{"id":12179,"date":"2014-10-14T13:17:33","date_gmt":"2014-10-14T06:17:33","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=12179"},"modified":"2019-04-10T11:35:53","modified_gmt":"2019-04-10T04:35:53","slug":"panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12179\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_12001\" aria-describedby=\"caption-attachment-12001\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-12001\" title=\"Ilustrasi Buruh yang Diterminit atau PHK\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg\" alt=\"Ilustrasi Buruh yang Diterminit atau PHK\" width=\"300\" height=\"221\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-12001\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi Buruh yang Diterminit atau PHK<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa menimpa siapa saja, baik pekerja formal atau pekerja informal. Begitupun di negara penempatan Malaysia, PHK bisa terjadi pada siapa saja. Pemutusan kerja akan berdampak dipulangkannya BMI\/TKI ke Indonesia.<\/p>\n<p>PHK sepihak oleh majikan dapat terjadi karena persoalan dokumen, pelanggaran kontrak kerja oleh buruh migran, karena faktor dari perusahaan\/majikan baik kesengajaan (penahanan dokumen dan melaporkan pekerja sebagai pendatang ilegal dengan tujuan menghindari tanggungjawab membayar gaji) atau perusahaan mengalami kebangkrutan.<\/p>\n<p>Ketentuan mengenai PHK dan konsekuensi biaya pemulangan sebenarnya tercantum dalam surat perjanjian kerja atau kontrak kerja yang perlu dipahami dengan baik. Tapi jika dalam kontrak kerja masih tidak jelas, beberapa hal di bawah ini barangkali bisa dijadikan rujukan bagi buruh migran yang terkena PHK di Malaysia :<\/p>\n<p>1. Berunding dengan majikan atau perusahaan untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengapa Anda di PHK.<\/p>\n<p>2. Jika sudah jelas Anda di PHK, mintalah surat PHK resmi dari majikan atau perusahaan.<\/p>\n<p>3. Jika penjelasan tidak memuaskan, bertentangan dengan perjanjian kerja yang berlaku, tidak sesuai fakta yang dapat dibuktikan. Laporkan permasalahan pada Perwakilan Indonesia di Malaysia seperti KBRI di bagian atase tenaga kerja. Laporan bisa dilakukan lewat telepon, surat, fax, atau datang langsung dan minta tanda bukti lapor.<\/p>\n<p>4. Jika ada urusan yang belum selesai seperti gaji, hutang piutang, laporkan juga ke atase ketenagakerjaan KBRI dengan meminta tanda bukti lapor. Jika diberhentikan majikan, maka majikan wajib membiayai Anda kembali ke negara asal.<\/p>\n<p>5. Mengurus asuransi tenaga kerja. TKI yang diproses melalui PPTKIS\/PJTKI wajib diikutsertakan dalam program Asuransi TKI. Program tersebut mengakomodir pertanggungan untuk risiko PHK.<\/p>\n<p>6. Meminta bantuan organisasi buruh migran atau lembaga hukum jika mengalami kesulitan untuk mengurus klaim asuransi PHK dan memperkarakan kasus PHK ke BNP2TKI saat klaim asuransi dipersulit oleh pihakk konsorsium asuransi.<br \/>\n*Disarikan dari berbagai sumber<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12179\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa menimpa siapa saja, baik pekerja formal atau pekerja informal. Begitupun di negara penempatan Malaysia, PHK bisa terjadi pada siapa saja. Pemutusan kerja akan berdampak dipulangkannya BMI\/TKI ke Indonesia. PHK sepihak oleh majikan dapat terjadi karena kesalahan dari TKI sendiri seperti pelanggaran atau faktor dari perusahaan\/majikan seperti bangkrut.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4912],"tags":[102,2864,3087,3088,3086,736,3089],"class_list":["post-12179","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-panduan","tag-buruh-migran-indonesia","tag-buruh-migran-malaysia","tag-panduan-phk-tki","tag-pemutusan-hubungan-kerja","tag-phk-tki-malaysia","tag-tki-malaysia","tag-tki-malaysia-di-phk"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa menimpa siapa saja, baik pekerja formal atau pekerja informal. Begitupun di negara penempatan Malaysia, PHK bisa terjadi pada siapa saja. Pemutusan kerja akan berdampak dipulangkannya BMI\/TKI ke Indonesia. PHK sepihak oleh majikan dapat terjadi karena kesalahan dari TKI sendiri seperti pelanggaran atau faktor dari perusahaan\/majikan seperti bangkrut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-10-14T06:17:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-10T04:35:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK\",\"datePublished\":\"2014-10-14T06:17:33+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-10T04:35:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/\"},\"wordCount\":305,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg\",\"keywords\":[\"Buruh Migran Indonesia\",\"buruh migran malaysia\",\"Panduan PHK TKI\",\"pemutusan hubungan kerja\",\"PHK TKI Malaysia\",\"TKI Malaysia\",\"TKI Malaysia di PHK\"],\"articleSection\":[\"Guidelines\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/\",\"name\":\"[:id]Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg\",\"datePublished\":\"2014-10-14T06:17:33+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-10T04:35:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa menimpa siapa saja, baik pekerja formal atau pekerja informal. Begitupun di negara penempatan Malaysia, PHK bisa terjadi pada siapa saja. Pemutusan kerja akan berdampak dipulangkannya BMI\/TKI ke Indonesia. PHK sepihak oleh majikan dapat terjadi karena kesalahan dari TKI sendiri seperti pelanggaran atau faktor dari perusahaan\/majikan seperti bangkrut.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2014-10-14T06:17:33+00:00","article_modified_time":"2019-04-10T04:35:53+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK","datePublished":"2014-10-14T06:17:33+00:00","dateModified":"2019-04-10T04:35:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/"},"wordCount":305,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg","keywords":["Buruh Migran Indonesia","buruh migran malaysia","Panduan PHK TKI","pemutusan hubungan kerja","PHK TKI Malaysia","TKI Malaysia","TKI Malaysia di PHK"],"articleSection":["Guidelines"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/","name":"[:id]Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg","datePublished":"2014-10-14T06:17:33+00:00","dateModified":"2019-04-10T04:35:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/09\/Ilustrasi-Buruh-yang-Diterminit-atau-PHK-300x221.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/10\/14\/panduan-tki-malaysia-ketika-di-phk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"(Bahasa Indonesia) Panduan Ketika TKI Malaysia di PHK"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12179"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12179\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22197,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12179\/revisions\/22197"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}