{"id":14079,"date":"2015-10-25T07:16:56","date_gmt":"2015-10-25T00:16:56","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=14079"},"modified":"2019-04-08T10:02:46","modified_gmt":"2019-04-08T03:02:46","slug":"uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/","title":{"rendered":"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14079\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" size-medium wp-image-14081 alignleft\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg\" alt=\"Seminar Perlindungan Hukum Bagi TKI \" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Setiap penerbitan Undang-Undang (UU) harus memiliki naskah akademik, tetapi ini tak terjadi dengan penerbitan UU yang mengatur tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri. UU No. 39 Tahun 2004 ini ternyata tidak memiliki naskah akademik karena hanya merupakan turunan dari Keputusan Menteri Tenga Kerja dan Transmigrasi No. 104A\/Men\/2002 Tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri. Istilahnya sering disebut sebagai Kepmen yang di &#8216;undangkan&#8217;, maka isinya sama persis dengan Kepmen tersebut.<\/p>\n<p>Demikian disampaikan oleh Profesor Uwiyono di Seminar Nasional Perlindungan Hukum dan Peran Negara atas Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri yang diselenggarakan oleh Djokosoetono Research Center di Fakultas Hukum, Universitas Indonesia (23\/10\/2015).<\/p>\n<p>Uwiyono pada tahun 2010 membantu Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) menyelenggarakan penelitian akademik mengenai UU 39\/2004 dan setelah dikaji ternyata isinya bermasalah. UU ini mau tak mau harus direvisi, salah satu yang harus direvisi ialah konsep kelembagaan penempatan dan perlindungan buruh migran.<\/p>\n<p>Untuk menyederhanakan konsepnya, Uwiyono menggunakan pendekatan tahapan migrasi. Migrasi tenaga kerja ke luar negeri terbagi tiga tahapan yaitu : pra penempatan, masa penempatan dan purna penempatan. Masing masing tahapan harus ada lembaga yang bertanggungjawab.<\/p>\n<p>\u201cPenanggung jawab pada masa pra penempatan adalah Lembaga Pra Penempatan, penanggung jawab pada masa penempatan adalah Lembaga Masa Penempatan, dan penanggung jawab pada purna penempatan adalah Lembaga Purna Penempatan,\u201d ujar Uwiyono.<\/p>\n<p>Konsep ini jelas, karena masing-masing ada penanggung jawabnya. Tidak akan lagi saling salah menyalahkan seperti yang sudah terjadi, Kemlu menyalahkan Kemenaker, Kemenaker menyalahkan BNP2TKI dan seterusnya. Lebih lanjut Uwiyono mengatakan bahwa perekrutan dan pelatihan tidak bisa diserahkan kepada PPTKIS, karena PPTKIS berorientasi bisnis, bukan berorientasi sosial.<\/p>\n<p>Jadi ketika PPTKIS mendapatkan 100 Job Order, maka ia harus segera memenuhi sebab jika tidak ia akan merugi. Dalam proses pemenuhan tersebut dia merekrut, melatih, dan lalu menempatkan calon TKI yang belum memenuhi syarat. Ini tidak bisa dilakukan karena TKI tidak akan terlindungi. Posisi PPTKIS harus diletakkan sebagai lembaga pengirim saja. Perekrutan, pelatihan, tes kesehatan dan psikologi, itu harus dilakukan Lembaga Pra Penempatan dan disiapkan sedemikian rupa sehingga TKI siap bekerja, mempunyai keterampilan kerja dan bahasa, sehingga tidak jadi masalah.<\/p>\n<p>Hal senada disampaikan oleh Teguh <span class=\"st\">Hendro Cahyono,<\/span> Direktur Mediasi dan Advokasi, BNP2TKI. Ia mengatakan bahwa UU 39\/2004 banyak kelemahan. Kelemahan yang paling mendasar adalah susah di implementasikan. Sudah sejak tahun 2009 UU ini akan di revisi, tapi hingga pergantian parlemen tahun 2014 hanya satu yang selesai di bahas, yaitu judulnya saja.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini Presiden mengamanatkan pembahasan kepada 5 Kementerian, dan BNP2TKI tidak dilibatkan,&#8221; ujar Teguh.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14079\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Setiap penerbitan Undang-Undang (UU) harus memiliki naskah akademik, tetapi ini tak terjadi dengan penerbitan UU yang mengatur tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri. UU No. 39 Tahun 2004 ini ternyata tidak memiliki naskah akademik karena hanya merupakan turunan dari Keputusan Menteri Tenga Kerja dan Transmigrasi No. 104A\/Men\/2002 Tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri. Istilahnya sering disebut sebagai Kepmen yang di &#8216;undangkan&#8217;, maka isinya sama persis dengan Kepmen tersebut.<\/p>\n","protected":false},"author":524,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[860],"tags":[4058,4056,4057,2705,4060,4061,4055,2210,4059,2170],"class_list":["post-14079","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-djokosoetono-research-center","tag-drc-universitas-indonesia","tag-fakultas-hukum-indonesia","tag-jaringan-buruh-migran","tag-naskah-akademik","tag-naskah-akademik-undang-undang","tag-profesor-uwiyono","tag-revisi-uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln","tag-uu-39-tahun-2004","tag-uu-pptkiln"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Setiap penerbitan Undang-Undang (UU) harus memiliki naskah akademik, tetapi ini tak terjadi dengan penerbitan UU yang mengatur tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri. UU No. 39 Tahun 2004 ini ternyata tidak memiliki naskah akademik karena hanya merupakan turunan dari