{"id":25961,"date":"2019-07-18T10:10:20","date_gmt":"2019-07-18T03:10:20","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=25961"},"modified":"2019-07-18T10:10:20","modified_gmt":"2019-07-18T03:10:20","slug":"belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25961\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_25962\" aria-describedby=\"caption-attachment-25962\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-25962 size-medium\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis-300x225.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis-300x225.png 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png 642w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-25962\" class=\"wp-caption-text\">(Keterangan foto: Belajar Menulis)<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komunitas Pekerja Migran Indonesia (KOPI) memiliki beragam pengalaman dalam hal penanganan kasus maupun pembelajaran dalam terlibat kegiatan di desa. Sayangnya, selama ini rekam jejak pembelajaran KOPI belum sepenuhnya tertulis. Oleh karena itu, pegiat KOPI mulai belajar bagaimana menuliskan cerita berdasarkan pengalaman penanganan kasus mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan menulis cerita ini dilaksanakan pada Minggu (12\/05\/2019)di Sekretariat KOPI Gogodeso. Selain pegiat KOPI Gogodeso, kegiatan ini juga dihadiri oleh pegiat KOPI dari Pandanarum dan Desa Jatinom. Kehadiran mereka ke sekretariat KOPI Gogodeso bukan untuk menyelesaikan kasus, namun untuk menuliskan cerita yang pernah dialami oleh pegiat KOPI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teman belajar menulis kali ini adalah Edi Purwanto, perwakilan dari Infest Yogyakarta. Edi menemani belajar menulis dengan memberikan penjelasan terkait tata cara penulisan dasar. Edi memulai penjelasan dengan 5 W+1H. Edi membahasakan 5 W+1H dengan bahasa yang sederhana, yaitu <\/span><b>asik di kebun <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">(apa, siapa, kapan, dimana, kenapa, dan bagaimana). Dengan penjelasan ini, Edi menekankan bahwa menulis itu bukan hal yang sulit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMenjadi penulis itu tidak ada yang terlatih, namun penulis itu perlu berlatih,\u201c terang Edi di hadapan pegiat KOPI siang itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Edi, menulis itu adalah kebiasaan mencurahkan semua apa yang kita ketahui dalam bentuk tulisan. Pengetahuan yang diketahui itu bisa dalam bentuk pengalaman pribadi orang lain ataupun imajinasi yang pernah terlintas dalam benak kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLantas jika tidak memiliki bahan untuk menulis bagaimana?\u201d tanya Edi. Peserta pun mengernyitkan dahi. Pegiat KOPI dari tiga desa berpikir seribu bahasa untuk menjawab pertanyaan itu. \u201cMembaca dan bertanya,\u201d jawab Waluyo Ketua KOPI dari Jatinom. \u201cYes benar,\u201d Edi meyakinkan jawaban Waluyo.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-nulis-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-25963 alignleft\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-nulis-2-300x223.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"223\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-nulis-2-300x223.png 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-nulis-2.png 647w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, menurut Edi pegiat KOPI harus bertanya kepada subjek yang akan ditulis. \u201cBertanya kepada subjek yang ditulis itu namanya wawancara. Maka dari itu, untuk wawancara dibutuhkan daftar pertanyaan. Pertanyaan yang dimaksud adalah seputar informasi yang ingin diketahui kepada subjek yang diwawancarai. Paling tidak berisi \u201c<\/span><b>asik di kebun<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah peserta mengetahui teknik dasar dalam menulis dan wawancara, peserta diminta berpasangan untuk saling wawancara dan menuliskan pengalaman masing-masing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peserta bebas menulis pengalaman diri sendiri atau pun orang lain. Setelah selesai wawancara, pegiat KOPI diminta langsung menuliskan dalam kertas, lalu disalin dalam laptop atau ditulis di HP masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-nulis-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-25964 alignleft\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-nulis-3-300x223.