{"id":15257,"date":"2016-09-26T11:07:42","date_gmt":"2016-09-26T04:07:42","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=15257"},"modified":"2019-01-28T12:49:05","modified_gmt":"2019-01-28T05:49:05","slug":"pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15257\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_15258\" aria-describedby=\"caption-attachment-15258\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-15258\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg\" alt=\"Panitia sedang meminta booth Serantau untuk menghentikan penjualan minuman\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-768x512.jpeg 768w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-15258\" class=\"wp-caption-text\">Panitia sedang meminta booth Serantau untuk menghentikan penjualan minuman<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Kuala Lumpur\u2014Pesta Rakyat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 berlangsung sangat meriah di Taman Tasik Titiwangsa Kuala Lumpur pada Minggu (25\/9\/2016) waktu setempat. Tidak hanya warga Indonesia yang memeriahkan, melainkan penduduk Malaysia juga menikmati perayaan tersebut. Panitia menyediakan 32 tempat pameran (<em>booth<\/em>) untuk melayani ribuan pengunjung yang hadir. Tidak hanya produk jasa yang ditawarkan, tapi juga kuliner Indonesia mampu memanjakan lidah para penikmatnya oleh pelaku bisnis.<\/p>\n<p>Bisa dikatakan panitia sukses menyelenggarakan perayaan tersebut. Gejalanya bisa diamati dari antusias pengunjung. Pedangdut Siti Badriyah rupanya memiliki magnet luar biasa untuk menyedot pengunjung. Warga Indonesia menyambutnya dengan suka cita perayaan tersebut. Maklum saja, mereka jarang bisa menikmati pesta yang mayoritas adalah orang Indonesia karena umumnya mereka bekerja di Malaysia selama bertahun-tahun. \u201cLumayan menghibur bagi perantau Indonesia di sini,\u201d ungkap Hasib yang merupakan TKI di Malaysia.<\/p>\n<p>Akan tetapi di dalam setiap <em>event<\/em>, pasti ada saja kendala yang dihadapi oleh masing-masing pihak. Kendala itu muncul karena terdapat perbedaan kepentingan antara pihak. Serantau yang merupakan komunitas TKI sebagai pihak yang menyewa <em>booth<\/em> menawarkan makanan dan minuman khas Indonesia. Namun, panitia dari Fungsi Ekonomi KBRI Kuala Lumpur malah menahan Serantau untuk menawarkan minuman kepada pengunjung. Pasalnya sudah ada pihak lain yang menawarkan barang dagangan serupa.<\/p>\n<p>\u201cIni kesepakatan pada saat <em>briefing<\/em> di KBRI Kuala Lumpur. <em>Booth<\/em> yang lain boleh menjual minuman setelah pukul 3 sore,\u201d ungkap Krishna Hannan, Fungsi Ekonomi KBRI Kuala Lumpur.<\/p>\n<p>Krishna menambahkan bahwa kesepakatan itu diambil pada saat <em>briefing<\/em>, karena Dharma Wanita KBRI Kuala Lumpur sudah menawarkan penjualan minuman terlebih dahulu. Untuk alasan tersebut, Serantau diminta untuk menghentikan penjualan minuman pada pagi harinya.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, Andik dari Serantau yang menemui langsung panitia mengatakan bahwa KBRI Kuala Lumpur sebagai panitia penyelenggara perayaan kemerdekaan sangat tidak professional. Bahkan Andik menilai jika KBRI Kuala Lumpur ingin memonopoli penjualan minuman. \u201cDari sini kita bisa belajar, bahwa kita belum sepenuhnya merdeka,\u201d ketus Andik.<\/p>\n<p>Komunitas warga Indonesia yang ikut mengambil bagian untuk memeriahkan sudah dibatasi kreatifitasnya oleh pemerintah. Padahal <em>booth<\/em> Serantau itu untuk penggalangan dana komunitas. Tujuan komunitas Serantau ingin menyebarluaskan infomasi dan menangani kasus-kasus TKI Malaysia. Tapi KBRI Kuala Lumpur malah seolah-olah menghambat langkah Serantau. Padahal Serantau juga ingin berkontribusi bagi TKI Malaysia. Dari kasus ini Andik menilai bahwa KBRI Kuala Lumpur selaku panitia terlihat kotor dalam mengelola perayaan sebesar itu. Bahkan, lebih jauh, hal itu tidak hanya tindakan tidak terpuji, tapi bisa dikatakan sangat jahat bagi warganya.<\/p>\n<p>\u201cKalau dalam sebuah kesepakatan itu kotor, berarti itu merupakan permufakatan jahat,\u201d ujar Andik.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, Andik meminta agar hal ini menjadi bahan evaluasi panitia penyelenggara perayaan. Jangan sampai perayaan kemerdekaan ini dihiasi dengan wajah buruk panitia penyelenggara yang mengelolanya karena masalah sepele seperti ini. \u201cUntuk itu, kita akan terus melawan setiap kebijakan yang tidak adil,\u201d tutup Andik.