{"id":26372,"date":"2020-01-05T13:13:09","date_gmt":"2020-01-05T06:13:09","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=26372"},"modified":"2020-02-12T13:17:18","modified_gmt":"2020-02-12T06:17:18","slug":"menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26372\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_26373\" aria-describedby=\"caption-attachment-26373\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-26373\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A-300x169.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A-300x169.jpeg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A-768x432.jpeg 768w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg 1376w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-26373\" class=\"wp-caption-text\">Foto Bersama Setelah Diskusi Kepemimpinan dan Organisasi, Minggu, 29\/12\/2019<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Voice of Migrants (VoM),\u00a0 kelompok kerja berisikan organisasi\/komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menggelar dialog publik<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">berjudul Dialog Kepemimpinan dan Organisasi, pada Minggu, 29\/12\/2019. Dalam acara yang diselenggarakan di Ramayana Hall, KJRI Hong Kong, beberapa narasumber hadir, seperti Erga Grenaldi, Konsul Ketenagakerjaan KJRI Hong Kong, Devi Novianti dari Equal Opportunities Commission (EOC), Aqib Malik dari Al-Maliki Center dan Dewi Ani, Ketua Forum Daiyah Fatayat Nahdlatul Ulama (Fordafnu).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 8.30 hingga 16.00 waktu Hong Kong ini, berisi diskusi yang cukup padat dengan tema kepemimpinan dan organisasi. Erga Grenaldi memulai diskusi dengan menyampaikan tentang makna dan pentingnya kepemimpinan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">leadership)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Ia menyebutkan kata-kata yang cukup mengena dalam bahasa Inggris, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">leadership is not position, but action, combination, strategy and creation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(kepemimpinan bukan hanya posisi jabatan, tapi juga tindakan, strategi dan karya). Erga juga menjelaskan, dalam berorganisasi, pekerja migran perlu melakukan pemetaan awal, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">discovery, dreaming <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">desain <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(menjelajah, bermimpi dan merancang). Erga juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan pencegahan terhadap ekstremisme kekerasan. Menurutnya cikal bakal adanya ekstremisme kekerasan karena ada disorientasi, ketidakpercayaan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">distrust <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), pembangkangan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">disobedience<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dan disintegrasi\/perpecahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJangan sampai melupakan asas ideologi bangsa, yakni pancasila. Selain itu juga membina hubungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">islamiyah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wathoniyah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> [agama islam dan cinta tanah air.red],&#8221; ujar Erga Grenaldi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Materi kedua berjudul \u201ckesadaran kepemimpinan\u201d (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Conscious Leadership<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dibawakan oleh Devi Novianti yang menerangkan tentang pentingnya kepemimpinan yang bebas dari<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">bias yang tak disadari (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unconscious <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bias).\u00a0 Bias yang tidak disadari merupakan bentuk kategorisasi sosial berdasarkan pengalaman, asumsi, dan emosi terhadap orang yang dijumpai, informasi tersebut kemudian digunakan untuk menilai orang atau kelompok tersebut di kemudian hari. Bias yang tak disadari umumnya terjadi pada jenis kelamin, ras, warna kulit, agama, kemampuan fisik, umur, penampilan, status perkawinan, dan status keluarga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBias yang tidak disadari dapat mengakibatkan diskriminasi, menghambat perkembangan pribadi yang berdampak pada lambatnya perkembangan organisasi. Pemimpin yang adil perlu mengubah cara pengambilan keputusan berdasarkan bias yang tidak disadari menjadi cara pengambilan keputusan secara sadar,\u201d ungkap Devi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Devi mencontohkan, sebelum memulai rapat, sadari bahwa setiap orang mempunyai bias. Setelah rapat berlangsung, hendaknya pemimpin bertanya untuk mengklarifikasi dan memberikan kesempatan semua orang berpendapat di dalam forum tersebut. Dengan menjadi pemimpin yang adil dan memiliki kesadaran terhadap keragaman, akan tercipta kebaikan yang lebih besar untuk masyarakat dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aqib Malik tampil memberikan materi mengenai\u00a0 pengorganisasian komunitas (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Community Organizing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/CO)). Pengorganisasian komunitas penting untuk menumbuhkan kesadaran kritis karena permasalahan tidak berdiri sendiri. Oleh karenanya, sebagai anggota masyarakat, generasi muda harus diorganisir agar menjadi lebih kuat, berdaya, dan memiliki posisi tawar yang tinggi untuk mempersiapkan masa depan bangsa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Pengorganisasian komunitas bertujuan untuk membangun relasi yang solid dan berdaya dalam sebuah komunitas,&#8221; kata lelaki yang disapa Gus Aqib tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengorganisasian dilakukan dengan membangun lingkar inti, menyusun rencana aksi satu tahun, melaksanakan rencana aksi, melakukan pengawalan pelaksanaan dan evaluasi capaian. Terakhir, menggalang dukungan pihak luar dilakukan dengan menjalin kerja sama produktif, mengenali pemangku kepentingan dan perluasan akses. Menjadi pembicara terakhir dalam penyampaian materi, Dewi Ani, Ketua Forum Daiyah Fatayat Nahdlatul Ulama (Fordafnu), menerangkan tentang kaderisasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKaderisasi adalah cara atau proses membentuk orang yang diharapkan dapat menjadi penerus. Kemampuan kaderisasi adalah salah satu ukuran kualitas pemimpin, yaitu mampu mencetak calon-calon pemimpin baru yang berkualitas,&#8221; ungkapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dewi Ani menambahkan, kepemimpinan efektif dilandasi oleh kemampuan mengaplikasikan hubungan manusiawi yang efektif agar keputusan dapat dikomunikasikan. Kemampuan menganalisis situasi dalam pengambilan keputusan dan intelegensi yang tinggi. Pemimpin yang baik juga harus dapat menanamkan kualitas dalam diri kader berupa keterampilan berpikir, mengkomunikasikan hasil berpikir, berpartisipasi dalam pemecahan masalah dan menggali serta meningkatkan kreativitas. Mereka juga mesti mampu memberikan kepercayaan, semangat dan motivasi, serta menjalin kedekatan dengan orang-orang di bawah kepemimpinannya.