{"id":15238,"date":"2016-09-17T13:05:00","date_gmt":"2016-09-17T06:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=15238"},"modified":"2016-09-16T15:42:19","modified_gmt":"2016-09-16T08:42:19","slug":"buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2)"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15238\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_3650\" aria-describedby=\"caption-attachment-3650\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3650\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg\" alt=\"Perdagangan manusia, TKI, tenaga kerja Indonesia, perdagangan manusia TKI\" width=\"300\" height=\"171\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-3650\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi perdagangan Manusia<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p><strong>Perdagangan Orang pada Masa Mendatang<\/strong><\/p>\n<p>Sebenarnya praktik perdagangan orang bukanlah tanpa akhir. Optimisme itu akan selalu ada, meski pesimisme selalu menghantui kita pada kenyataannya. Mengingat upaya pemberantasan perdagangan orang oleh penegak hukum semakin layu. Bisa dilihat dari upaya penunututan hak oleh ABK sejak tahun 2014 masih belum menunjukkan kemajuan. Bahkan kasus di Jawa Tengah telah di-SP3-kan (Surat Penghentian Penyelidikan Perkara) oleh kepolisian. Babak baru akan segara muncul pada masa mendatang. Gejalanya sudah mulai dapat dirasakan dari semangat gerakan para penyintas (survivor\/orang yang telah selamat).<\/p>\n<p>Para penyintas ini selalu dicirikan sebagai kelompok yang rentan, mereka akan selalu mewaspadai kondisi lingkungannya yang mengancam untuk mengkesploitasinya. Dengan kondisi yang demikian, penyintas ini memberikan definisi sebagai bagian dari peningkatan pelanggaran dan merespon atas karut marutnya sistem peradilan. Ketika sistem itu telah dikuasai oleh kelas pemodal\/teknokrat, muncullah kegelisahan yang menganggap diri terasing dan terstigma sebagai korban. Dalam hal ini, penulis menyebut korban sebagai kondisi sebelum pekerja meningkatkan status identitasnya sebagai penyintas. Meski sebelumnya korban ini mengalami kondisi pengasingan. Oleh sebab itu, terjadi fase kritis di antara status sebagai korban dan penyintas. Dari sinilah sosok agen perubahan dibutuhkan.<\/p>\n<p>Beberapa waktu lalu kita dihebohkan oleh sosok Imamatul Maysaroh, yang berbicara di depan kongres Partai Demokrat AS. Beliau merupakan penyintas dari praktik perdagangan orang yang sekarang ini ditunjuk sebagai tim ahli Partai Demokrat. Selain itu, ada juga Maizidah Salas, penyintas yang aktif melakukan pemberdayaan kepada masyarakat di Wonosobo. Yang terakhir kabar dari Eni Lestari, seorang champion buruh migran yang akan secara ekslusif berpidato pada pembukaan KTT PBB. Tentunya masih banyak para champion yang sanggup keluar dari zona patahan yang mampu menggeberak untuk membangun gerakan saling melindungi. Sebuah gejala bahwa para penyintas ini telah mengembangkan kemampuan komunikasinya sebagai tahap awal membangun wacana dalam sebuah gerakan.<\/p>\n<p>Apa yang terjadi pada masa mendatang adalah benturan antara kelas pemodal\/teknokrat dan pekerja yang telah tereksploitasi. Para penyintas akan selalu mengorganisasi kekuatannya karena mereka akan semakin sadar akan praktik yang terjadi. Bagi mereka, materi bukanlah hal yang menentukan dalam interaksi sosial. Melainkan simbol, tanda, kode dan nilai-nilai yang terkandung di masyarakat telah menjadi identitas mereka. Sehingga yang sebenarnya terjadi saat ini adalah sebuah gerakan solidaritas organik dari para penyintas. Tarikan di antara penyintas sangat kuat tanpa tergantung dari faktor kebiasaan dan moral di dalam masyarakat pada permulaannya. Malahan, tarikan itulah yang pada akhirnya memunculkan kebiasaan dan membentuk norma di masyarakat pada masa mendatang. Inilah gerakan yang dimaksudkan oleh penulis.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15238\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Sebuah langkah maju dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam upaya memberantas perdagangan orang. Departemen Dalam Negeri AS membuat sebuah daftar peringkat negara-negara di dunia untuk berkomitmen dalam pemberantasan perdagangan orang. Konsikuensinya, negara-negara dalam peringkat tiga dilarang melakukan ekspor ke AS. Selain itu, AS juga akan mengkampanyekan ke seluruh dunia akan tindakannya tersebut. Hal ini membuat negara-negara lain juga mempertimbangkan aspek pemberantasan perdagangan orang di dalam negerinya. Ini merupakan gengsi dalam interaksi hubungan internasional di antara negara-negara di dunia. Sementara kita tahu ketika menjalin perdagangan ke AS memiliki nilai sangat tinggi karena akan ditukar menjadi devisa bagi negara di dunia. Selain AS juga mengklaim diri mereka sebagai regulator dunia.