{"id":14453,"date":"2016-02-04T19:40:11","date_gmt":"2016-02-04T12:40:11","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=14453"},"modified":"2019-04-16T11:40:26","modified_gmt":"2019-04-16T04:40:26","slug":"tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/","title":{"rendered":"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14453\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_14438\" aria-describedby=\"caption-attachment-14438\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-14438\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg\" alt=\"Ilustrasi Levy atau Pungutan\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-150x150.jpg 150w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan.jpg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-14438\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi Levy atau Pungutan<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Tidak hanya Buruh Migran Indonesia (BMI) yang merasa keberatan atas keputusan pemerintah Malaysia menaikkan pungutan bagi pekerja asing (levy). Pengusaha Malaysia yang tergabung dalam Federasi Pengusaha-Pengusaha Malaysia (MEF) juga memprotes keputusan tersebut karena dianggap tidak wajar dan membebani pengusaha Malaysia. Seperti dilansir media Malaysia, mStar Online, Rabu (3\/02\/2016), MEF meminta kepada pemerintah Malaysia agar mengembalikan tarif pungutan seperti sebelumnya agar tidak membebani pengusaha-pengusaha Malaysia yang mempekerjakan lebih dari dua juta pekerja asing.<\/p>\n<p>MEF juga mengusulkan kepada pemerintah Malaysia agar lebih baik mendaftar buruh migran yang tidak terdaftar ketimbang menaikkan pungutan. Jika itu dilakukan, pemerintah Malaysia akan mendapat tambahan pendapatan yang \u00a0jauh lebih besar karena \u00a0jumlah pekerja asing yang tidak terdaftar diperkirakan sekitar empat juta. Sebelumnya, pemerintah Malaysia pada Minggu (31\/01\/2016) mengumumkan pungutan bagi buruh migran dinaikkan hingga dua kali lipat menjadi RM2500, yang dimulai 1 Februari.<\/p>\n<p>Perlu diketahui, perusahaan di Malaysia (tidak semua) memenuhi syarat mengeluarkan izin kerja (permit) atas nama perusahaannya sendiri akan menanggung pembayaran levy pekerjanya. Sementara bagi pekerja asing, termasuk buruh migran yang permit kerjanya numpang perusahaan lain maka pembayaran levy ditanggung oleh BMI\/TKI itu sendiri. Samsudin bin Taufik, TKI asal Lampung yang sudah puluhan tahun bekerja di Malaysia berharap agar pemerintah RI segera melakukan upaya diplomasi untuk tujuan perlindungan. Ia juga berharap kepada pemerintah Malaysia agar mau menerima usulan dari pengusaha Malaysia untuk mendaftar pekerja asing yang tidak terdaftar.<\/p>\n<p>\u201cSelama ini,\u00a0 bertahun-tahun bekerja di Malaysia untuk urusan permit saya selalu bayar sendiri, lha kalau naiknya sampai dua kali lipat tentu saja kami keberatan. Tidak hanya saya, semua kawan-kawan di sini juga bayar sendiri. Jika pengusaha Malaysia saja protes, masak pemerintah kita tak bisa berbuat sesuatu sih,\u201d ujar Samsudin.<\/p>\n<p>Menurut Samsudin, tidak hanya masalah naiknya harga pungutan, jika Malaysia mau mendaftar pekerja asing yang tidak terdaftar atau <em>undocument<\/em>, ada harapan permasalahan klasik tersebut akan berkurang. \u201cTidak ada TKI yang berniat menjadi <em>undocument. <\/em>Selama ini rumit dan mahalnya pengurusan permit yang membuat sebagian dari kami menjadi undocument. Jika pemerintah Malaysia ada kemauan\u00a0 mendaftar pekerja asing yang tak terdaftar tentu ada harapan pengurusan permit akan dipermudah,\u201d pungkasnya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14453\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Tidak hanya Buurh Migran Indonesia (BMI) yang merasa keberatan atas keputusan pemerintah Malaysia menaikkan pungutan bagi pekerja asing (levy). Pengusaha Malaysia yang tergabung dalam Federasi Pengusaha-Pengusaha Malaysia (MEF) juga memprotes keputusan tersebut karena dianggap tidak wajar dan membebani pengusaha Malaysia. Seperti dilansir media Malaysia, mStar Online, Rabu (3\/02\/2016), MEF meminta kepada pemerintah Malaysia agar mengembalikan tarif pungutan seperti sebelumnya agar tidak membebani pengusaha-pengusaha Malaysia yang mempekerjakan lebih dari dua juta pekerja asing.<\/p>\n","protected":false},"author":660,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[99,2864,3350,4273,4272,4271],"class_list":["post-14453","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hukum","tag-buruh-migran","tag-buruh-migran-malaysia","tag-buruh-migran-tki","tag-levy-buruh-migran-malaysia","tag-levy-pekerja-malaysia","tag-pungutan-levy"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Tidak hanya Buurh Migran Indonesia (BMI) yang merasa keberatan atas keputusan pemerintah Malaysia menaikkan pungutan bagi pekerja asing (levy). Pengusaha Malaysia yang tergabung dalam Federasi Pengusaha-Pengusaha Malaysia (MEF) juga memprotes keputusan tersebut karena dianggap tidak wajar dan membebani pengusaha Malaysia. Seperti dilansir media Malaysia, mStar Online, Rabu (3\/02\/2016), MEF meminta kepada pemerintah Malaysia agar mengembalikan tarif pungutan seperti sebelumnya agar tidak membebani pengusaha-pengusaha Malaysia yang mempekerjakan lebih dari dua juta pekerja asing.