{"id":26089,"date":"2019-08-26T12:09:12","date_gmt":"2019-08-26T05:09:12","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=26089"},"modified":"2019-08-26T12:09:12","modified_gmt":"2019-08-26T05:09:12","slug":"kasih-yang-memudar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Kasih yang Memudar"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26089\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><span style=\"font-weight: 400;\">Sore itu, Iyam duduk melamun di teras rumahnya. Gumpalan awan hitam menutupi langit sejak siang dan tak kunjung menjadi hujan. Awan hitam itu penuh dengan ketidakpastian, seperti kegundahan hati Iyam yang memikirkan suaminya di tanah rantau, Malaysia. Beberapa bulan ini, suaminya tak pernah memberi kabar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hatinya berkecamuk, beragam pertanyaan terus menggelayut di benaknya. Bagaimana keadaan suaminya di sana? Kenapa setiap kali Iyam telepon selalu masuk ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mailbox<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Semua pertanyaan itu dia simpan dalam hati, Iyam hanya bisa berdoa semoga suaminya baik-baik saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMak\u2026,\u201d tiba-tiba panggilan itu menyadarkan Iyam dari lamunannya. Dengan suara tergagap, Iyam segera menyahut panggilan anaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAdek kenapa?\u201d tanya Iyam kepada anak perempuan semata wayangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kata Pak Guru, adek mesti melunasi uang SPP yang sudah menunggak tiga bulan,&#8221; kata anaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Emak belum ada duit, dek. Apa bisa Emak bayar pekan depan? Emak usahakan nanti minta ke ayahmu,&#8221;jawab Iyam lirih sambil tangannya meraih kepala anaknya, mengelus dan membenahi jilbabnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Iya Mak. Nanti adek coba bilang sama pak guru. Adek pergi ngaji dulu ya. Assalamu&#8217;alaikum,\u201d kata si Anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Wa&#8217;alaikumsalam,&#8221; jawab Iyam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Percakapan singkat dengan anaknya, membuat Iyam semakin gundah. Dicarinya handphone merk Nokia lawas pemberian suaminya waktu cuti tahun lalu. Iyam mencoba menghubungi suaminya, kali ini tersambung, namun tidak ada jawaban. Dicobanya berulang kali, namun tetap tidak ada jawaban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pikiran Iyam menelusur entah kemana. Janji kepada anaknya untuk membayar tunggakan uang SPP, kini menambah beban pikirannya. Tabungannya dari hasil berjualan kue, tidak akan cukup untuk melunasinya. Sementara laki-laki di seberang sana yang menjadi tumpuan nasibnya tidak juga memberi kabar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Azan Maghrib berkumandang menyadarkan lamunannya, cepat-cepat dia berwudhu dan melaksanakan salat Maghrib. Iyam hanya bisa berdoa agar dimudahkan rezekinya dan tak lupa mendoakan semoga sang suami di sana ingat akan diri dan keluarganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Malam semakin kelam, awan hitam semakin pekat, rintik-rintik hujan mulai membasahi tanah, angin dingin menusuk kulit sampai menusuk-nusuk jiwa. Ingin rasanya ditemani suami untuk meluapkan segala rindu dan kegundahan hati, sulit sekali mata terpejam dan terlelap menjemput mimpi. Iyam semakin terlena dengan kesunyiannya sambil memandangi gadis mungil berwajah lugu yang tidur lelap di sampingnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iyam mencoba mencari kekuatannya agar tegar menjalani hidup. Diambilnya telepon lawasnya, mencoba menghubungi suaminya lagi. Talian berbunyi, sayup-sayup terdengar suara perempuan di ujung sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Halo&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan berat hati, Iyam pun menjawab, &#8220;Assalamualaikum mbak, bisa berbicara dengan Mas Pur?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSudah malam, Mas Pur sudah tidur. Besok saja,\u201d jawab perempuan itu dengan nada ketus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kalau boleh tahu, mbak ini siapanya Mas Pur?\u201d tanya Iyam dengan nada penasaran\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuuut&#8230;tuuuuut&#8230;.tuuuuttt\u2026. Sambungan telepon terputus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Air mata Iyam menetes, tanpa sadar pipinya basah. Terasa sesak dadanya, tak kuasa menahan, Iyam pun menangis sejadinya, seolah hati yang retak remuk sudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Mak\u2026 Kenapa Emak menangis?&#8221; Anaknya terbangun, lalu bertanya sambil memeluk Iyam. Kain sarung yang menjadi selimut anaknya setiap tidur, diusapkannya ke wajah Iyam, mencoba menyapu air mata yang penuh dengan tanda tanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Maaf, emak sudah membuat adek bangun,&#8221; jawab Iyam dengan isaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Emak kenapa? Jangan sedih ya mak? Ada adek di sini?&#8221; kata si anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Emak nggak kenapa-kenapa, emak cuma terharu dan bangga punya adek yang penurut dan sayang emak. Adek tidur lagi ya,&#8221; kata Iyam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Iya mak,\u201d jawab si anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesaat kemudian anaknya sudah kembali terlelap dalam tidur. Sementara Iyam, hatinya masih terus berkecamuk. Matanya nyalang, otot tangannya mengencang, dia cekam kasur yang sudah hampir satu tahun tidak pernah dihangatkan oleh suaminya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSialan! Kenapa dulu aku izinkan dia pergi.