{"id":14049,"date":"2015-10-12T15:25:59","date_gmt":"2015-10-12T08:25:59","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=14049"},"modified":"2019-04-23T13:44:23","modified_gmt":"2019-04-23T06:44:23","slug":"pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/","title":{"rendered":"Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14049\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_14050\" aria-describedby=\"caption-attachment-14050\" style=\"width: 151px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-14050\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png\" alt=\"Wakam, Purna Buruh Migran yang Menggeluti Pembuatan Pupuk Organik \" width=\"151\" height=\"173\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-14050\" class=\"wp-caption-text\">Wakam, Purna Buruh Migran yang Menggeluti Pembuatan Pupuk Organik<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Wakam (54) adalah seorang purna Buruh Migran Indonesia (BMI) yang pernah bekerja di Malaysia. Warga RT 07, RW 11, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar ini menghabiskan waktu sekitar delapan tahun menjadi BMI\/TKI di negara tetangga. Dalam kurun waktu delapan tahun bekerja di luar negeri, ia sempat tiga kali pulang ke kampung halaman.<\/p>\n<p>\u201cSaya merasa bingung kalau berada di rumah mau mengerjakan apa? Pengennya bikin usaha, tapi selalu merasa takut untuk memulai. Padahal cita-cita saya saat memutuskan bekerja di luar negeri adalah mencari modal untuk bikin usaha di rumah, akhirnya saya berangkat ke Malaysia lagi dan lagi,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Dari kebingungan ini, Wakam kemudian berpikir bagaimana caranya agar ia bisa ikut berperan positif di bidang pertanian yang memang menjadi pekerjaannya selepas &#8216;gantung paspor&#8217; tahun 2004. Akhirnya,\u00a0 didampingi oleh Petugas Penyuluh Pertanian Kecamatan Gumelar, tahun 2007 Wakam mulai\u00a0 membuat usaha pengolahan Pupuk Organik agar hasil pertanian di lingkungannya menjadi sehat dan lebih baik lagi.<\/p>\n<p>\u201cSaya mulai usaha ini tahun 2007 dan alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh para Petani di Desa Cihonje, Gumelar, dan sekitarnya,\u201d ungkap Wakam.<\/p>\n<p>Pupuk organik buatan Wakam sudah terbukti membuat hasil pertanian menjadi lebih baik daripada pupuk kimia yang selama ini dipakai oleh para petani. Menurut Wakam, dengan pupuk organik ada berbagai macam manfaat yang bisa dihasilkan. Misalnya, tanaman akan bebas dari berbagai macam hama, mengembalikan kesuburan tanah dan berbiaya lebih murah. Terpenting lagi hasil dari tanaman yang menggunakan pupuk organik aman di konsumsi, karena tanaman tidak membutuhkan semprotan pepstisida dan pupuk kimia.<\/p>\n<p>Menurut keterangan Wakam, untuk membuat pupuk organik, ia memanfaatkan bahan-bahan alam yang ada disekitar rumahnya. Pengolahan pupuk pun dengan cara tradisional, sehingga sekali pembuatan pupuk, Wakam bisa menghasilkan tujuh kwintal dalam setengah bulan masa fermentasi.<\/p>\n<p>\u201cMungkin kalo ada mesin penggiling, proses pembuatan ini akan lebih cepat dan efektif. Sayangnya saya belum punya mesin penggilingnya,\u201d tutur Wakam mengenai kendala yang dihadapi.<\/p>\n<p>Wakam juga memberi kesempatan kepada para petani lain apabila ingin belajar bersama membuat pupuk organik. Ia siap untuk menularkan ilmunya. Selain itu ia juga bersedia datang apabila ada petani yang ingin dibuatkan Pupuk Organik dirumahnya dengan bahan-bahan yang disediakan oleh petani tersebut.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14049\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Wakam (54) adalah seorang purna Buruh Migran Indonesia (BMI) yang pernah bekerja di Malaysia. Warga RT 07, RW 11, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar ini menghabiskan waktu sekitar delapan tahun menjadi BMI\/TKI di negara tetangga. Dalam kurun waktu delapan tahun bekerja di luar negeri, ia sempat tiga kali pulang ke kampung halaman.<\/p>\n","protected":false},"author":662,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4911],"tags":[1129,102,2864,3814,4027,4026,4028,4029,3823,4025,2847],"class_list":["post-14049","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ekonomi-wirausaha","tag-buruh-migran-banyumas","tag-buruh-migran-indonesia","tag-buruh-migran-malaysia","tag-desa-cihonje","tag-kecamatan-gumelar-banyumas","tag-pupuk-organik","tag-pupuk-organik-banyumas","tag-pupuk-organik-gumelar","tag-purna-buruh-migran","tag-purna-buruh-migran-banyumas","tag-usaha-buruh-migran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran  - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran  - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Wakam (54) adalah seorang purna Buruh Migran Indonesia (BMI) yang pernah bekerja di Malaysia. Warga RT 07, RW 11, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar ini menghabiskan waktu sekitar delapan tahun menjadi BMI\/TKI di negara tetangga. Dalam kurun waktu delapan tahun bekerja di luar negeri, ia sempat tiga kali pulang ke kampung halaman.