{"id":11996,"date":"2014-09-16T12:03:13","date_gmt":"2014-09-16T12:03:13","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=11996"},"modified":"2019-04-16T10:12:51","modified_gmt":"2019-04-16T03:12:51","slug":"kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11996\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_11586\" aria-describedby=\"caption-attachment-11586\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11586\" title=\"Ilustrasi Penjara \" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg\" alt=\"Ilustrasi Penjara\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-11586\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi Penjara<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Wiwik sudah delapan tahun menjadi buruh migran. Perempuan asal Kediri Jawa Timur ini awalnya menjadi Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Malaysia. Namun selama empat bulan bekerja di negeri jiran, ia tak pernah menerima gaji. Padahal pekerjaan yang dikerjakan cukup berbahaya. Selain mengurus pekerjaan rumah tangga, ia harus memandikan empat ekor anjing dengan ukuran badan besar-besar. Ia kemudian kabur dan menjadi buruh migran tak berdokumen.<\/p>\n<p>Walaupun tak berdokumen, ia tetap bertahan untuk mengais rejeki. Kerja apapun ia lakukan untuk mempertahankan hidupnya. Untuk mendapatkan kerja, ia bergantung dari informasi dan koneksi sesama buruh migran. Ia terus mempertahankan hidupnya dari satu tempat pekerjaan ketempat pekerjaan lainnya. Gaji kecil dan kucing-kucingan dengan Polisi Diraja Malaysia (PDM) menjadi bagian kisah pedihnya.<\/p>\n<p>Tahun 2012 silam, Wiwik mengikuti program pemutihan. Ia kembali menjadi buruh migran berdokumen dan kemudian nekat bekerja disalah satu kontraktor pengembang. Di perusahaan konstruksi yang mengerjakan pembangunan hotel tinggi besar itu, ia bekerja sebagai tukang cat dinding luar.<\/p>\n<p>\u201cDi lift gantung itu saya mengecat dinding. Awalnya saya sangat takut karena ketika angin kencang, lift yang saya naiki terbawa angin kesana kemari, tapi lama-lama jadi biasa,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ibu satu anak ini memilih bekerja di perusahaan konstruksi karena gajinya lebih besar. Setiap harinya ia mengantongi 55-75 ringgit Malaysia, belum lagi ketika ada lembur. Selain itu jam kerjanya jelas, ia lebih banyak mendapatkan istirahat ketimbang bekerja di sektor domestik. Pada Juni 2012 silam, Wiwik terkena razia dan dibawa ke tempat penampungan sementara. Setelah itu ia bersama ratusan buruh migran lainnya dari China, India, Myanmar, Vietnam, dan Bangladesh dibawa ke penjara Penang.<\/p>\n<p>\u201cPerempuan dikumpulkan dengan sesama perempuan dan laki-laki dengan sesama laki-laki. Tiap hari di jam tertentu kami harus berhitung sambil menundukkan kepala. Jika salah maka dipukul dengan rotan. Begitu juga kalau upacara pagi barisan tidak lurus, pasti kena maki-maki, pukul, tendang, dan pernah juga semua perempuan ditelanjangi,\u201d ujar Wiwik.<\/p>\n<p>Polisi Diraja Malaysia (PDM) adalah makhluk paling menakutkan bagi buruh migran tak berdokumen di Malaysia. Selain kejam dan mata duitan, menurut pengalaman Wiwik, meski buruh migran memiliki dokumen lengkap, mereka tetap menangkap tanpa diperbolehkan melakukan pembelaan diri.<\/p>\n<p>\u201cPadahal saya punya work permit, tapi PDM tetap menahan saya dan bilang bahwa hukum kami bukan hukum negaramu,\u201dungkap Wiwik.<\/p>\n<p>Selain Wiwik, ada Maya Tampubolon yang mengaku sering diperas uangnya oleh polisi. Ia merelakan uang gajinya sebesar 100 ringgit (370 ribu) daripada ditangkap atau dibawa dengan mobil patroli ke penjara. Menurut Maya, PDM terlatih membedakan warga Indonesia dengan warga lainnya, mana yang legal dan ilegal. Senada dengan Maya, Lasmi, buruh migran asal Belawan Sumatera ini mengatakan bahwa selain ditindas oleh aparat, PDM juga memanfaatkan ketakutan buruh migran untuk maksud memperbudak.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11996\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Polisi Diraja Malaysia (PDM) adalah makhluk paling menakutkan bagi buruh migran tak berdokumen di Malaysia. Selain kejam dan mata duitan, menurut pengalaman Wiwik, meski buruh migran memiliki dokumen lengkap, mereka tetap menangkap tanpa diperbolehkan melakukan pembelaan diri.<\/p>\n","protected":false},"author":597,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4904],"tags":[2983,102,2864,2982,585,736,2984],"class_list":["post-11996","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kiprah","tag-buruh-migran-ilegal-di-malaysia","tag-buruh-migran-indonesia","tag-buruh-migran-malaysia","tag-penjara-penang-malaysia","tag-polisi-diraja-malaysia","tag-tki-malaysia","tag-tki-tak-berdokumen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Polisi Diraja Malaysia (PDM) adalah makhluk paling menakutkan bagi buruh migran tak berdokumen di Malaysia. Selain kejam dan mata duitan, menurut pengalaman Wiwik, meski buruh migran memiliki dokumen lengkap, mereka tetap menangkap tanpa diperbolehkan melakukan pembelaan diri.