{"id":209,"date":"2009-04-07T15:41:02","date_gmt":"2009-04-07T19:41:02","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=209"},"modified":"2019-04-12T14:29:42","modified_gmt":"2019-04-12T07:29:42","slug":"surat-terakhir-hajaroh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/","title":{"rendered":"Surat Terakhir Hajaroh"},"content":{"rendered":"<p><figure id=\"attachment_210\" aria-describedby=\"caption-attachment-210\" style=\"width: 225px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-210\" title=\"syi\" src=\"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-210\" class=\"wp-caption-text\">Surat Terakhir Hajaroh<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Kematian Hajaroh, TKI asal Cilacap di Malasyia menambah daftar buram permasalahan buruh migran Cilacap. Apalagi penyebab kematian yang diterima keluarga Hajaroh adalah karena penyakit paru-paru. Tentu menjadi hal yang mengagetkan mengingat dua bulan sebelumnya Hajaroh mengabarkan kondisinya dalam keadaan baik-baik saja. Dan keberangkatan Hajaroh yang legal juga sudah melalui test kesehatan.<!--more--><\/p>\n<p>Ia meninggalkan 2 orang anak yang masih kecil. Yang pertama Dimas berumur 4 tahun dan Dika 3 tahun. Dalam suratnya tertanggal 15 Februari 2009 ia sempat meminta anaknya untuk tidak nakal agar tidak menyusahkan neneknya dirumah.<\/p>\n<p>Dibawah ini adalah surat terakhir Hajarah:<\/p>\n<p>Malaysia<br \/>\n15-02-09<\/p>\n<p>Kepada yang terhormat bapak-Ibu<br \/>\ndi rumah semuanya<br \/>\ndan keluargaku dirumah<\/p>\n<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr.Wb<\/p>\n<p>Hallo apa kabar dirumah anak ku dan keluarga semuanya. mudah-mudahan dengan keadaan sehat wal afiat Amin. Selalu dalam lindungan Allah SWT Amin.<br \/>\nJaroh juga dalam keadaan sehat pula. Pertama-tama jaroh minta maaf yah kalo Jaroh sudah lama tak kirim surat sampai hati khawatir akan jaroh di Malasyia padahal Jaroh tak ada maksud buat cemas termasuk bapak dan ibu dirumah. Jaroh sendiri mudah-mudahan jaroh buat ini surat semoga hati keluargaku dirumah sedikit lega dalam khawatiran sudah hilang pasal jaroh di Malasyia lama tak kirim surat&#8230;<\/p>\n<p>Jaroh minta maaf tak bisa kirim uang, nanti sekali mau balik&#8230;&#8230;<br \/>\noh yah bu dimana kabar mereka Dimas, Dika, Nur, Afi, Aini semua dirumah. Semuanya nur afi aini belajar yang baik supaya pandai biar naik kelas sampai dapat nilai yang baik amin. DImas Dika jangan nakal yah biar tak bikin susah mak yah. Tolong Jaga anak ku supaya pandai biar tak seperti saya yah. kasih didik yang baik. Jaroh minta maaf soalnya tak bisa kirim uang. Doain Jaroh biar nanti pulang dengan slamat tak ada halangan suatu apapun amin. Yang tersayang ke2 anak ku dimas.. Dika..<\/p>\n<p>oh yah bu Jaroh itu hari waktu hari natal kita makan-makan dirumah. waktu tahun baru kita pergi jalan-jalan (ke genting helen) tempat terkenal di Malasyia. Tahun baru kita makan-makan di restoran. tahun cina juga di restoran dapat ampo dari majikan dari customer biasa kita cuci rumahnya. oh yah bu saya kerja disini ana orang sitinggil&#8230;<\/p>\n<p>Sekali lagi Jaroh minta maaf yang sebesar-besarnya karena tak bisa tulis surat yah. Jaroh minta do&#8217;a supaya tak ada masalah amiin.<br \/>\ncukup sekian dari jaroh<\/p>\n<p>Wassalamu&#8217;alaikum warohmatullahi wabarakatuh.<\/p>\n<p>Harapan tinggal harapan. Do&#8217;a tinggal do&#8217;a. Pada kenyataanya Hajaroh pulang dalam kondisi sudah meninggal. Kejelasan apakah Hajaroh benar-benar meninggal karena paru-paru atau yang lain kita tidak tahu. Bapaknya Bahrudin, Ibunya Soimah, beserta keluarga nya yang lain tidak yakin akan hal itu. Tapi mereka mengatakan bahwa kepasrahan melepas Hajaroh adalah jalan satu-satunya agar hati mereka menjadi Ikhlas. Saat ini mereka hanya menunggu kabar atas klaim asuransi dan gaji yang menjadi hak hajaroh dan keluarganya. Karena selama di Malasyia hajaroh tidak pernah mengiirim uang.