{"id":12490,"date":"2014-12-02T13:35:59","date_gmt":"2014-12-02T13:35:59","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=12490"},"modified":"2019-04-05T14:54:43","modified_gmt":"2019-04-05T07:54:43","slug":"ketika-bmi-menjadi-konselor-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Ketika BMI Menjadi Konselor"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12490\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_11581\" aria-describedby=\"caption-attachment-11581\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11581\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg\" alt=\"Pendamping BMI bermasalah juga perlu belajar menjadi mediator.\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen.jpg 432w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-11581\" class=\"wp-caption-text\">Pendamping BMI bermasalah juga perlu belajar menjadi mediator.<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Konselor. Apa yang ada dalam pikiran Anda jika mendengar kata ini? Orang yang pintar, berpakaian rapi, intelektual dan berwibawa? Hal tersebutlah yang kemungkinan besar dipikirkan oleh banyak orang. Namun bagaimana jika konselor yang dipandang hebat itu adalah Buruh Migran Indonesia (BMI), yang notabene-nya berpendidikan rendah dan bekerja sebagai pekerja rumah tangga? Jangan salah, di Hong Kong Anda akan dengan mudah menemukan\u00a0 konselor-konselor BMI.<\/p>\n<p>Hong Kong memang dikenal sebagai negara yang memberikan kebebasan penuh berorganisasi bagi buruh migran. Maka tidak mengherankan, bila beragam organisasi atau paguyuban dapat ditemui dengan mudah di sini. Mulai dari organisasi buruh, keagamaan, kesenian, kepenulisan ataupun kesehatan. Tapi apa iya, BMI bisa menjadi konselor?<\/p>\n<p>Pertanyaan di atas, tentu akan diajukan oleh banyak orang. Meski Hong Kong memiliki sistem perlindungan buruh migran yang lebih baik dari negara lain, namun tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak permasalahan seputar buruh migran. Beberapa permasalahan tersebut biasanya menyangkut agen maupun majikan. Persoalan buruh migran yang cukup kompleks ini, tentu tidak semuanya dapat ditangani oleh KJRI. Itu sebabnya banyak sekali BMI bermasalah yang memilih organisasi sebagai pendampingnya.<\/p>\n<p>Lalu dari mana kawan-kawan BMI ini belajar menjadi konselor? Ada sebuah kutipan menarik yang patut untuk diamini. &#8220;Konselor yang handal adalah Ia yang lahir dari masalah dan dibesarkan oleh masalah, bukan dari teori,\u201d kata Eny Lestari, Koordinator Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI).<\/p>\n<p>Kebanyakan BMI yang menjadi konselor, sebelumnya pernah mengalami kasus, baik dengan majikan, agen atau bahkan berhadapan dengan polisi. Pengalaman-pengalaman pahit itulah yang menggerakkan naluri mereka untuk bangkit dan belajar. Mereka memulai tahap demi tahap, dengan belajar memahami hukum perburuhan di Hong Kong, sampai menangani kasus. Mereka berharap, apa yang pernah mereka alami tidak terjadi kepada teman-teman sesama BMI.<\/p>\n<p>Kemampuan dan ketulusan mereka menjadi konselor BMI tentu patut untuk diapresiasi. Sayangnya, KJRI sebagai lembaga pemerintah justru tidak memberikan perhatian khusus. Seharusnya, dengan keberadaan konselor-konselor BMI, tugas KJRI bisa lebih terbantu. Menurut salah seorang kawan BMI yang cukup lama menjadi konselor, hanya baru-baru ini saja KJRI mengundang untuk berdiskusi dan berdialog. Sebelumnya tidak pernah. Ini pun sifatnya tertutup dan peserta terbatas dari kalangan tertentu saja.<\/p>\n<p>Kawan-kawan konselor BMI justru mendapatkan arahan dan perhatian dari MFMW (Mission For Migrant Workers). Sebuah organisasi non pemerintah yang peduli terhadap isu seputar buruh migran. MFMW ini didirikan dan dikembangkan oleh orang berkebangsaan Filipina. Nah, jika orang Filipina saja peduli dan mau membantu memberikan dukungan serta edukasi kepada kawan-kawan BMI, mengapa KJRI justru terlihat enggan mencerdaskan BMI?<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12490\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Konselor. Apa yang ada dalam pikiran Anda jika mendengar kata ini? Orang yang pintar, berpakaian rapi, intelektual dan berwibawa? Hal tersebutlah yang kemungkinan besar dipikirkan oleh sebagian orang. Namun bagaimana jika konselor yang dipandang hebat itu adalah BMI? Di Hong Kong dengan mudah Anda akan menemukan konselor-konselor BMI.<\/p>\n","protected":false},"author":626,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[869],"tags":[1102,875,3245,3244],"class_list":["post-12490","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-opini","tag-kjri-hong-kong","tag-tki-hong-kong","tag-tki-hong-kong-menjadi-konselor","tag-tki-menjadi-konselor"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Ketika BMI Menjadi Konselor - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Ketika BMI Menjadi Konselor - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Konselor. Apa yang ada dalam pikiran Anda jika mendengar kata ini? Orang yang pintar, berpakaian rapi, intelektual dan berwibawa? Hal tersebutlah yang kemungkinan besar dipikirkan oleh sebagian orang. Namun bagaimana jika konselor yang dipandang hebat itu adalah BMI? Di Hong Kong dengan mudah Anda akan menemukan konselor-konselor BMI.