Keputusan Menteri Tenga Kerja dan Transmigrasi No. 104A\/Men\/2002 Tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri. Istilahnya sering disebut sebagai Kepmen yang di &#039;undangkan&#039;, maka isinya sama persis dengan Kepmen tersebut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-10-25T00:16:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-08T03:02:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"bobi anwar ma&#039;arif\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"bobi anwar ma&#039;arif\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/\"},\"author\":{\"name\":\"bobi anwar ma'arif\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c31df9a6b149aadb4ccbca8af088778b\"},\"headline\":\"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik\",\"datePublished\":\"2015-10-25T00:16:56+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-08T03:02:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/\"},\"wordCount\":402,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg\",\"keywords\":[\"Djokosoetono Research Center\",\"DRC Universitas Indonesia\",\"Fakultas Hukum Indonesia\",\"jaringan buruh migran\",\"naskah akademik\",\"naskah akademik undang undang\",\"Profesor Uwiyono\",\"revisi UU 39 tahun 2004 tentang PPTKILN\",\"uu 39 tahun 2004\",\"UU PPTKILN\"],\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/\",\"name\":\"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg\",\"datePublished\":\"2015-10-25T00:16:56+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-08T03:02:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c31df9a6b149aadb4ccbca8af088778b\",\"name\":\"bobi anwar ma'arif\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c951ad2f59634a3854b48ff6c249e4488add7fc069c51d8385b0de3051ebfcac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c951ad2f59634a3854b48ff6c249e4488add7fc069c51d8385b0de3051ebfcac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"bobi anwar ma'arif\"},\"description\":\"Pengurus Dewan Pimpinan Nasional Serikat Buruh Migran Indonesia (Sekjen SBMI)\",\"sameAs\":[\"http:\/\/sbmi.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/bobi-alwy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Setiap penerbitan Undang-Undang (UU) harus memiliki naskah akademik, tetapi ini tak terjadi dengan penerbitan UU yang mengatur tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri. UU No. 39 Tahun 2004 ini ternyata tidak memiliki naskah akademik karena hanya merupakan turunan dari Keputusan Menteri Tenga Kerja dan Transmigrasi No. 104A\/Men\/2002 Tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri. Istilahnya sering disebut sebagai Kepmen yang di 'undangkan', maka isinya sama persis dengan Kepmen tersebut.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2015-10-25T00:16:56+00:00","article_modified_time":"2019-04-08T03:02:46+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"bobi anwar ma'arif","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"bobi anwar ma'arif","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/"},"author":{"name":"bobi anwar ma'arif","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c31df9a6b149aadb4ccbca8af088778b"},"headline":"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik","datePublished":"2015-10-25T00:16:56+00:00","dateModified":"2019-04-08T03:02:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/"},"wordCount":402,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg","keywords":["Djokosoetono Research Center","DRC Universitas Indonesia","Fakultas Hukum Indonesia","jaringan buruh migran","naskah akademik","naskah akademik undang undang","Profesor Uwiyono","revisi UU 39 tahun 2004 tentang PPTKILN","uu 39 tahun 2004","UU PPTKILN"],"articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/","name":"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg","datePublished":"2015-10-25T00:16:56+00:00","dateModified":"2019-04-08T03:02:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/12037971_522974997866850_1344697441134391245_n1-300x225.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2015\/10\/25\/uu-39-tahun-2004-tentang-pptkiln-tak-memiliki-naskah-akademik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"UU 39 Tahun 2004 Tentang PPTKILN Tak Memiliki Naskah Akademik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c31df9a6b149aadb4ccbca8af088778b","name":"bobi anwar ma'arif","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c951ad2f59634a3854b48ff6c249e4488add7fc069c51d8385b0de3051ebfcac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c951ad2f59634a3854b48ff6c249e4488add7fc069c51d8385b0de3051ebfcac?s=96&d=mm&r=g","caption":"bobi anwar ma'arif"},"description":"Pengurus Dewan Pimpinan Nasional Serikat Buruh Migran Indonesia (Sekjen SBMI)","sameAs":["http:\/\/sbmi.or.id"],"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/bobi-alwy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14079","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/524"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14079"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14079\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21958,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14079\/revisions\/21958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}