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-02-04T12:40:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-16T04:40:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Figo Kurniawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Figo Kurniawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Figo Kurniawan\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/bd7da5959097b451ca91bd0fc50cc34e\"},\"headline\":\"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan\",\"datePublished\":\"2016-02-04T12:40:11+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-16T04:40:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/\"},\"wordCount\":358,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg\",\"keywords\":[\"buruh migran\",\"buruh migran malaysia\",\"buruh migran tki\",\"levy buruh migran malaysia\",\"levy pekerja malaysia\",\"pungutan levy\"],\"articleSection\":[\"Legal\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/\",\"name\":\"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg\",\"datePublished\":\"2016-02-04T12:40:11+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-16T04:40:26+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/bd7da5959097b451ca91bd0fc50cc34e\",\"name\":\"Figo Kurniawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c9bcd20e09746fc5baec448abafaed0eaf58a9dd1933a37a994126fc1669516b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c9bcd20e09746fc5baec448abafaed0eaf58a9dd1933a37a994126fc1669516b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Figo Kurniawan\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/figo-kurniawan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Tidak hanya Buurh Migran Indonesia (BMI) yang merasa keberatan atas keputusan pemerintah Malaysia menaikkan pungutan bagi pekerja asing (levy). Pengusaha Malaysia yang tergabung dalam Federasi Pengusaha-Pengusaha Malaysia (MEF) juga memprotes keputusan tersebut karena dianggap tidak wajar dan membebani pengusaha Malaysia. Seperti dilansir media Malaysia, mStar Online, Rabu (3\/02\/2016), MEF meminta kepada pemerintah Malaysia agar mengembalikan tarif pungutan seperti sebelumnya agar tidak membebani pengusaha-pengusaha Malaysia yang mempekerjakan lebih dari dua juta pekerja asing.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2016-02-04T12:40:11+00:00","article_modified_time":"2019-04-16T04:40:26+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Figo Kurniawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Figo Kurniawan","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/"},"author":{"name":"Figo Kurniawan","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/bd7da5959097b451ca91bd0fc50cc34e"},"headline":"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan","datePublished":"2016-02-04T12:40:11+00:00","dateModified":"2019-04-16T04:40:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/"},"wordCount":358,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg","keywords":["buruh migran","buruh migran malaysia","buruh migran tki","levy buruh migran malaysia","levy pekerja malaysia","pungutan levy"],"articleSection":["Legal"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/","name":"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg","datePublished":"2016-02-04T12:40:11+00:00","dateModified":"2019-04-16T04:40:26+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/Pungutan-300x300.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2016\/02\/04\/tidak-hanya-buruh-migran-pengusaha-malaysia-juga-protes-kenaikan-pungutan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tidak Hanya Buruh Migran, Pengusaha Malaysia Juga Protes Kenaikan Pungutan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/bd7da5959097b451ca91bd0fc50cc34e","name":"Figo Kurniawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c9bcd20e09746fc5baec448abafaed0eaf58a9dd1933a37a994126fc1669516b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c9bcd20e09746fc5baec448abafaed0eaf58a9dd1933a37a994126fc1669516b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Figo Kurniawan"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/figo-kurniawan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14453","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/660"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14453"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14453\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23311,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14453\/revisions\/23311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}