperti terjerat hutang, persoalan ketenagakerjaan maupun persoalan kesehatan. Berangkat dari banyaknya permasalahan yang dihadapi PMI di Hong Kong, Peduli Kasih yang berkolaborasi dengan Voice of Migrants (VoM), Komunitas Katolik Indonesia Hong Kong (KKIHK), Pathfinder, Enrich dan juga Mission for Ethnic Minorities Sexual Health (MESH), mengadakan dialog publik tentang pemberdayaan perempuan dan kesehatan reproduksi, Minggu, 24\/11\/2019.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2020-01-01T06:18:06+00:00","article_modified_time":"2020-02-12T06:22:10+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":852,"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Lilik Supartini","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Lilik Supartini","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/"},"author":{"name":"Lilik Supartini","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b5e4e3338ffa3fb549c568d822be3070"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran","datePublished":"2020-01-01T06:18:06+00:00","dateModified":"2020-02-12T06:22:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/"},"wordCount":703,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg","keywords":["kesehatan migran","pekerja migran","Pekerja Migran Indonesia","pmi hong kong"],"articleSection":["Event"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/","name":"[:id]Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg","datePublished":"2020-01-01T06:18:06+00:00","dateModified":"2020-02-12T06:22:10+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/2.-Dialog-publik-tentang-pemberdayaan-perempuan-dan-kesehatan-reproduksi-Minggu0A.jpeg","width":1280,"height":852,"caption":"Dialog publik tentang pemberdayaan perempuan dan kesehatan reproduksi, Minggu, 24\/11\/2019"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/01\/pentingnya-menjaga-kesehatan-dan-mengingat-tujuan-kerja-pekerja-migran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Mengingat Tujuan Kerja Pekerja Migran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b5e4e3338ffa3fb549c568d822be3070","name":"Lilik Supartini","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/40caefdb2bf1e669f3808c12aa09a7dd8a2a622d2de30fedf2221d2da103e20a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/40caefdb2bf1e669f3808c12aa09a7dd8a2a622d2de30fedf2221d2da103e20a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Lilik Supartini"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/lilik-supartini\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/729"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26375"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26377,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26375\/revisions\/26377"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}