{"id":16946,"date":"2018-10-23T14:08:02","date_gmt":"2018-10-23T07:08:02","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=16946"},"modified":"2019-04-15T13:28:25","modified_gmt":"2019-04-15T06:28:25","slug":"juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/","title":{"rendered":"Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align:center\" class=\"has-background has-very-light-gray-background-color\"><em><strong>Ditulis oleh Marjuki*<\/strong><\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p style=\"font-size:19px;text-align:center\" class=\"has-background has-very-light-gray-background-color\"><strong>Otak-otak lekor (bahasa Melayu) buatan Juwono digemari masyarakat, mulai anak sekolah hingga dewasa. Omzet usahanya kini mencapai 5 juta per hari, juga telah mempekerjakan 8-10 orang untuk produksi otak-otaknya.<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"721\" height=\"1280\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16947\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24-1.jpeg 721w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24-1-169x300.jpeg 169w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24-1-577x1024.jpeg 577w\" sizes=\"auto, (max-width: 721px) 100vw, 721px\" \/><figcaption><em>Juwono bersama produk otak-otaknya (Sumber foto: Dokumen Pribadi Marzuki )<\/em><\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sosok Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kini sukses membangun usaha otak-otak ini bernama Juwono (62). Berbekal keuletan dan pantang menyerah, warga asal Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ini juga berhasil memberdayakan warga sekitar di lingkungan tempat tinggalnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Usaha otak-otak kemasan yang dibangun Juwono tidak terlepas dari hobi yang ditekuninya selama merantau sebagai PMI. Apalagi kalau bukan soal kuliner. Kegemarannya bereksperimen tentang beragam produk kuliner, membuatnya semakin optimistis mampu membangun usaha sendiri. Sebelum menjadi PMI di luar negeri, dia juga merantau ke Medan untuk jualan krupuk, lalu jualan baju di Kalimantan, serta jualan keliling di Jakarta.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tekadnya menjadi seorang wirausaha membuatnya harus banting setir menjadi menjadi PMI di Malaysia guna mencari modal usaha sejak 1982 sampai 1986. Selain di Malaysia, Juwono juga pernah melanjutkan pengalamannya sebagai PMI di Brunei Darussalam pada 1987-1990. Setelah dari Brunei Darussalam, dia kembali ke Indonesia namun tidak langsung membangun usaha di desanya. Juwono memilih untuk memulai usaha membuat otak-otak di Jakarta selama 12 tahun.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p style=\"font-size:22px;text-align:center\" class=\"has-background has-light-green-cyan-background-color\"><strong>Awal Mula Bangun Usaha di Kampung<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Juwono mantap membangun usaha di desanya sejak 2003, dimulai dengan mangalihfungsikan bangunan di belakang rumahnya sebagai tempat produksi. Kini, ia telah melibatkan 8-10 orang pekerja yang ia gaji mulai dari senilai 1.050.000-1.500.000 rupiah per bulan. Jika ada pekerja yang lembur, dia akan memberikan tambahan senilai 10.000-20.000 rupiah per jam.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>\u201cKalau seperti ini (merantau-<em>red<\/em>) terus, kekuatanku akan sampai batas apa? <em>Opo yo arep merantau terus<\/em>? Jadi ya harus bekerja keras dulu di luar negeri untuk mencari modal berwirausaha di kampung,\u201d ungkap Juwono saat ditemui di rumahnya oleh kru buruhmigran.or.id, pada Sabtu (22\/9\/2018).<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"721\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.35.01.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16964\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.35.01.jpeg 1280w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.35.01-300x169.jpeg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.35.01-1024x577.jpeg 1024w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.35.01-768x433.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption>Juwono bersama para ibu yang bekerja mebuat otak-otak di rumahnya. (Sumber foto: Dokumentasi pribadi Marzuki)<\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sebelum mantap membangun usaha otak-otak, Juwono menggadaikan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor-red) dan sertifikat tanah untuk merintis usaha otak-otak di rumahnya. Selain membuat sendiri produk otak-otaknya, Juwono juga memasarkan produknya sendiri. Dia menawarkan produknya mulai dari sekolah-sekolah, warung dan beberapa tempat umum lainnya. <\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>\u201cSaya sempat ditertawakan oleh saudara-saudara, tapi saya tetap menjalani profesi ini,\u201d ungkap Juwono. <\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Waktu demi waktu, hasil usaha Juwono semakin dikenal oleh masyarakat. Produksi otak-otak buatannya pun semakin meningkat, bahkan membludak sampai kewalahan dalam proses pembuatan. Namun bukan berarti usahanya berjalan mulus seterusnya, karena Juwono juga tak jarang mengalami kendala dalam produksi. Dia sering terkendala pada alat-alat produksi, misalnya mesin adonan dan mesin cetak adonan yang belum normal sehingga perlu pembenahan lagi. <\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>\u201cGas sering telat, ikan sering telat, padahal sekali datang mencapai 1 ton lebih. Belum lagi mesin cetak yang masih terkndala belum bisa maksimal dalam memproduksi, karena selama ini manual.