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-12-02T13:35:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-05T07:54:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ayu Nara\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ayu Nara\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/\"},\"author\":{\"name\":\"Ayu Nara\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/32ad4f0b48bbb24c0330f11c0b252829\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Ketika BMI Menjadi Konselor\",\"datePublished\":\"2014-12-02T13:35:59+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-05T07:54:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/\"},\"wordCount\":418,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg\",\"keywords\":[\"KJRI Hong Kong\",\"TKI Hong Kong\",\"TKI Hong Kong menjadi konselor\",\"TKI menjadi konselor\"],\"articleSection\":[\"Opinion\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/\",\"name\":\"[:id]Ketika BMI Menjadi Konselor[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg\",\"datePublished\":\"2014-12-02T13:35:59+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-05T07:54:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketika BMI Menjadi Konselor\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/32ad4f0b48bbb24c0330f11c0b252829\",\"name\":\"Ayu Nara\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57a0175787ebf3543e4860150593562b40f13d3d1cb0e2fcd60e8f6756d8fa80?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57a0175787ebf3543e4860150593562b40f13d3d1cb0e2fcd60e8f6756d8fa80?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ayu Nara\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/-\"],\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/ayu-nara\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Ketika BMI Menjadi Konselor - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Ketika BMI Menjadi Konselor - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Konselor. Apa yang ada dalam pikiran Anda jika mendengar kata ini? Orang yang pintar, berpakaian rapi, intelektual dan berwibawa? Hal tersebutlah yang kemungkinan besar dipikirkan oleh sebagian orang. Namun bagaimana jika konselor yang dipandang hebat itu adalah BMI? Di Hong Kong dengan mudah Anda akan menemukan konselor-konselor BMI.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2014-12-02T13:35:59+00:00","article_modified_time":"2019-04-05T07:54:43+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Ayu Nara","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ayu Nara","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/"},"author":{"name":"Ayu Nara","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/32ad4f0b48bbb24c0330f11c0b252829"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Ketika BMI Menjadi Konselor","datePublished":"2014-12-02T13:35:59+00:00","dateModified":"2019-04-05T07:54:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/"},"wordCount":418,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg","keywords":["KJRI Hong Kong","TKI Hong Kong","TKI Hong Kong menjadi konselor","TKI menjadi konselor"],"articleSection":["Opinion"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/","name":"[:id]Ketika BMI Menjadi Konselor[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg","datePublished":"2014-12-02T13:35:59+00:00","dateModified":"2019-04-05T07:54:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/listen-300x225.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/12\/02\/ketika-bmi-menjadi-konselor-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketika BMI Menjadi Konselor"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/32ad4f0b48bbb24c0330f11c0b252829","name":"Ayu Nara","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57a0175787ebf3543e4860150593562b40f13d3d1cb0e2fcd60e8f6756d8fa80?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57a0175787ebf3543e4860150593562b40f13d3d1cb0e2fcd60e8f6756d8fa80?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ayu Nara"},"sameAs":["http:\/\/-"],"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/ayu-nara\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12490","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/626"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12490"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12490\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21613,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12490\/revisions\/21613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12490"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12490"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12490"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}