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Kematian Hajaroh, TKI asal Cilacap di Malasyia menambah daftar buram permasalahan buruh migran Cilacap. Apalagi penyebab kematian yang diterima keluarga Hajaroh adalah karena penyakit paru-paru. Tentu menjadi hal yang mengagetkan mengingat dua bulan sebelumnya Hajaroh mengabarkan kondisinya dalam keadaan baik-baik saja. Dan keberangkatan Hajaroh yang legal &hellip; <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/\">Continued<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[870],"tags":[35,99,118,205,239,241,248,299,496,529,566,581,698,699],"class_list":["post-209","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-jejak-kasus","tag-advokasi","tag-buruh-migran","tag-cilacap","tag-hak-hak-buruh-migran","tag-infomobilisasi","tag-informasi-buruh-migran","tag-internet-untuk-buruh-migran","tag-kematian","tag-pemberdayaan-ekonomi-buruh-migran","tag-pengelolaan-informasi","tag-perlindungan-buruh-migran","tag-pjtki","tag-tki","tag-tkw"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Surat Terakhir Hajaroh - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Surat Terakhir Hajaroh - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Kematian Hajaroh, TKI asal Cilacap di Malasyia menambah daftar buram permasalahan buruh migran Cilacap. Apalagi penyebab kematian yang diterima keluarga Hajaroh adalah karena penyakit paru-paru. Tentu menjadi hal yang mengagetkan mengingat dua bulan sebelumnya Hajaroh mengabarkan kondisinya dalam keadaan baik-baik saja. Dan keberangkatan Hajaroh yang legal &hellip; Continued\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2009-04-07T19:41:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-12T07:29:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\"},\"headline\":\"Surat Terakhir Hajaroh\",\"datePublished\":\"2009-04-07T19:41:02+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-12T07:29:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/\"},\"wordCount\":924,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg\",\"keywords\":[\"advokasi\",\"buruh migran\",\"Cilacap\",\"hak-hak buruh migran\",\"infomobilisasi\",\"informasi buruh migran\",\"internet untuk buruh migran\",\"kematian\",\"pemberdayaan ekonomi buruh migran\",\"pengelolaan informasi\",\"perlindungan buruh migran\",\"PJTKI\",\"tenaga kerja indonesia\",\"tenaga kerja wanita\"],\"articleSection\":[\"Case Records\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/\",\"name\":\"Surat Terakhir Hajaroh - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg\",\"datePublished\":\"2009-04-07T19:41:02+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-12T07:29:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#primaryimage\",\"url\":\"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Surat Terakhir Hajaroh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Surat Terakhir Hajaroh - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Surat Terakhir Hajaroh - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Kematian Hajaroh, TKI asal Cilacap di Malasyia menambah daftar buram permasalahan buruh migran Cilacap. Apalagi penyebab kematian yang diterima keluarga Hajaroh adalah karena penyakit paru-paru. Tentu menjadi hal yang mengagetkan mengingat dua bulan sebelumnya Hajaroh mengabarkan kondisinya dalam keadaan baik-baik saja. Dan keberangkatan Hajaroh yang legal &hellip; Continued","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2009-04-07T19:41:02+00:00","article_modified_time":"2019-04-12T07:29:42+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59"},"headline":"Surat Terakhir Hajaroh","datePublished":"2009-04-07T19:41:02+00:00","dateModified":"2019-04-12T07:29:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/"},"wordCount":924,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg","keywords":["advokasi","buruh migran","Cilacap","hak-hak buruh migran","infomobilisasi","informasi buruh migran","internet untuk buruh migran","kematian","pemberdayaan ekonomi buruh migran","pengelolaan informasi","perlindungan buruh migran","PJTKI","tenaga kerja indonesia","tenaga kerja wanita"],"articleSection":["Case Records"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/","name":"Surat Terakhir Hajaroh - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg","datePublished":"2009-04-07T19:41:02+00:00","dateModified":"2019-04-12T07:29:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#primaryimage","url":"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg","contentUrl":"http:\/\/localhost\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/syi.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2009\/04\/07\/surat-terakhir-hajaroh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Surat Terakhir Hajaroh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/209","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=209"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/209\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22823,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/209\/revisions\/22823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=209"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}