{"id":14269,"date":"2015-12-06T20:15:29","date_gmt":"2015-12-06T13:15:29","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=14269"},"modified":"2019-04-15T13:47:02","modified_gmt":"2019-04-15T06:47:02","slug":"kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/","title":{"rendered":"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14269\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_14270\" aria-describedby=\"caption-attachment-14270\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-14270\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg\" alt=\"Usaha Penangkaran Burung yang Dirintis Sugeng\" width=\"300\" height=\"220\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng.jpg 393w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-14270\" class=\"wp-caption-text\">Usaha Penangkaran Burung yang Dirintis Sugeng<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Usaha penangkaran burung belum begitu dikenal oleh penduduk di Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Meski demikian, hal tersebut tak menyurutkan niat Sugeng Haryono untuk memulai usaha penangkaran burung. Bermodal uang yang didapat dari bekerja menjadi buruh migran di Korea Selatan, laki-laki yang beralamat di Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar\u00a0 memulai usahanya sekembali dari negeri gingseng.<\/p>\n<p>\u201cSaya pulang dari Korea tahun 2013, dua hari setelah tiba dirumah, saya langsung merencanakan membuat tempat penangkaran burung di belakang rumah,\u201d tutur Sugeng memulai cerita.<\/p>\n<p>Usaha yang dilakoni ternyata tak semudah yang dibayangkan oleh Sugeng. Selain terkendala modal usaha, ia juga belum berpengalaman dalam menjalani usahanya. Diakui oleh Sugeng, dalam kurun waktu tahun 2013-2014, proses pembelajaran usaha masih berlangsung.<\/p>\n<p>\u201cSatu tahun pertama, usaha saya belum menampakkan hasil. Saya terus berproses mengatasi kendala, seperti belajar membuat pembibitan yang bagus,\u201d ungkap Sugeng.<\/p>\n<p>Kini usahanya mulai menampakan hasil, tak kurang dari 4 jenis burung yang\u00a0 ada di penangkaran banyak dilirik oleh warga di lingkungannya. Pemasaran burung juga dilakukan di luar Gumelar, seperti ke daerah Majenang, Sidareja, dan Karangpucung. Sugeng menuturkan bahwa awalnya dia hanya menangkar 27 pasang burung yang terdiri dari burung Goci, Kacer, Jalak Suren, Murai. Sekarang sudah ada lebih dari 40 pasang burung berada di 73 kandang penangkarannya.<\/p>\n<p>Usaha penangkaran burungnya ia beri nama H&amp;H, inisial dari nama anaknya Hiera &amp; Hiero. Untuk harga jual tiap burung, Sugeng mematok harga sesuai dengan usia burung. Jenis Murai yang sudah bisa makan sendiri dihargai 2,5 juta dan jenis Jalak dihargai 350 ribu. Sugeng memulai bisnis ini bukan tanpa perencanaan. Satu tahun terakhir menjelang pulang ke Indonesia, ia sudah merencanakan usaha dan menabung demi mewujudkannya. Menurut Sugeng, memang sempat ada rasa takut pada awal memulai usaha, tetapi ia meyakinkan diri untuk memulainya. Sobat buruh migran yang ingin mendapat cerita lengkap dari Sugeng dan belajar mengenai usahanya bisa menghubungi\u00a0 Sugeng Haryono di 082226985789.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14269\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Usaha penangkaran burung belum begitu dikenal oleh penduduk di Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Meski demikian, hal tersebut tak menyurutkan niat Sugeng Haryono untuk memulai usaha penangkaran burung. Bermodal uang yang didapat dari bekerja menjadi buruh migran di Korea Selatan, laki-laki yang beralamat di Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar  memulai usahanya sekembali dari negeri gingseng.<\/p>\n","protected":false},"author":648,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4904],"tags":[99,1129,322,4148,4146,4147,4149],"class_list":["post-14269","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kiprah","tag-buruh-migran","tag-buruh-migran-banyumas","tag-kisah-buruh-migran","tag-kisah-inspirasi-buruh-migran","tag-kisah-tki-banyumas","tag-kisah-usaha-bmi","tag-usaha-mantan-buruh-migran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Usaha penangkaran burung belum begitu dikenal oleh penduduk di Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Meski demikian, hal tersebut tak menyurutkan niat Sugeng Haryono untuk memulai usaha penangkaran burung. Bermodal uang yang didapat dari bekerja menjadi buruh migran di Korea Selatan, laki-laki yang beralamat di Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar memulai usahanya sekembali dari negeri gingseng.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-12-06T13:15:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-15T06:47:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"lili ambarwanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"lili ambarwanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/\"},\"author\":{\"name\":\"lili ambarwanto\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b703840e4c2b0d2fd3fc3f3852deb757\"},\"headline\":\"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung\",\"datePublished\":\"2015-12-06T13:15:29+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-15T06:47:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/\"},\"wordCount\":319,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg\",\"keywords\":[\"buruh migran\",\"buruh migran banyumas\",\"kisah buruh migran\",\"kisah inspirasi buruh migran\",\"kisah tki banyumas\",\"kisah usaha bmi\",\"usaha mantan buruh migran\"],\"articleSection\":[\"Figures\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/\",\"name\":\"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg\",\"datePublished\":\"2015-12-06T13:15:29+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-15T06:47:02+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b703840e4c2b0d2fd3fc3f3852deb757\",\"name\":\"lili ambarwanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c69de59c7b6730be7a08da7bd59dd824c4c862e55b70ebaf4eceb3db768e6ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c69de59c7b6730be7a08da7bd59dd824c4c862e55b70ebaf4eceb3db768e6ff2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"lili ambarwanto\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/liliambar\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Usaha penangkaran burung belum begitu dikenal oleh penduduk di Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Meski demikian, hal tersebut tak menyurutkan niat Sugeng Haryono untuk memulai usaha penangkaran burung. Bermodal uang yang didapat dari bekerja menjadi buruh migran di Korea Selatan, laki-laki yang beralamat di Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar memulai usahanya sekembali dari negeri gingseng.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2015-12-06T13:15:29+00:00","article_modified_time":"2019-04-15T06:47:02+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"lili ambarwanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"lili ambarwanto","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/"},"author":{"name":"lili ambarwanto","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b703840e4c2b0d2fd3fc3f3852deb757"},"headline":"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung","datePublished":"2015-12-06T13:15:29+00:00","dateModified":"2019-04-15T06:47:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/"},"wordCount":319,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg","keywords":["buruh migran","buruh migran banyumas","kisah buruh migran","kisah inspirasi buruh migran","kisah tki banyumas","kisah usaha bmi","usaha mantan buruh migran"],"articleSection":["Figures"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/","name":"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg","datePublished":"2015-12-06T13:15:29+00:00","dateModified":"2019-04-15T06:47:02+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/Usaha-Penangkaran-Burung-yang-Dirintis-Sugeng-300x220.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/12\/06\/kisah-buruh-migran-sugeng-dan-usaha-penangkaran-burung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kisah Buruh Migran Sugeng dan Usaha Penangkaran Burung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b703840e4c2b0d2fd3fc3f3852deb757","name":"lili ambarwanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c69de59c7b6730be7a08da7bd59dd824c4c862e55b70ebaf4eceb3db768e6ff2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c69de59c7b6730be7a08da7bd59dd824c4c862e55b70ebaf4eceb3db768e6ff2?s=96&d=mm&r=g","caption":"lili ambarwanto"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/liliambar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14269","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/648"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14269"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14269\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23149,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14269\/revisions\/23149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14269"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14269"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14269"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}