\u201d<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26089\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Sore itu, Iyam duduk melamun di teras rumahnya. Gumpalan awan hitam menutupi langit sejak siang dan tak kunjung menjadi hujan. Awan hitam itu penuh dengan ketidakpastian, seperti kegundahan hati Iyam yang memikirkan suaminya di tanah rantau, Malaysia. Beberapa bulan ini, suaminya tak pernah memberi kabar.<\/p>\n","protected":false},"author":727,"featured_media":26090,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4908],"tags":[5191,5190,393],"class_list":["post-26089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerpen","tag-cerpen-pekerja-migran","tag-kasih-memudar","tag-malaysia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Kasih yang Memudar - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Kasih yang Memudar - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Sore itu, Iyam duduk melamun di teras rumahnya. Gumpalan awan hitam menutupi langit sejak siang dan tak kunjung menjadi hujan. Awan hitam itu penuh dengan ketidakpastian, seperti kegundahan hati Iyam yang memikirkan suaminya di tanah rantau, Malaysia. Beberapa bulan ini, suaminya tak pernah memberi kabar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-26T05:09:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"426\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Umi Umrohatun\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Umi Umrohatun\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/\"},\"author\":{\"name\":\"Umi Umrohatun\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/8a4b0e5fc3cc2a2b18297fbc9dec1ffa\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Kasih yang Memudar\",\"datePublished\":\"2019-08-26T05:09:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/\"},\"wordCount\":557,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg\",\"keywords\":[\"cerpen pekerja migran\",\"kasih memudar\",\"Malaysia\"],\"articleSection\":[\"Short Stories\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/\",\"name\":\"[:id]Kasih yang Memudar[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-26T05:09:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg\",\"width\":640,\"height\":426},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kasih yang Memudar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/8a4b0e5fc3cc2a2b18297fbc9dec1ffa\",\"name\":\"Umi Umrohatun\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/68ebcaa37d80c21e0c25f2defb967166211c1731cfa1abb51d8e7895651317d3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/68ebcaa37d80c21e0c25f2defb967166211c1731cfa1abb51d8e7895651317d3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Umi Umrohatun\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/umi-umrohatun\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Kasih yang Memudar - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Kasih yang Memudar - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Sore itu, Iyam duduk melamun di teras rumahnya. Gumpalan awan hitam menutupi langit sejak siang dan tak kunjung menjadi hujan. Awan hitam itu penuh dengan ketidakpastian, seperti kegundahan hati Iyam yang memikirkan suaminya di tanah rantau, Malaysia. Beberapa bulan ini, suaminya tak pernah memberi kabar.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2019-08-26T05:09:12+00:00","og_image":[{"width":640,"height":426,"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Umi Umrohatun","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Umi Umrohatun","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/"},"author":{"name":"Umi Umrohatun","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/8a4b0e5fc3cc2a2b18297fbc9dec1ffa"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Kasih yang Memudar","datePublished":"2019-08-26T05:09:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/"},"wordCount":557,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg","keywords":["cerpen pekerja migran","kasih memudar","Malaysia"],"articleSection":["Short Stories"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/","name":"[:id]Kasih yang Memudar[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg","datePublished":"2019-08-26T05:09:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Serantau2.jpg","width":640,"height":426},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/08\/26\/kasih-yang-memudar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kasih yang Memudar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/8a4b0e5fc3cc2a2b18297fbc9dec1ffa","name":"Umi Umrohatun","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/68ebcaa37d80c21e0c25f2defb967166211c1731cfa1abb51d8e7895651317d3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/68ebcaa37d80c21e0c25f2defb967166211c1731cfa1abb51d8e7895651317d3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Umi Umrohatun"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/umi-umrohatun\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/727"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26089"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26091,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26089\/revisions\/26091"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}