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Kuala Lumpur\u2014Pesta Rakyat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 berlangsung sangat meriah di Taman Tasik Titiwangsa Kuala Lumpur pada Minggu (25\/9\/2016) waktu setempat. Tidak hanya warga Indonesia yang memeriahkan, melainkan penduduk Malaysia juga menikmati perayaan tersebut. Panitia menyediakan 32 tempat pameran (booth) untuk melayani ribuan pengunjung yang hadir. &hellip; <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/\">Continued<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":545,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[860],"tags":[4573,4576,4572,4575,4574],"class_list":["post-15257","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-kebijakan-kbri-kuala-lumpur","tag-kemerdekaan-oleh-tki","tag-pesta-rakyat-indonesia","tag-pesta-rakyat-ke-71-di-kuala-lumpur","tag-siti-badriyah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Kuala Lumpur\u2014Pesta Rakyat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 berlangsung sangat meriah di Taman Tasik Titiwangsa Kuala Lumpur pada Minggu (25\/9\/2016) waktu setempat. Tidak hanya warga Indonesia yang memeriahkan, melainkan penduduk Malaysia juga menikmati perayaan tersebut. Panitia menyediakan 32 tempat pameran (booth) untuk melayani ribuan pengunjung yang hadir. &hellip; Continued\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-09-26T04:07:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-01-28T05:49:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ridwan Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ridwan Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ridwan Wahyudi\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/28403c44a8f8d6324fe91fd851105b0e\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur\",\"datePublished\":\"2016-09-26T04:07:42+00:00\",\"dateModified\":\"2019-01-28T05:49:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/\"},\"wordCount\":469,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg\",\"keywords\":[\"kebijakan kbri kuala lumpur\",\"kemerdekaan oleh tki\",\"pesta rakyat indonesia\",\"pesta rakyat ke-71 di kuala lumpur\",\"siti badriyah\"],\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/\",\"name\":\"[:id]Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg\",\"datePublished\":\"2016-09-26T04:07:42+00:00\",\"dateModified\":\"2019-01-28T05:49:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/28403c44a8f8d6324fe91fd851105b0e\",\"name\":\"Ridwan Wahyudi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91b1850266d77d5c26e5bd82b4329387903e35eba7ca84ff99b0296aa361cd54?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91b1850266d77d5c26e5bd82b4329387903e35eba7ca84ff99b0296aa361cd54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ridwan Wahyudi\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/krt-ridwan-wahyudi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. Kuala Lumpur\u2014Pesta Rakyat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 berlangsung sangat meriah di Taman Tasik Titiwangsa Kuala Lumpur pada Minggu (25\/9\/2016) waktu setempat. Tidak hanya warga Indonesia yang memeriahkan, melainkan penduduk Malaysia juga menikmati perayaan tersebut. Panitia menyediakan 32 tempat pameran (booth) untuk melayani ribuan pengunjung yang hadir. &hellip; Continued","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2016-09-26T04:07:42+00:00","article_modified_time":"2019-01-28T05:49:05+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Ridwan Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ridwan Wahyudi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/"},"author":{"name":"Ridwan Wahyudi","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/28403c44a8f8d6324fe91fd851105b0e"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur","datePublished":"2016-09-26T04:07:42+00:00","dateModified":"2019-01-28T05:49:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/"},"wordCount":469,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg","keywords":["kebijakan kbri kuala lumpur","kemerdekaan oleh tki","pesta rakyat indonesia","pesta rakyat ke-71 di kuala lumpur","siti badriyah"],"articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/","name":"[:id]Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg","datePublished":"2016-09-26T04:07:42+00:00","dateModified":"2019-01-28T05:49:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Pesta-rakyat-300x200.jpeg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/26\/pesta-rakyat-diwarnai-kebijakan-kotor-kbri-kuala-lumpur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pesta Rakyat Diwarnai Kebijakan Kotor KBRI Kuala Lumpur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/28403c44a8f8d6324fe91fd851105b0e","name":"Ridwan Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91b1850266d77d5c26e5bd82b4329387903e35eba7ca84ff99b0296aa361cd54?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91b1850266d77d5c26e5bd82b4329387903e35eba7ca84ff99b0296aa361cd54?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ridwan Wahyudi"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/krt-ridwan-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15257","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/545"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15257"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15257\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18893,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15257\/revisions\/18893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}