{"id":15099,"date":"2016-08-16T09:52:15","date_gmt":"2016-08-16T02:52:15","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=15099"},"modified":"2019-04-24T11:29:25","modified_gmt":"2019-04-24T04:29:25","slug":"overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/","title":{"rendered":"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2)"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15099\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_15097\" aria-describedby=\"caption-attachment-15097\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-15097\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png\" alt=\"Bukti-bukti Pembayaran untuk KUR TKI\" width=\"300\" height=\"163\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki.png 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-15097\" class=\"wp-caption-text\">Bukti-bukti Pembayaran untuk KUR TKI<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Jika <i>finance<\/i> mengirimkan surat tagihan ke rumah majikan, surat itulah yang kita jadikan bukti.Tanyakan pada <i>finance<\/i> beberapa hal berikut ini :<\/p>\n<ol>\n<li>Bagaimana <i>finance \u00a0<\/i>mendapat alamat dan nomor telepon majikan?<\/li>\n<li>Berapa nomer loan\/pinjaman?<\/li>\n<li>Kapan dan dimana perjanjian hutang tersebut dibuat ?<\/li>\n<li>Berapa jumlah pinjaman yang <i>finance<\/i> berikan pada PT ?<\/li>\n<li>Siapa yang bertanggung jawab atas hutang-hutang tersebut?<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mekanisme pembayaran biaya penempatan lewat KUR TKI ini sangat meresahkan buruh migran. Selain harus membayar potongan yang lebih mahal, PJTKI juga menggunakan surat-surat penting bahkan sertifikat tanah sebagai jaminan di Bank BRI. Hariyanto, Ketua SBMI berharap BMI memahami dasar hukum perjanjian yang digunakan sebagai biaya penentuan untuk BMI.<\/p>\n<p>\u201cJangan asal menolak, cek kembali perjanjian peempatan yang telah ada sebelumnya,\u201d ujar Hariyanto.<\/p>\n<p>Secara mendasar tujuan KUR TKI itu baik, namun masalah mendasarnya adalah penegakan hukum dan mekanisme dalam implementasi KUR TKI. Pemerintah sudah menerbitkan regulasi berupa Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 45 Tahun 2015 tentang Pembiayaan Penempatan TKI ke Luar Negeri, namun yang disayangkan adalah tidak adanya mekanisme pengawasan dan penindakan terhadap PPTKIS dan agensi nakal yang membebani BMI dengan biaya di luar ketentuan.<\/p>\n<p>\u201cMenurut saya biaya penempatan yang sudah ditetapkan Pemerintah harus ditegakkan, kemudian yang menjadi debitur KUR TKI adalah TKI atau BMI itu sendiri, bukan PPTKIS, sehingga BMI bisa memutus keterikatan atau jeratan PPTKIS. Masalahnya saat ini, peminjam KUR TKI adalah PPTKIS, maka yang menerima manfaat langsung dari KUR TKI yaa hanya PPTKIS, bahkan PPTKIS masih leluasa membebani BMI dengan potongan gaji tambahan melalui mekanisme jasa finansial swasta di negara penempatan.\u201d ungkap Sri Aryani, relawan di Pusat Sumber Daya Buruh Migran (PSDBM).<\/p>\n<p>Tujuan pemberian subsidi bunga KUR TKI sebesar 12 persen dari APBN itu adalah demi meringankan atau melepaskan jeratan hutang biaya penempatan yang mencekik BMI\/TKI. Oleh karena itu setiap tindakan penyelewengan program KUR TKI yang melibatkan pihak PJTKI dan atau Agensi Asing yang bekerja sama dengan lembaga finance di luar negeri adalah merupakan tindak kejahatan penipuan, atau pemerasan, bahkan tergolong tindak pidana korupsi.<\/p>\n<p>Senada dengan Sri Aryani, Abdul Rahim Sitorus, Koordinator Advokasi PSDBM juga memaparkan, jika ternyata kawan-kawan BMI saat ini masih dijerat hutang biaya penempatan dengan memakai jasa bank atau lembaga finance di negara penempatan seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia atau Taiwan, maka dipastikan hal itu sudah melanggar aturan pembiayaan penempatan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 45 Tahun 2015 tentang Pembiayaan Penempatan TKI ke Luar Negeri.<\/p>\n<p>\u201cOleh karena itu, sebagai pengacara kawan-kawan BMI\/TKI saya tegaskan bahwa secara hukum seluruh kawan-kawan BMI\/TKI berhak <b>MENOLAK MEMBAYAR HUTANG BIAYA PENEMPATAN<\/b> lewat bank atau lembaga finance yang ada di luar negeri !\u201d pungkas Abdul Rahim Sitorus atau yang kerap disapa Bang Rahim kepada redaksi VoM.<\/p>\n<p>Adalah sebuah kekonyolan dimana Negara mengeluarkan dana APBN untuk subsidi bunga KUR TKI namun disisi lain menyerahkan akses KUR TKI kepada PPTKIS yang sejatinya adalah pelaku kejahatan overcharging. Kebijakan KUR TKI sejatinya layak ditolak jika mekanisme implementasi dan penegakan hukum atas biaya penempatan TKI\/BMI masih rendah.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15099\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Mekanisme pembayaran biaya penempatan lewat KUR TKI ini sangat meresahkan buruh migran. Selain harus membayar potongan yang lebih mahal, PJTKI juga menggunakan surat-surat penting bahkan sertifikat tanah sebagai jaminan di Bank BRI. Hariyanto, Ketua SBMI berharap BMI memahami dasar hukum perjanjian yang digunakan sebagai biaya penentuan untuk BMI.