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"223\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-nulis-3-300x223.png 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-nulis-3.png 646w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Harsono (45) pegiat KOPI dari Pandanarum mengatakan bahwa ini adalah pengalaman terberatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya mencoba untuk menulis pengalaman saya saat menjadi TKI Ilegal di Malaysia. Berat sekali untuk menuliskan apa yang pernah saya alami, tapi saya tetap berusaha untuk menuliskannya,\u201d jelasnya sambil mengelus kepalanya yang selalu dibotakin itu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Wanti (39) beranggapan bahwa menulis itu menyenangkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya banyak belajar dari pertemuan hari ini. Saya jadi tambah bersemangat untuk menuliskan hal-hal baru yang terjadi pada saya ataupun yang ada sekitarku,\u201d tutur perempuan berhijab ini.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buletin edisi 2 ini adalah hasil dari pembelajaran yang dilakukan pada siang itu di Sekretariat KOPI Gogodeso. Menulis tentang pengalaman pribadi memang menyenangkan. Ternyata menulis itu memang bukan karena kita pandai menulis, tapi karena biasa menulis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Komunitas Pekerja Migran Indonesia (KOPI) memiliki beragam pengalaman dalam hal penanganan kasus maupun pembelajaran dalam terlibat kegiatan di desa. Sayangnya, selama ini rekam jejak pembelajaran KOPI belum sepenuhnya tertulis. Oleh karena itu, pegiat KOPI mulai belajar bagaimana menuliskan cerita berdasarkan pengalaman penanganan kasus mereka.\u00a0 &nbsp; Pelatihan &hellip; <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/\">Continued<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25962,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[860],"tags":[5113,5097,4772,5114,5098,5105,5115,3366],"class_list":["post-25961","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-belajar-nulis","tag-komunitas","tag-kopi","tag-kopi-gogodeso","tag-menulis","tag-purnamigran","tag-teknik-menulis","tag-wawancara"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Komunitas Pekerja Migran Indonesia (KOPI) memiliki beragam pengalaman dalam hal penanganan kasus maupun pembelajaran dalam terlibat kegiatan di desa. Sayangnya, selama ini rekam jejak pembelajaran KOPI belum sepenuhnya tertulis. Oleh karena itu, pegiat KOPI mulai belajar bagaimana menuliskan cerita berdasarkan pengalaman penanganan kasus mereka.\u00a0 &nbsp; Pelatihan &hellip; Continued\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-18T03:10:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"642\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"481\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri\",\"datePublished\":\"2019-07-18T03:10:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/\"},\"wordCount\":490,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png\",\"keywords\":[\"belajar nulis\",\"komunitas\",\"kopi\",\"KOPI GOGODESO\",\"menulis\",\"purnamigran\",\"teknik menulis\",\"Interview\"],\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/\",\"name\":\"[:id]Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png\",\"datePublished\":\"2019-07-18T03:10:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png\",\"width\":642,\"height\":481},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Komunitas Pekerja Migran Indonesia (KOPI) memiliki beragam pengalaman dalam hal penanganan kasus maupun pembelajaran dalam terlibat kegiatan di desa. Sayangnya, selama ini rekam jejak pembelajaran KOPI belum sepenuhnya tertulis. Oleh karena itu, pegiat KOPI mulai belajar bagaimana menuliskan cerita berdasarkan pengalaman penanganan kasus mereka.\u00a0 &nbsp; Pelatihan &hellip; Continued","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2019-07-18T03:10:20+00:00","og_image":[{"width":642,"height":481,"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png","type":"image\/png"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri","datePublished":"2019-07-18T03:10:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/"},"wordCount":490,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png","keywords":["belajar nulis","komunitas","kopi","KOPI GOGODESO","menulis","purnamigran","teknik menulis","Interview"],"articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/","name":"[:id]Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png","datePublished":"2019-07-18T03:10:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/belajar-menulis.png","width":642,"height":481},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2019\/07\/18\/belajar-menulis-dari-pengalaman-sendiri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar Menulis dari Pengalaman Sendiri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25961"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25965,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25961\/revisions\/25965"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25962"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}