<\/p>\n","protected":false},"author":545,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[869],"tags":[1890,4566,2409,1949,4562,2966,4565,4563,3550,4564],"class_list":["post-15238","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-opini","tag-eni-lestari","tag-imamatul-maysaroh","tag-korban-perdagangan-orang","tag-maizidah-salas","tag-penyintas","tag-perdagangan-orang","tag-perdagangan-orang-dan-survivor","tag-survivor","tag-tppo","tag-tppo-dan-survivor"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebuah langkah maju dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam upaya memberantas perdagangan orang. Departemen Dalam Negeri AS membuat sebuah daftar peringkat negara-negara di dunia untuk berkomitmen dalam pemberantasan perdagangan orang. Konsikuensinya, negara-negara dalam peringkat tiga dilarang melakukan ekspor ke AS. Selain itu, AS juga akan mengkampanyekan ke seluruh dunia akan tindakannya tersebut. Hal ini membuat negara-negara lain juga mempertimbangkan aspek pemberantasan perdagangan orang di dalam negerinya. Ini merupakan gengsi dalam interaksi hubungan internasional di antara negara-negara di dunia. Sementara kita tahu ketika menjalin perdagangan ke AS memiliki nilai sangat tinggi karena akan ditukar menjadi devisa bagi negara di dunia. Selain AS juga mengklaim diri mereka sebagai regulator dunia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-09-17T06:05:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ridwan Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ridwan Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ridwan Wahyudi\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/28403c44a8f8d6324fe91fd851105b0e\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2)\",\"datePublished\":\"2016-09-17T06:05:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/\"},\"wordCount\":414,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg\",\"keywords\":[\"Eni Lestari\",\"imamatul maysaroh\",\"korban perdagangan orang\",\"Maizidah Salas\",\"penyintas\",\"Perdagangan Orang\",\"perdagangan orang dan survivor\",\"survivor\",\"TPPO\",\"tppo dan survivor\"],\"articleSection\":[\"Opinion\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/\",\"name\":\"Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg\",\"datePublished\":\"2016-09-17T06:05:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/28403c44a8f8d6324fe91fd851105b0e\",\"name\":\"Ridwan Wahyudi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91b1850266d77d5c26e5bd82b4329387903e35eba7ca84ff99b0296aa361cd54?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91b1850266d77d5c26e5bd82b4329387903e35eba7ca84ff99b0296aa361cd54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ridwan Wahyudi\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/krt-ridwan-wahyudi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"Sebuah langkah maju dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam upaya memberantas perdagangan orang. Departemen Dalam Negeri AS membuat sebuah daftar peringkat negara-negara di dunia untuk berkomitmen dalam pemberantasan perdagangan orang. Konsikuensinya, negara-negara dalam peringkat tiga dilarang melakukan ekspor ke AS. Selain itu, AS juga akan mengkampanyekan ke seluruh dunia akan tindakannya tersebut. Hal ini membuat negara-negara lain juga mempertimbangkan aspek pemberantasan perdagangan orang di dalam negerinya. Ini merupakan gengsi dalam interaksi hubungan internasional di antara negara-negara di dunia. Sementara kita tahu ketika menjalin perdagangan ke AS memiliki nilai sangat tinggi karena akan ditukar menjadi devisa bagi negara di dunia. Selain AS juga mengklaim diri mereka sebagai regulator dunia.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2016-09-17T06:05:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Ridwan Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ridwan Wahyudi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/"},"author":{"name":"Ridwan Wahyudi","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/28403c44a8f8d6324fe91fd851105b0e"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2)","datePublished":"2016-09-17T06:05:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/"},"wordCount":414,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg","keywords":["Eni Lestari","imamatul maysaroh","korban perdagangan orang","Maizidah Salas","penyintas","Perdagangan Orang","perdagangan orang dan survivor","survivor","TPPO","tppo dan survivor"],"articleSection":["Opinion"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/","name":"Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg","datePublished":"2016-09-17T06:05:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/stop-human-trafficking-300x171.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/09\/17\/buruh-migran-perdagangan-orang-dan-penyintas-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Buruh Migran, Perdagangan Orang dan Penyintas (2)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/28403c44a8f8d6324fe91fd851105b0e","name":"Ridwan Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91b1850266d77d5c26e5bd82b4329387903e35eba7ca84ff99b0296aa361cd54?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91b1850266d77d5c26e5bd82b4329387903e35eba7ca84ff99b0296aa361cd54?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ridwan Wahyudi"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/krt-ridwan-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/545"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15238"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15238\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15245,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15238\/revisions\/15245"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}