\u201d<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p style=\"font-size:25px;text-align:center\" class=\"has-background has-light-green-cyan-background-color\"><strong>Berdayakan Warga Sekitar<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jumlah uang hasil penjualan (omzet) produk otak-otak Juwono kini telah mencapai 5 juta per harinya. Dalam satu bulan, Juwono dapat meraup keuntungan 30 juta rupiah dari usaha pembuatan otak-otak lekor. Otak-otak lekor (bahasa Malaysia). Lekor atau Keropok lekor sendiri adalah kerupuk ikan yang menjadi makanan ringan tradisional bagi orang-orang Melayu di daerah Terengganu, Malaysia. Makanan ini juga disebut sosis ikan, ikan tongkat, atau ikan goreng.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Otak-otak buatan Juwono berbentuk kecil seperti ulat dengan bahan yang mudah didapat seperti ikan, kanji, terigu, bawang putih, bawang daun dan garam. Ikan laut untuk bahan pembuatan otak-otak didapat dari Tulung Agung, Pacitan dan Lamongan yang sekali datang hingga 1-1,5 ton total keseluruhannya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dalam waktu dekat, Juwono juga berniat untuk mengembangkan usahanya. Dia akan mencoba membuat bakso dengan bahan dasar ikan laut. Lewat usaha yang digeluti dan dengan proses panjang yang dilaluinya, Juwono kini berhasil menyekolahkan ketiga orang anaknya sampai ke perguruan tinggi. Di luar pendidikan formal, Juwono juga terus melatih anaknya untuk terlibat dalam mengelola usahanya. <\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"721\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16949\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24.jpeg 1280w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24-300x169.jpeg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24-1024x577.jpeg 1024w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-19-at-17.30.24-768x433.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption>Suasana pekerja yang tengah sibuk produksi otak-otak di rumah Juwono (Sumber foto: dokumentasi pribadi Marzuki)<\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain sibuk mengelola usahanya, Juwono juga sering membagi pengalaman wirausahanya melalui sejumlah kegiatan seperti pelatihan wirausaha dan kegiatan sosial lainnya. Juwono biasanya berbagi pengalaman bukan sekadar tentang bagaimana membangun wirausaha, namun juga turut mendampingi dalam proses pemasaran produk. Warga yang pernah menjadi anak didiknya dalam pelatihan-pelatihan, kini telah menghasilkan produk makanan semacam pentol, corah, siomay dan makanan-makanan sejenisnya. <\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"774\" height=\"1032\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-24-at-10.57.54.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16971\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-24-at-10.57.54.jpeg 774w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-24-at-10.57.54-225x300.jpeg 225w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/WhatsApp-Image-2018-10-24-at-10.57.54-768x1024.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 774px) 100vw, 774px\" \/><figcaption>Otak-otak produk Juwono (Foto: dokumentasi pribadi Any Hidayati)<\/figcaption><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Seperti otak-otak pada umumnya, otak-otak khas buatan Juwono juga berbentuk kecil seperti ulat dengan bahan yang mudah didapat seperti ikan, kanji, terigu, bawang putih, bawang daun dan garam. Ikan laut untuk bahan pembuatan otak-otak didapat dari Tulung Agung, Pacitan dan Lamongan yang sekali datang hingga 1-1,5 ton total keseluruhannya. <\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>\u201cMembuat otak-otak ikan bukan sesuatu yang sulit, langkah-langkah yang dilakukan di antaranya menggiling ikan laut hingga halus, lalu adonan ikan laut dicampur dengan tepung kanji, tepung terigu dan bumbu yang sudah dihaluskan hingga merata. Setelah adonan jadi, adonan dimasukkan ke dalam cetakan plastik yang dilubangi ujungnya. Selanjutnya, otak-otak digoreng setengah matang. Nah, setelah ditiriskan, otak-otak mulai dikemasi dengan berat 0,5-1,5 kg,\u201d papar Juwono pelahan.   <\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p style=\"font-size:19px;text-align:center\" class=\"has-background has-pale-pink-background-color\">Bagi Juwono, bekerja menjadi PMI di luar negeri bukanlah satu-satunya tumpuan harapan. PMI hanyalah salah satu batu loncatan, sarana usaha mengumpulkan modal. Di luar itu, PMI harus punya rencana usaha yang jelas dan bekerja keras, pantang menyerah, walaupun rugi harus tetap berusaha. Juwono juga berpesan, agar PMI harus memiliki jati diri agar tidak mudah tergoda pada sesuatu yang bisa merusak niat mereka dalam menyejahterakan keluarga. <\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>====<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p style=\"text-align:center\" class=\"has-background has-very-light-gray-background-color\"><em>*Keterangan Penulis: Marjuki adalah Ketua Komunitas Pekerja Migran Indonesia (KOPI) Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sumber gambar: <a href=\"https:\/\/pixabay.com\/en\/fish-cake-thailand-tod-mun-pla-food-545235\/\">Pixabay<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sosok Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kini sukses membangun usaha otak-otak ini bernama Juwono (62). Berbekal keuletan dan pantang menyerah, warga asal Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ini juga berhasil memberdayakan warga sekitar di lingkungan tempat tinggalnya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16952,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4904],"tags":[498,4860,4862,2845,1277,4861],"class_list":["post-16946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kiprah","tag-pemberdayaan-tki","tag-pmi-sukses","tag-purna-pmi","tag-purna-tki","tag-tki-sukses","tag-wirausaha-pmi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sosok Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kini sukses membangun usaha otak-otak ini bernama Juwono (62). Berbekal keuletan dan pantang menyerah, warga asal Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ini juga berhasil memberdayakan warga sekitar di lingkungan tempat tinggalnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-10-23T07:08:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-15T06:28:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\"},\"headline\":\"Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor\",\"datePublished\":\"2018-10-23T07:08:02+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-15T06:28:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/\"},\"wordCount\":1738,\"commentCount\":9,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg\",\"keywords\":[\"pemberdayaan tki\",\"PMI Sukses\",\"Purna PMI\",\"purna TKI\",\"TKI Sukses\",\"Wirausaha PMI\"],\"articleSection\":[\"Figures\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/\",\"name\":\"[:id]Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor [:en]Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg\",\"datePublished\":\"2018-10-23T07:08:02+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-15T06:28:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg\",\"width\":960,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"Sosok Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kini sukses membangun usaha otak-otak ini bernama Juwono (62). Berbekal keuletan dan pantang menyerah, warga asal Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ini juga berhasil memberdayakan warga sekitar di lingkungan tempat tinggalnya.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2018-10-23T07:08:02+00:00","article_modified_time":"2019-04-15T06:28:25+00:00","og_image":[{"width":960,"height":720,"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59"},"headline":"Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor","datePublished":"2018-10-23T07:08:02+00:00","dateModified":"2019-04-15T06:28:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/"},"wordCount":1738,"commentCount":9,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg","keywords":["pemberdayaan tki","PMI Sukses","Purna PMI","purna TKI","TKI Sukses","Wirausaha PMI"],"articleSection":["Figures"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/","name":"[:id]Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor [:en]Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg","datePublished":"2018-10-23T07:08:02+00:00","dateModified":"2019-04-15T06:28:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/fish-cake-545235_960_720.jpg","width":960,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2018\/10\/23\/juwono-purna-pekerja-migran-sukses-menjadi-pengusaha-otak-otak-lekor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Juwono: Purna Pekerja Migran Sukses Menjadi Pengusaha Otak-otak Lekor"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16946"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22214,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16946\/revisions\/22214"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16952"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}