<\/p>\n","protected":false},"author":675,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[870],"tags":[99,851,4525,4526,4527,698],"class_list":["post-15099","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-jejak-kasus","tag-buruh-migran","tag-kredit-usaha-rakyat-kur","tag-kur-tki","tag-overcharging-buruh-migran","tag-overcharging-kur-tki","tag-tki"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Mekanisme pembayaran biaya penempatan lewat KUR TKI ini sangat meresahkan buruh migran. Selain harus membayar potongan yang lebih mahal, PJTKI juga menggunakan surat-surat penting bahkan sertifikat tanah sebagai jaminan di Bank BRI. Hariyanto, Ketua SBMI berharap BMI memahami dasar hukum perjanjian yang digunakan sebagai biaya penentuan untuk BMI.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-08-16T02:52:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-24T04:29:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ratih sbmi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ratih sbmi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/\"},\"author\":{\"name\":\"ratih sbmi\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/23adce4a338aca747b118babff5a51cd\"},\"headline\":\"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2)\",\"datePublished\":\"2016-08-16T02:52:15+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-24T04:29:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/\"},\"wordCount\":495,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png\",\"keywords\":[\"buruh migran\",\"Kredit usaha rakyat (KUR)\",\"kur tki\",\"overcharging buruh migran\",\"overcharging kur tki\",\"tenaga kerja indonesia\"],\"articleSection\":[\"Case Records\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/\",\"name\":\"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png\",\"datePublished\":\"2016-08-16T02:52:15+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-24T04:29:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/23adce4a338aca747b118babff5a51cd\",\"name\":\"ratih sbmi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/47788cc4441371ed54b247a975d1dec98fd670226b5b5dbd10b7895193d0463d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/47788cc4441371ed54b247a975d1dec98fd670226b5b5dbd10b7895193d0463d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ratih sbmi\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/ratihsbmi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Mekanisme pembayaran biaya penempatan lewat KUR TKI ini sangat meresahkan buruh migran. Selain harus membayar potongan yang lebih mahal, PJTKI juga menggunakan surat-surat penting bahkan sertifikat tanah sebagai jaminan di Bank BRI. Hariyanto, Ketua SBMI berharap BMI memahami dasar hukum perjanjian yang digunakan sebagai biaya penentuan untuk BMI.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2016-08-16T02:52:15+00:00","article_modified_time":"2019-04-24T04:29:25+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"ratih sbmi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ratih sbmi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/"},"author":{"name":"ratih sbmi","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/23adce4a338aca747b118babff5a51cd"},"headline":"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2)","datePublished":"2016-08-16T02:52:15+00:00","dateModified":"2019-04-24T04:29:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/"},"wordCount":495,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png","keywords":["buruh migran","Kredit usaha rakyat (KUR)","kur tki","overcharging buruh migran","overcharging kur tki","tenaga kerja indonesia"],"articleSection":["Case Records"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/","name":"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2) - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png","datePublished":"2016-08-16T02:52:15+00:00","dateModified":"2019-04-24T04:29:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Kur-tki-300x163.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2016\/08\/16\/overcharging-melalui-mekanisme-kur-tki-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Overcharging Melalui Mekanisme KUR TKI (2)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/23adce4a338aca747b118babff5a51cd","name":"ratih sbmi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/47788cc4441371ed54b247a975d1dec98fd670226b5b5dbd10b7895193d0463d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/47788cc4441371ed54b247a975d1dec98fd670226b5b5dbd10b7895193d0463d?s=96&d=mm&r=g","caption":"ratih sbmi"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/ratihsbmi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/675"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15099"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15099\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24220,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15099\/revisions\/24220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}