{"id":14531,"date":"2016-02-17T20:52:51","date_gmt":"2016-02-17T13:52:51","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=14531"},"modified":"2019-04-10T09:57:09","modified_gmt":"2019-04-10T02:57:09","slug":"tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/","title":{"rendered":"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14531\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_14532\" aria-describedby=\"caption-attachment-14532\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-14532\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg\" alt=\"Ilustrasi Temperatur Cuaca \" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-768x512.jpg 768w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity.jpg 960w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-14532\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi Temperatur Cuaca<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Hari ini Jumat (12\/02\/2016) dan beberapa hari ke depan suhu di Hong Kong berkisar 18-21 derajat celcius, berawan dan berkabut dengan tingkat kelembapan 99%. Kondisi lembab ini bisa dilihat dari kondisi dinding dan lantai di sekitar lorong apartemen yang basah karena jendela terbuka. Buruh migran di Hong Kong perlu mengerti apa yang harus dilakukan dalam cuaca lembab seperti ini di rumah majikan.<\/p>\n<p>Buruh migran perlu paham jika majikan menyebut dengan istilah \u201cTai Mo\/Sap Sap te\u201d yang artinya adalah lembab basah dalam bahasa Indonesia. Kondisi lembab adalah kondisi di mana di luar rumah gelap berkabut, namun awan atau udara itu mengandung air. Ada beberapa hal yang harus dilakukan buruh migran jika mendapati kondisi seperti ini :<\/p>\n<p>1. Tutup semua jendela rumah atau flat. Jika dibuka, dinding dan langit-langit rumah akan basah dan menyebabkan jamur yang tak sedap dipandang<br \/>\n2. Jangan menjemur pakaian di luar rumah. Alih alih kering, justru akan menjadi kotor dan basah, karena udara di luar mengandung air dan debu.<br \/>\n3. Nyalakan mesin penghisap udara atau Jau sap ke, untuk mengeringkan kondisi ruangan yang basah dan secara kasat mata dapat dilihat<br \/>\n4. Kontrol mesin Jau sap ke, jangan sampai terlalu panas karena bisa kebakaran. Nyalakan dua jam dan matikan dua jam. Jangan lupa untuk membuang air di tangki penampungan mesin tersebut sebelum dinyalakan kembali.<br \/>\n5. Periksa kabel-kabel yang mengalami kondisi basah, agar tidak menyebabkan konsleting listrik. Segera lap dan keringkan kabel-kabel tersebut.<br \/>\n6. Jika di rumah majikan tidak ada mesin Jau sap ke. Selain tutup semua jendela, kita musti rajin mengecek dan mengelap kering benda-benda yang tiba-tiba berembun basah, seperti kabel dan alat elektronik.<br \/>\n7: Jika keluar rumah kenakan masker, karena udara mengandung debu dan air yang kurang bagus untuk pernafasan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14531\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Hari ini Jumat (12\/02\/2016) dan beberapa hari ke depan suhu di Hong Kong berkisar 18-21 derajat celcius. Berawan dan berkabut dengan tingkat kelembapan 99%. Kondisi lembab ini bisa dilihat dari kondisi dinding dan lantai di sekitar lorong apartemen yang basah karena jendela terbuka. Buruh migran di Hong Kong perlu mengerti apa yang harus dilakukan di rumah majikan.<\/p>\n","protected":false},"author":674,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4912],"tags":[99,4308,1469,4306,4307,459,3345],"class_list":["post-14531","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-panduan","tag-buruh-migran","tag-buruh-migran-cuaca-lembab","tag-buruh-migran-hong-kong","tag-cuaca-lembab-hong-kong","tag-mengatasi-cuaca-lembab","tag-panduan-buruh-migran","tag-tips-buruh-migran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Hari ini Jumat (12\/02\/2016) dan beberapa hari ke depan suhu di Hong Kong berkisar 18-21 derajat celcius. Berawan dan berkabut dengan tingkat kelembapan 99%. Kondisi lembab ini bisa dilihat dari kondisi dinding dan lantai di sekitar lorong apartemen yang basah karena jendela terbuka. Buruh migran di Hong Kong perlu mengerti apa yang harus dilakukan di rumah majikan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-02-17T13:52:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-10T02:57:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"biyanca kenlim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"biyanca kenlim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/\"},\"author\":{\"name\":\"biyanca kenlim\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/61340ad35d4b97a90597e9e629cb23c0\"},\"headline\":\"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong\",\"datePublished\":\"2016-02-17T13:52:51+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-10T02:57:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/\"},\"wordCount\":293,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg\",\"keywords\":[\"buruh migran\",\"buruh migran cuaca lembab\",\"buruh migran hong kong\",\"cuaca lembab hong kong\",\"mengatasi cuaca lembab\",\"panduan buruh migran\",\"tips buruh migran\"],\"articleSection\":[\"Guidelines\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/\",\"name\":\"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg\",\"datePublished\":\"2016-02-17T13:52:51+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-10T02:57:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/61340ad35d4b97a90597e9e629cb23c0\",\"name\":\"biyanca kenlim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d56dab59d5873c001cf66c7d9600720f52b3e9fdd92aadec119c279d0004d7fc?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d56dab59d5873c001cf66c7d9600720f52b3e9fdd92aadec119c279d0004d7fc?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"biyanca kenlim\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/biyancaa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Hari ini Jumat (12\/02\/2016) dan beberapa hari ke depan suhu di Hong Kong berkisar 18-21 derajat celcius. Berawan dan berkabut dengan tingkat kelembapan 99%. Kondisi lembab ini bisa dilihat dari kondisi dinding dan lantai di sekitar lorong apartemen yang basah karena jendela terbuka. Buruh migran di Hong Kong perlu mengerti apa yang harus dilakukan di rumah majikan.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2016-02-17T13:52:51+00:00","article_modified_time":"2019-04-10T02:57:09+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"biyanca kenlim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"biyanca kenlim","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/"},"author":{"name":"biyanca kenlim","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/61340ad35d4b97a90597e9e629cb23c0"},"headline":"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong","datePublished":"2016-02-17T13:52:51+00:00","dateModified":"2019-04-10T02:57:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/"},"wordCount":293,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg","keywords":["buruh migran","buruh migran cuaca lembab","buruh migran hong kong","cuaca lembab hong kong","mengatasi cuaca lembab","panduan buruh migran","tips buruh migran"],"articleSection":["Guidelines"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/","name":"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg","datePublished":"2016-02-17T13:52:51+00:00","dateModified":"2019-04-10T02:57:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Humidity-300x200.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/17\/tips-buruh-migran-mengatasi-cuaca-lembab-di-hong-kong\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips Buruh Migran Mengatasi Cuaca Lembab di Hong Kong"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/61340ad35d4b97a90597e9e629cb23c0","name":"biyanca kenlim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d56dab59d5873c001cf66c7d9600720f52b3e9fdd92aadec119c279d0004d7fc?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d56dab59d5873c001cf66c7d9600720f52b3e9fdd92aadec119c279d0004d7fc?s=96&d=mm&r=g","caption":"biyanca kenlim"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/biyancaa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/674"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14531"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22093,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14531\/revisions\/22093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}