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26372\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Voice of Migrants (VoM),\u00a0 kelompok kerja berisikan organisasi\/komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menggelar dialog publik berjudul Dialog Kepemimpinan dan Organisasi, pada Minggu, 29\/12\/2019. Dalam acara yang diselenggarakan di Ramayana Hall, KJRI Hong Kong, beberapa narasumber hadir, seperti Erga Grenaldi, Konsul Ketenagakerjaan KJRI Hong Kong, Devi Novianti dari Equal Opportunities Commission (EOC), Aqib Malik dari Al-Maliki Center dan Dewi Ani, Ketua Forum Daiyah Fatayat Nahdlatul Ulama (Fordafnu).<\/p>\n","protected":false},"author":743,"featured_media":26373,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[861],"tags":[5270,1102,3308,5271],"class_list":["post-26372","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa","tag-keberagaman","tag-kjri-hong-kong","tag-pekerja-migran-indonesia","tag-perbedaan-pendapat"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat  - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat  - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Voice of Migrants (VoM),\u00a0 kelompok kerja berisikan organisasi\/komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menggelar dialog publik berjudul Dialog Kepemimpinan dan Organisasi, pada Minggu, 29\/12\/2019. Dalam acara yang diselenggarakan di Ramayana Hall, KJRI Hong Kong, beberapa narasumber hadir, seperti Erga Grenaldi, Konsul Ketenagakerjaan KJRI Hong Kong, Devi Novianti dari Equal Opportunities Commission (EOC), Aqib Malik dari Al-Maliki Center dan Dewi Ani, Ketua Forum Daiyah Fatayat Nahdlatul Ulama (Fordafnu).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-01-05T06:13:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-02-12T06:17:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1376\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"774\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Puji Prihatin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Puji Prihatin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/\"},\"author\":{\"name\":\"Puji Prihatin\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/78b0c1ba454f1cf999ece5ec91625144\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat\",\"datePublished\":\"2020-01-05T06:13:09+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-12T06:17:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/\"},\"wordCount\":611,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg\",\"keywords\":[\"keberagaman\",\"KJRI Hong Kong\",\"Pekerja Migran Indonesia\",\"perbedaan pendapat\"],\"articleSection\":[\"Event\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/\",\"name\":\"[:id]Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat [:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-01-05T06:13:09+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-12T06:17:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg\",\"width\":1376,\"height\":774,\"caption\":\"Foto Bersama Setelah Diskusi Kepemimpinan dan Organisasi, Minggu, 29\/12\/2019\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/78b0c1ba454f1cf999ece5ec91625144\",\"name\":\"Puji Prihatin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42a7105d3b8b078391156ea3c129cdadb261b848ed8511df05e497b7228c6c32?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42a7105d3b8b078391156ea3c129cdadb261b848ed8511df05e497b7228c6c32?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Puji Prihatin\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/puji-prihatin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat  - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat  - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Voice of Migrants (VoM),\u00a0 kelompok kerja berisikan organisasi\/komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menggelar dialog publik berjudul Dialog Kepemimpinan dan Organisasi, pada Minggu, 29\/12\/2019. Dalam acara yang diselenggarakan di Ramayana Hall, KJRI Hong Kong, beberapa narasumber hadir, seperti Erga Grenaldi, Konsul Ketenagakerjaan KJRI Hong Kong, Devi Novianti dari Equal Opportunities Commission (EOC), Aqib Malik dari Al-Maliki Center dan Dewi Ani, Ketua Forum Daiyah Fatayat Nahdlatul Ulama (Fordafnu).","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2020-01-05T06:13:09+00:00","article_modified_time":"2020-02-12T06:17:18+00:00","og_image":[{"width":1376,"height":774,"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Puji Prihatin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Puji Prihatin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/"},"author":{"name":"Puji Prihatin","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/78b0c1ba454f1cf999ece5ec91625144"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat","datePublished":"2020-01-05T06:13:09+00:00","dateModified":"2020-02-12T06:17:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/"},"wordCount":611,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg","keywords":["keberagaman","KJRI Hong Kong","Pekerja Migran Indonesia","perbedaan pendapat"],"articleSection":["Event"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/","name":"[:id]Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat [:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg","datePublished":"2020-01-05T06:13:09+00:00","dateModified":"2020-02-12T06:17:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1.-Foto-Bersama-Setelah-Diskusi-Kepemimpinan-dan-Organisasi-Minggu0A.jpeg","width":1376,"height":774,"caption":"Foto Bersama Setelah Diskusi Kepemimpinan dan Organisasi, Minggu, 29\/12\/2019"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2020\/01\/05\/menjadi-pemimpin-merangkul-keberagaman-dan-perbedaan-pendapat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"(Bahasa Indonesia) Menjadi Pemimpin: Merangkul Keberagaman dan Perbedaan Pendapat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/78b0c1ba454f1cf999ece5ec91625144","name":"Puji Prihatin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42a7105d3b8b078391156ea3c129cdadb261b848ed8511df05e497b7228c6c32?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/42a7105d3b8b078391156ea3c129cdadb261b848ed8511df05e497b7228c6c32?s=96&d=mm&r=g","caption":"Puji Prihatin"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/puji-prihatin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/743"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26372"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26372\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26374,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26372\/revisions\/26374"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}