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-09-16T12:03:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-16T03:12:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bobi Alwy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bobi Alwy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Bobi Alwy\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b22a689f3ea4e20bf62d358da21356c6\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia\",\"datePublished\":\"2014-09-16T12:03:13+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-16T03:12:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/\"},\"wordCount\":444,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg\",\"keywords\":[\"buruh migran ilegal di malaysia\",\"Buruh Migran Indonesia\",\"buruh migran malaysia\",\"penjara penang malaysia\",\"Polisi Diraja Malaysia\",\"TKI Malaysia\",\"tki tak berdokumen\"],\"articleSection\":[\"Figures\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/\",\"name\":\"[:id]Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg\",\"datePublished\":\"2014-09-16T12:03:13+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-16T03:12:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b22a689f3ea4e20bf62d358da21356c6\",\"name\":\"Bobi Alwy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4333ffe36449c15923257b0aa9294ddeaa0fe62e8f44058f7ac587d5b7f75193?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4333ffe36449c15923257b0aa9294ddeaa0fe62e8f44058f7ac587d5b7f75193?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bobi Alwy\"},\"description\":\"berbuat dan berbagi\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/bobi.AM\"],\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/bobi_alwy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Polisi Diraja Malaysia (PDM) adalah makhluk paling menakutkan bagi buruh migran tak berdokumen di Malaysia. Selain kejam dan mata duitan, menurut pengalaman Wiwik, meski buruh migran memiliki dokumen lengkap, mereka tetap menangkap tanpa diperbolehkan melakukan pembelaan diri.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2014-09-16T12:03:13+00:00","article_modified_time":"2019-04-16T03:12:51+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Bobi Alwy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bobi Alwy","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/"},"author":{"name":"Bobi Alwy","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b22a689f3ea4e20bf62d358da21356c6"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia","datePublished":"2014-09-16T12:03:13+00:00","dateModified":"2019-04-16T03:12:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/"},"wordCount":444,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg","keywords":["buruh migran ilegal di malaysia","Buruh Migran Indonesia","buruh migran malaysia","penjara penang malaysia","Polisi Diraja Malaysia","TKI Malaysia","tki tak berdokumen"],"articleSection":["Figures"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/","name":"[:id]Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg","datePublished":"2014-09-16T12:03:13+00:00","dateModified":"2019-04-16T03:12:51+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Ilustrasi-penjara-300x200.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/09\/16\/kisah-buruh-migran-di-penjara-penang-malaysia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"(Bahasa Indonesia) Kisah Buruh Migran di Penjara Penang Malaysia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/b22a689f3ea4e20bf62d358da21356c6","name":"Bobi Alwy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4333ffe36449c15923257b0aa9294ddeaa0fe62e8f44058f7ac587d5b7f75193?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4333ffe36449c15923257b0aa9294ddeaa0fe62e8f44058f7ac587d5b7f75193?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bobi Alwy"},"description":"berbuat dan berbagi","sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/bobi.AM"],"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/bobi_alwy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/597"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11996"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11996\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23271,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11996\/revisions\/23271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}