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-10-12T08:25:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-23T06:44:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wizteguh Nugroos\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wizteguh Nugroos\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/\"},\"author\":{\"name\":\"Wizteguh Nugroos\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/d165838586f9f542a082961b898d97b7\"},\"headline\":\"Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran\",\"datePublished\":\"2015-10-12T08:25:59+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-23T06:44:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/\"},\"wordCount\":374,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png\",\"keywords\":[\"buruh migran banyumas\",\"Buruh Migran Indonesia\",\"buruh migran malaysia\",\"desa cihonje\",\"kecamatan gumelar banyumas\",\"pupuk organik\",\"pupuk organik banyumas\",\"pupuk organik gumelar\",\"purna buruh migran\",\"purna buruh migran banyumas\",\"usaha buruh migran\"],\"articleSection\":[\"Economy and Entrepeneur\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/\",\"name\":\"[:id]Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran[:en]Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran [:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png\",\"datePublished\":\"2015-10-12T08:25:59+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-23T06:44:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/d165838586f9f542a082961b898d97b7\",\"name\":\"Wizteguh Nugroos\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea9a9bce0ec78ecf4e669bb72cdbda37dbb9ef8324465d11afef23d6c35a2f62?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea9a9bce0ec78ecf4e669bb72cdbda37dbb9ef8324465d11afef23d6c35a2f62?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wizteguh Nugroos\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/wizteguh-nugroos\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran  - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran  - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Wakam (54) adalah seorang purna Buruh Migran Indonesia (BMI) yang pernah bekerja di Malaysia. Warga RT 07, RW 11, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar ini menghabiskan waktu sekitar delapan tahun menjadi BMI\/TKI di negara tetangga. Dalam kurun waktu delapan tahun bekerja di luar negeri, ia sempat tiga kali pulang ke kampung halaman.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2015-10-12T08:25:59+00:00","article_modified_time":"2019-04-23T06:44:23+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png","type":"","width":"","height":""}],"author":"Wizteguh Nugroos","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wizteguh Nugroos","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/"},"author":{"name":"Wizteguh Nugroos","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/d165838586f9f542a082961b898d97b7"},"headline":"Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran","datePublished":"2015-10-12T08:25:59+00:00","dateModified":"2019-04-23T06:44:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/"},"wordCount":374,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png","keywords":["buruh migran banyumas","Buruh Migran Indonesia","buruh migran malaysia","desa cihonje","kecamatan gumelar banyumas","pupuk organik","pupuk organik banyumas","pupuk organik gumelar","purna buruh migran","purna buruh migran banyumas","usaha buruh migran"],"articleSection":["Economy and Entrepeneur"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/","name":"[:id]Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran[:en]Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran [:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png","datePublished":"2015-10-12T08:25:59+00:00","dateModified":"2019-04-23T06:44:23+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Wakam.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2015\/10\/12\/pupuk-organik-buatan-purna-buruh-migran-asal-banyumas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pupuk Organik Buatan Purna Buruh Migran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/d165838586f9f542a082961b898d97b7","name":"Wizteguh Nugroos","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea9a9bce0ec78ecf4e669bb72cdbda37dbb9ef8324465d11afef23d6c35a2f62?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea9a9bce0ec78ecf4e669bb72cdbda37dbb9ef8324465d11afef23d6c35a2f62?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wizteguh Nugroos"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/wizteguh-nugroos\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14049","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/662"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14049"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14049\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23152,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14049\/revisions\/23152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14049"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14049"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14049"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}